3 Hal Menarik Cavaliers Rengkuh Gelar Juara
Cleveland Cavaliers secara mengejutkan tampil sebagai juara NBA 2015-2016 setelah tertinggal 3-1. Namun mereka berhasil bangkit dan membalik keadaan menjadi 3-4 dalam 7 game di partai final.
Performa LeBron James dan kolega sebelumnya dianggap tak akan mampu menghadirkan kejutan tersebut. Sebab Golden State Warriors sebagai juara bertahan telah membukukan 73 kemenangan. Warriors dengan sinar terang Stephen Curry, jauh lebih diunggulkan ketimbang Cavaliers.
Namun nyatanya hal berbeda yang justru menjadi hasil akhir di final NBA musim ini. LeBron James dan Kyrie Irving berhasil memberikan gelar juara NBA pertama untuk Cavaliers sepanjang 50 tahun terakhir.
Berikut INDOSPORT hadirkan tiga hal menarik kemenangan bersejarah Cleveland Cavaliers.
1. Rekor Comeback
Gelar juara Cleveland Cavaliers diraih secara dramatis. Mereka berhasil bangkit setelah tertinggal 3-1 dari Golden State Warriors dan mengklaim kemenangan dengan 3-4.
Kebangkitan Cavaliers ini merupakan rekor dalam sejarah NBA. sebab sebelumnya tak pernah ada tim yang berhasil membalik keadaan setelah tertinggal 3-1.
2. Badai Cedera
Kegagalan Golden State Warriors mempertahankan gelar turut dipengaruhi stamina para pemainnya yang menurun. Andrew Bogut yang menggantikan Draymond Green yang tak bisa tampil karena menjalani skorsing tak mampu membuat Warriors menang pada dua game final terakhir.
Sementara Andre Iguodala juga tak bisa tampil maksimal untuk mengontrol pergerakan LeBron James karena cedera yang dideritanya.
Rekor 73 kemenangan beruntun menjadi salah satu penyebab badai cedera yang terjadi. Rekor yang dikejar Warriors tersebut membuat pelatih Steve Kerr harus terus menurunkan para pemain terbaiknya. Mereka justru tak bisa tampil maksimal di laga penting karena energi yang sudah habis terkuras.
3. Magis King James
Sinar LeBron James sebenarnya bukan baru memancar di partai final. Hanya saja pesona Stephen Curry telah menyilaukan mata begitu banyak orang selama ini.
Harus diakui bahwa King James kerap gagal di partai akhir. Sepanjang kariernya ia harus menelan empat kekalahan dari enam partai final yang ia ikuti. Namun kegagalannya itu sebenarnya juga menjadi petunjuk akan kecemerlangannya.
Baru pada partai final James membuka mata para penggemar NBA dengan membawa Cavaliers bangkit setelah tertinggal 3-1. Pada game 7 final NBA, LeBron James sukses mencatatkan Triple-doubles dengan mencetak 27 point, 11 assist, dan 11 rebounds.
Sepanjang tujuh pertandingan final NBA, King James rata-rata mampu mencatat 29.7 poin, 11.3 rebound dan 8,9 assist setiap pertandingannya.