x

Rayakan Natal, Si Ganteng Ini selalu Prioritaskan Keluarga

Jumat, 25 Desember 2015 21:30 WIB
Penulis: Devi Novitasari | Editor: Galih Prasetyo
Kristian Liem

Perayaan Natal tentunya menjadi sebuah momen penting bagi umat Kristiani. Hari lahirnya Yesus Kristus itu jatuh pada tanggal 25 Desember. Selain untuk kegiatan rohani, momen ini juga menjadi ajang untuk berkumpulnya bersama keluarga.

Hal ini juga yang melekat pada tradisi keluarga center M88 Aspac Jakarta, Kristian Liem. Baginya, Natal adalah tempat berkumpul bersama keluarga besar.

Berikut perbincangan INDOSPORT dengan pebasket muda dan tampan ini:


1. Kumpul Keluarga Jadi Agenda Wajib

Kristian Liem

INDOSPORT: Apa yang selalu dilakukan setiap Natal?
Kristaian Liem: Setiap Natal menjadi waktunya untuk berkumpul bersama keluarga besar. Keluarga saya tinggal diberbagai tempat, seperti Jogja, Semarang dan Surabaya. Jadi biasanya kita selalu kumpul di suatu tempat sesuai kesepakatan dari para kepala keluarga ini.

INDOSPORT: Apa tradisi Natal setiap tahunnya?
Kristian Liem: Tradisinya lebih ke kumpul-kumpul bareng keluarga. Jadi sehabis doa biasanya kita makan bareng tapi di luar.

Lebih ke kumpulnya saja, apalagi saudara tinggalnya dari berbagai kota, ada Semarang, Surabaya, Jogja. Oma  dan Opa sendiri tinggalnya di Surabaya. Saya sendiri tinggal di Jakarta, jadi sudah lama gak ketemu dengan mereka. Jadinya kita kumpul-kumpul disitu dan ngobrol-ngobrol..

INDOSPORT: Tahun ini merayakan Natal kemana?
Kristian Liem : Tadinya keluarga berencana Natal-an ke Bali seperti tahun lalu. Tapi setelah para kepala keluarga ini berembuk, akhirnya diputuskan Jogja menjadi destinasi.

INDOSPORT: Bagaimana dengan pacar?
Kristian Liem: Ya dia nanti, sekarangkan waktunya bersama keluarga dulu. Prioritas keluarga. Dia sendiri juga harus bersama keluarganya.


2. Peningkatan Permainan Jadi target

Kristian Liem

INDOSPORT : Apa harapan kamu untuk tahun depan?
Kristian Liem : Saya berharap dapat minute play lebih. Dapat bermain lebih baik daripada season kemarin. 

INDOSPORT: Bagaimana harapan kamu untuk tim?
Kristian Liem : Harapan saya juga Aspac jadi juara.

INDOSPORT : Bagaimana dengan persiapan dari tim?
Kristian Liem : Intensitas latihan sendiri ditambah. Terus juga ada program individu sendiri, jadi per-individu dapat program pelatihan dari pelatih fisik sendiri. Karena setiap pemain punya kemampuan yang berbeda-beda, ada yang bagus disini tapi lemah dimana. Jadi diberikan  program sendiri ke beberapa pemain.

INDOSPORT: Lawan terberat untuk Aspac sendiri menurut kamu?
Kristian Liem : Menurut saya Satria Muda. Mereka juara tahun lalu. Apalagi keunggulan mereka ada pada posturnya, tingginya merata, itu sangat berpengaruh.


3. Pendidikan Jadi Bekal Di Hari Nanti

Kiri ke kanan: Kevin Yonas (Satria Muda BRItama), Maria Serena (Merah Putih Predators), Gabriel Sofia (Surabaya Fever), dan Kristian Liem (M88 Aspac).

INDOSPORT: Bagaimana kegiatan lainnya?
Kristian Liem: Cuma kuliah aja sih di UPH (Universitas Pelita Harapan)  Karawaci jurusan perhotelan.  

INDOSPORT: Kenapa mengambil jurusan itu?
Kristian Liem : Ingin punya  hotel sih. Ya jadinya saya belajar seluk beluknya, manajemennya. Kekurangannya di hotel kayak apa, kelebihannya di hotel kayak apa. Lalu kemungkinan kecolongannya itu dimana, ya belajar dari situ semua sih.

INDOSPORT: Semester berapa sekarang?
Kristian Liem : Sekarang udah semester 8. Tapi saya belum skripsi karena kemarin sempat mengambil cuti.

INDOSPORT: Bagaimana dengan tanggapan orang tua? Orang tua mendukung pilihan kuliahnya?
Kristian Liem: Mendukung, soalnya sebelum saya di Aspac memang sudah kuliah di UPH dulu. Jadi setelah kuliah disana, setengah jalan, kemudian saya memutuskan untuk bergabung di Aspac.Ini tahun kedua bersama Aspac.

INDOSPORT : Bagaimana dengan kecintaan terhadap basket?
Kristian Liem : Saya dari dulu memang cinta basket, kebetulan bokap juga pemain basket juga. Mungkin bakat dan kecintaannya memang diturunkan.

INDOSPORT : Kalau bertemu orang baru biasanya membahas apa?
Kristian Liem : Nama sih sudah pasti, tempat tinggal, dan kerjaan biasanya.

INDOSPORT : Kenapa menanyakan pekerjaan?
Kristian Liem : Reflek aja, ya kalau saya sih mikirnya ya kita gak bakalan tahu dong kedepannya gimana. Saya juga tidak akan selamanya ada di basket. Pasti akan memutuskan untuk berhenti di basket dan ambil ke kerja. Oleh karena itu, kalau saya bertemu orang baru saya akan berusaha untuk mencari koneksi juga. Kita belum tentu tahu akan bekerja dibidang apa.

INDOSPORT : Kalau sudah tidak dibasket apa?
Kristian Liem : Saya ingin menjadi Wiraswasta. Kalu tidak hotel, tertarik buat restoran juga sih, masih sesuai dengan jurusan saya juga.

INDOSPORT: Kalau usaha makanan, ingin seperti apa?
Kristian Liem : Sesuai dengan lingkungan dan permintaan pasar saja. Kalau dari pribadi inginnya western. Karena saya suka sekali makan steak sapi.


4. Musik Menemani Waktu Senggang

Kristian Liem

INDOSPORT : Musik apa yang biasa didengarkan di waktu senggang?
Kristian Liem : Saya suka dengan EDM (Electro Dance Music), slow rock juga masuk sih. Ya kayak lagu-lagunya Bonjovi, Scorpio, lagu-lagu old song.

INDOSPORT: Lagu favoritnya apa?
Kristian Liem : Sementara belum menemukan lagu favorit, baru genrenya saja. 

INDOSPORT: Bisa memainkan alat musik?
Kristian Liem : Ya, bisa main alat musik.

INDOSPORT: Semua alat musik bisa?
Kristian Liem : Ya dulu sih sempet bisa, drum bisa, gitar juga. Tapi bass sepertinya tidak. Karena bass itu menurut saya berbeda dengan gitar. Jadi saya cuma bisa memainkan drum dan gitar.

INDOSPORT: Kegiatan apa yang dilakukan diwaktu senggang?
Kristian Liem : Kalau lagi senggang biasanya main gitar, apalagi kalau di mess tidak ada drum. Jadi lebih sering main gitar.

Kristian LiemM 88 Aspac Jakarta

Berita Terkini