x

5 Pebasket dengan Kontrak Termahal di NBA

Rabu, 26 Oktober 2016 05:40 WIB
Editor: Gerry Anugrah Putra

NBA memang menjadi ladang uang untuk para pebasket dunia. Pada kompetisi ini, jarang ditemukan pebasket yang loyal terhadap satu tim jika diiming-imingi kontrak yang lebih besar oleh tim lain. 

Pembatasan nilai kontrak yang semakin meninggi tiap musimnya memicu tim-tim NBA untuk mengganjar pemain-pemain berstatus free agent dengan kontrak yang sangat 'wah'. 

Seperti diketahui, peraturan NBA menuliskan bahwa tiap musimnya ada pembatasan total nilai gaji dalam sebuah tim. Contohnya pada musim lalu, pembatasan nilai gaji atau biasa disebut salary cap dipatok sebesar 70 juta dollar AS atau setara dengan Rp908 miliar. 

Maksud dari salary cap tersebut adalah maksimal uang gaji yang dikeluarkan satu tim untuk semusim penuh sebesar 70 juta dollar AS. Jika lebih dari itu, maka tim tersebut wajib membayar denda pada pihak NBA. 

Untuk musim ini, NBA mengeluarkan aturan baru untuk salary cap naik menjadi 94 juta dollar AS (Rp1,2 triliun). Dengan kebijakan baru tersebut, para agent-agent pebasket yang berstatus bebas transfer berlomba-lomba untuk memasang tarif tinggi terhadap kliennya serta mencari tim-tim yang memberikan kontrak paling besar walaupun sang pemain tetap diinginkan tim lamanya.

Legenda Chicago Bulls yang dijuluki sebagai 'GOAT' yang artinya "Greatest Of All the Time', Michael Jordan, pernah meraup uang kontrak sebesar 33 juta dollar AS (Rp428 miliar) dalam semusim pada season 1997/98. Sedangkan eks pebasket yang baru saja memutuskan untuk pensiun, Kobe Bryant, pernah mengantongi 30 juta dollar dalam semusim pada tiga musim lalu.  

Rekor nilai kontrak Jordan bersama Bulls menjadikannya pemain dengan bayaran tertinggi sepanjang sejarah NBA, yang akan dipecahkan oleh LeBron James pada musim 2018/19. James yang meraup 30 juta dollar AS (Rp389 miliar) musim ini, dua musim lagi akan mendapatkan bayaran sebesar 35 juta dollar AS, tertinggi sepanjang sejarah NBA.

Berikut lima pebasket NBA dengan bayaran termahal pada musim 2016/17 versi INDOSPORT.

Penulis: Muhammad Adiyaksa


1. LeBron James: 31 juta dollar AS (Rp402 miliar)

LeBron James

Usai membawa timnya Cleveland Cavaliers menjuarai NBA musim lalu, pebasket yang dijuluki 'King James' ini langsung ditawari perpanjangan kontrak selama tiga tahun. 

Di musim pertama pada kontrak barunya, peraih empat kali pemain terbaik NBA itu akan mengantongi 31 juta dollar AS, dengan tambahan dua juta dollar AS di tahun kedua dan tahun ketiganya.

Total James akan meraup uang sebesar 100 juta dollar AS (Rp1,2 triliun) pada kontrak barunya dengan Cavaliers. 

Harga yang pantas untuk seorang James. Mengingat dirinya berhasil membawa Cavs, julukan Cavaliers, merebut gelar juara NBA pertama sepanjang sejarah keikutsertaan mereka. 


2. DeMar DeRozan, Russell Westbrook, Mike Conley, James Harden, Kevin Durant dan Al Horford: 26 juta dollar AS (Rp337 miliar)

Kevin Durant

Keenam pemain tersebut sama-sama meraup 26 juta dollar AS di musim ini. Dari nama-nama diatas, pebasket Michael Conley yang notabene tidak pernah bermain di NBA All-Stars dan mencatat statistik paling rendah diantara yang lainnya, malah mendapatkan kesamaan nilai kontrak dengan para superstar NBA. 

Conley meraup 140 juta dollar AS dalam kesepakatan kontrak baru dengan timnya, Memphis Grizzlies, untuk lima tahun ke depan.

Sedangkan pemain yang memiliki statistik lebih oke dari Conley, seperti Kevin Durant, Russel Westbrook, dan James Harden, 'hanya' diganjar kontrak sebesar nilai kontrak Conley.

Dengan perbandingan Durant mencetak rataan 28 poin per game, Westbrook 23 poin per game, dan Harden 29 poin per game pada musim lalu, catatan Conley yang 'cuma' menjaring 15 poin, menjadikan point guard Memphis itu sebagai pemain paling overrated musim ini.


3. Dirk Nowitzki: 25 juta dollar AS (Rp324 miliar)

Dirk Nowitzki

Kontrak yang besar di penghujung kariernya menjadi sebuah apresiasi tingi dari Dallas Mavericks terhadap Dirk Nowitzki. Pada beberapa musim sebelumnya, Dirk selalu mengalah dengan meminta kontrak yang cukup rendah kepada Mark Cuban, General Manager Mavs, demi bisa mendaratkan pemain yang berlabel superstar ke dalam tim, yang pastinya meminta kontrak super tinggi.

Pada 2014, Mavs hanya mengganjar Nowitzki dengan kontrak 25 juta dollar AS selama tiga tahun, dengan rataan 8,3 juta dollar permusimnya. Namun pada akhir musim lalu, Dirk memutuskan untuk mengaktifkan klausul 'player option' pada kontraknya, yang artinya sang pemain bisa menjadi free agent di tahun akhir kontrak dengan tujuan untuk memperbaharui kontrak dengan tim lamanya maupun menerima kontrak yang lebih besar dari tim lain.

Pada musim ke-18nya berseragam Mavs, Dirk mendapatkan kontrak baru sebesar 25 juta dollar AS dengan durasi kontrak selama dua tahun.


4. Carmelo Anthony: 24,5 juta dollar AS (Rp311 miliar)

Carmelo Anthony

Carmelo Anthony tengah menjalani tahun ketiga dalam total lima tahun kontraknya bersama New York Knicks yang dimulai sejak musim 2014/15. Pada musim ini, Melo, panggilan akrabnya, menerima uang sebesar 24 juta dollar AS dari Knicks, lebih besar dua juta dollar AS dari gaji yang diterimanya pada tahun pertama dan kedua kontrak barunya.

Banyak yang menilai kebijakan Knicks memberikan Melo mega kontrak merupakan suatu kesalahan. Melo yang kini berusia 32 tahun, cuma melakoni 114 games dari total 164 games selama dua musim terkahir bersama Knicks. 

Sejak memperbaharui kontrak barunya pada 2014, catatan statistik Melo terus menurun. Pada musim lalu, eks forward Denver Nuggets itu cuma mencetak rataan 21,8 pon per game dari 72 laga yang dimainkannya. Padahal pada dua musim sebelumnya, pebasket bernomor punggung tujuh ini berhasil mencetak rata-rata 27 dan 24 poin per pertandingan untuk Knicks.


5. Damian Lillard: 24,3 juta dollar AS (Rp 311 miliar)

Damian Lillard

Pelatih Golden State Warriors, Steve Kerr, pernah berucap bahwa dirinya mendukung Damian Lillard untuk menjadi pemain terbaik NBA musim ini dibanding Stephen Curry dan Kevin Durant yang notabene anak asuhnya di Warriors.

Bukan tanpa sebab pelatih yang pernah membawa GSW meraih gelar juara itu memprediksi Lillard akan menjadi pemain terbaik, namun statistik sejak musim pertamanya membuat point guard Portland Trailblazers pantas digadang-gadang menjadi salah satu kandidat favorit MVP musim ini.

Portland langsung mengganjar Lillard dengan kontrak baru selama lima tahun sebesar 139 juta dollar AS. Portland yang ditinggal empat pemain starternya pada musim lalu langsung bergerak cepat dengan memperbaharui kontrak peraih rookie of the year tahun 2013 itu.

Pada musim ini, pemain berusia 26 tahun tersebut akan mendapatkan 24 juta dollar AS yang akan meningkat pada setiap musimnya hingga 2020/21. 

Selama empat tahun kariernya di NBA, Lillard berhasil menjadi nyawa permainan Portland dengan mencetak 21 poin serta enam assist untuk RIP City, julukan Portland.

NBALeBron JamesCleveland CavaliersDirk NowitzkiKevin Durant

Berita Terkini