x

10 Momen Terhebat Michael Jordan

Jumat, 18 September 2015 19:37 WIB
Penulis: Ahmad Priobudiyono | Editor: Joko Sedayu

Prestasi tak tertandingi Jordan sepanjang sejarah adalah enam kali juara NBA, enam kali meraih MVP Final, merengkuh lima kali MVP NBA, 14 kali tampil di NBA All-Star, 10 kali menjadi pencetak poin terbanyak NBA dan back-to-back juara Slam Dunk Contest.

Konsistensi Jordan dalam mendulang prestasi terlahir dari bakat alami dan gairah yang ditunjukkannya dalam setiap pertandingan. Hal itu mempengaruhi gaya bermain yang mungkin tidak memiliki oleh pebasket lainnya.

Level permainan dari pria kelahiran Brooklyn, New York, itu selalu konsisten naik dalam setiap tantangan yang dihadapinya. Pemain yang memperkuat Chicago Bulls itu dapat mengatur ritme dan tempo permainannya pada setiap musim yang ia lewati.

Berikut momen-momen hebat Michael Jordan yang akan selalu terkenang sepanjang masa, seperti dikutip dari Bleacher Report:


1. 40 Tahun, 40 Point

Pada 21 Februari 2003, "His Airness" mencetak 43 poin saat melawan  New Jersey Nets. Sepanjang sejarah dirinya menjadi pebasket pertama yang berhasil mencetak 43 point dalam karier bermainnya pada usia ke-40.


2. The Shrug

Jika Michael Jordan disebut-sebut sebagai atlet pemilik satu tumit Achilles selama karirnya, itu disebabkan 32,7 persen point yang dihasilkannya dengan menembak dari luar garis.

Pada babak pertama dari Game 1 pada Final NBA 1992 Jordan mendapat pengawalan sangat ketat di dalam garis pertahanan lawan. Di babak pertama, Jordan berhasil mencetak three point sebanyak enam kali dan mencetak 35 poin.

Keenam Three Point ini menjadi salah satu momen ikon dalam karier Michael Jordan, dan menyebabkan game ini dikenal sebagai "The Shrug Game."


3. 63 Poin Saat Lawan Celtics

Tidak ada yang menyangkal bahwa pada 1986 Boston Celtics adalah sebuah tim terbesar dalam sejarah NBA. Salah satu guard terbaik mereka adalah Dennis Johnson, yang dicatat sebagai defender guard terbaik dalam sejarah basket.

Setelah melewati dua kali masa perpanjangan yang mendebarkan akhirnya menjadi juara. Jordan berhasil mencatak 63 poin dan mencatat rekor NBA untuk poin terbanyak dalam pertandingan playoff. Rekor tersebut belum dapat terpecahkan sepanjang 26 tahun sejarah NBA sebelumnya.


4. Gelar Kemenangan Pertamanya

Tujuh tahun setelah memasuki NBA, Michael Jordan akhirnya naik ke puncak gunung dan memenangkan gelar pertamanya. Pada Playoff musim 1990/91, Bulls sukses menundukkan New York Knicks dan Philadelphia 76ers sebelum bertemu dengan Detroit Pistons.

Pada laga final melawan Los Angeles Lakers, Jordan terus tampil luar biasa. Pada Game 2, Jordan membuat lay-up yang sensasional, di mana ia mengalihkan bola dari tangannya di udara untuk menghindari pengawalan Sam Perkins.

Bulls akhirnya mengalahkan Lakers, 4-1. Dan saat itu Jordan mencetak 31,2 poin, 11,4 assist, 6,6 rebound dan 2,8 steal per game dalam seri.


5. Juara Kontes Dunk

Merupakan sebuah kebanggaan besar dalam memenangkan Kontes Dunk. Jordan berhasil melakukan dan menunjukkannya pada 1987 dan 1988.

Kontes ini menjadi momen ikonik bagi Jordan. Ia sukses memenangkan dua kategori dunk Rock the Cradle dunk dan kedua dunks dari garis lemparan bebas.

Meskipun ada beberapa kontroversi mengenai apakah dia atau pesaingnya Dominique Wilkins seharusnya menang pada 1988, tidak ada yang bisa menyangkal bahwa MJ menunjukkan skillnya pada usianya saat itu.


6. The Shot (Pro Edition)

Momen ini terjadi saat Chicago Bulls melawan Cleveland Cavaliers. Anda tidak akan mengira MJ akan melakukan tembakan melampaui hadangan Craig Ehlo. Aksi ini merupakan yang paling luar biasa dalam sejarah NBA.

Jordan membawa bola, namun kemudian ia melompat lurus ke atas, membuat tubuhnya melingkar lalu melepaskan bola saat kembali turun ke tanah. Sementara tangan Craig Ehlo tepat berada di depan wajahnya.

Tembakan Jordan ini membawa Bulls ke semifinal Wilayah Timur. Sebuah hasil yang tidak buruk bagi seorang pemain yang pada saat itu masih berusia 25 tahun.


7. The Shot (College Edition)

Michael Jordan tidak lahir di NBA, dirinya memulai karier basketnya sebagai anggota dari North Carolina Tar Heels, saat berada kampus.

Shooting miliknya saat itu dikenal sebagai tembakan yang heroik dan menjadi momen terbesarnya saat bermain di perguruan tinggi. Jordan mendapat bola di sayap kemudian berputar sambil melompat dan melemparkan ke dalam keranjang dari posisi belakang. Shooting tersebut memenangkan pertandingan melawan Patrick Ewing Georgetown Hoyas.


8. The Flu Game

Jika kita ketika terserang flu, maka yang kita lakukan adalah berbaring di tempat tidur, mengkonsumsi obat dan mungkin mencari sup hangat.

Namun lain halnya dengan The Airness, ketika terserang flu, dia malah bermain 44 menit dan mencetak 38 poin di markas Utah Jazz pada pertandingan final NBA untuk memberikan kemenangan Chicago Bulls dengan skor 90-88. Game ini merupakan salah satu momen yang paling terkenal dalam karier Jordan yang pada musim itu dirinya berhasil membawa meraih gelar juara NBA kelima mereka.


9. Final Shot

Momen paling ikonik Michael Jordan adalah ketika Chicago Bulls melawan Utah Jazz pada NBA Final 1998. Pada saat itu Jordan dihadang satu lawan satu dengan Bryon Russell, namun pemilik nomor punggung 23 itu melakukan cross over dahsyat yang menyebabkan Russell terpeleset dan jatuh. Dalam hitungan sekejap, Jordan melepaskan jump shot spektakuler yang memenangkan pertandingan malam itu.

"Jika itu gambar terakhir dari Michael Jordan, betapa mulianya itu?" ujar jurnalis ternama Amerika Serikat, Bob Costas.

NBAChicago BullsMichael Jordan

Berita Terkini