5 Pemain Muda NBA Calon Bintang Masa Depan
Marcus Rashford dari Manchester United, Hector Bellerin di Arsenal, dan Ruben Loftus-Cheek milik Chelsea merupakan tiga contoh nama pemain muda yang diyakini dapat bersinar di musim depan.
Namun ternyata tidak hanya dalam dunia sepakbola, di olahraga basket pun juga ada beberapa nama yang mampu tampil gemilang di hampir seluruh musim ini.
Semula, banyak yang mengira hanya D’Angelo Russell milik Los Angeles Lakers seorang yang akan menjadi pemain rookie atau pemain muda debutan bersinar.
Namun ternyata, cukup banyak pemain rookie dari masing-masing tim yang dapat tampil gemilang di hampir sepanjang musim 2015/16 ini. Siapa sajakah mereka?
Berikut INDOSPORT memaparkan kelima pemain muda tersebut:
1. Nikola Jokic
Siapa pun yang melihat fisiknya, pasti tidak percaya jika pebasket yang berposisi sebagai center milik Denver Nuggets ini masih berusia 21 tahun. Jokic merupakan pemain rookie dari Eropa yang berasal dari Negara Serbia, dirinya memiliki tinggi badan hingga 208cm dan berat 113kg.
Meski memiliki tubuh yang tinggi, Nikola Jokic juga memiliki kecepatan dan akurasi menembak yang baik, rata-rata ia dimainkan oleh pelatih Michale Malone hanya selama 20 menit dari total 48 menit. Namun, ia mampu rata-rata mencetak 17poin, 11 rebounds, 3,6 assists, dan 1 block. Jumlah catatan ini tentu terbilang mengesankan untuk pemain yang masih berstatus rookie.
2. Myles Turner
Sama halnya dengan Jokic, nama Myles Turner juga baru dikenal setelah dirinya diketahui baru berusia 19 tahun. Turner pun memiliki tinggi badan mencapai 211cm, ia dikabarkan seharusnya dapat menjalani debut di NBA pada musim lalu, namun karena ia berkutat dengan cedera, center kelahiran Texas tersebut baru dapat bermain di musim ini bersama tim Indiana Pacers. Kendati demikian, pemain yang juga dapat berperan sebagai power forward ini tak membutuhkan waktu lama untuk nmengeluarkan magisnya.
Sejak bulan Januari lalu, tercatat rata-rata ia bermain selama 24 menit per laga dan mampu mencetak 12poin, 5,5 rebound, dan 1,7 block di setiap pertandingannya. Karena gaya bermainnya yang cukup tenang dalam melakukan penyerangan, Tuner pun digadang-gadang sebagai pemain masa depan yang akan bersinar di NBA.
3. Justise Winslow
Dapat dikatakan, pemain yang berposisi sebagai shooting guard ini merupakan kandidat terkuat sebagai pesaing D’Angelo Russell untuk mendapatkan gelar Rookie of The Year. Bagaimana tidak? Winslow yang sejatinya bertugas untuk mencetak angka beberapa kali juga mampu dapat menjaga lini pertahanan timnya dengan baik.
Ia juga mampu menjadi motor serangan dalam timnya, meski dirinya rata-rata ‘hanya’ mencetak 6,1 poin per pertandingan di setiap laga. Justise Winslow saat ini berusia 19 tahun, berasal dari Texas, dan bermain untuk Miami Heat.
4. Kristaps Porzingis
Kristaps Porzingis sama seperti Nikola Jokic, yaitu pemain rookie non-Amerika, dirinya berasal dari daratan Eropa, yaitu Negara Latvia. Bermain basket di level profesional sebenarnya bukanlah hal yang baru bagi power forward berusia 20 tahun tersebut, karena ia pernah berjibaku dengan klub asal Spanyol, Baloncesto Sevilla yang bermain di kompetisi basket Benua Biru, yang dikenal dengan nama Liga Endesa.
Porzingis di musim ini menjadi pemain rookie-nya New York Knicks, meski dirinya sering mendapat cemooh dari penggemarnya karena dianggap sering membuang peluang.
Namun ia masih tetap menunjukkan sikap profesionalnya dengan mampu mencegah beberapa peluang lawan, khususnya dalam duel udara. Hal inilah yang juga membuat dirinya disebut-sebut sebagai calon bintang di kompetisi NBA pada beberapa musim ke depan.
5. Karl-Anthony Towns
Bagi para pecinta basket NBA, tentu sangat antusias jika melihat pertandingan antara LA Lakers melawan Minnesota Timberwolves.
Hal itu dikarenakan adanya pertarungan dua rookie berbakat antara D’Angelo Russell dari Lakers dengan Karl-Anthony Towns (KAT) milik Timberwolves. Jika Russell disebut-sebut sebagai penerusnya Kobe Bryant, maka KAT dapat dikatakan sebagai suksesornya beberapa nama legenda besar, seperti Shaquille O’Neal dan Chris Webber, bahkan bias melebihi keduanya.
Bagaimana tidak? Center yang baru berusia 20 tahun ini mampu mencetak 21poin, 12 rebounds, 2,3 assist, dan 1,6 block di setiap pertandingannya. Dalam dunia basket, jika pemain yang masih menyandang status rookie namun dapat melakukan rebounds lebih dari angka 10 bahkan dapat juga mencetak angka, tentu hal tersebut merupakan pencapaian yang luar biasa.
Tidak heran jika Timberwolves sangat mengharapkan remaja asal New Jersey ini dapat bermain untuk mereka dalam jangka waktu panjang.