x

Apa Kabar Steve Nash? Raja Tanpa Mahkota yang Tenggelam di LA Lakers

Rabu, 15 Juli 2020 20:55 WIB
Penulis: Arif Budi Setyanto | Editor: Ivan Reinhard Manurung
Nama Steve Nash seperti raja tanpa mahkota di NBA. Nash merupakan salah satu legenda NBA terbaik yang tidak punya koleksi cincin juara.

INDOSPORT.COM - Nama Steve Nash seperti raja tanpa mahkota di NBA. Nash merupakan salah satu legenda NBA terbaik yang tidak punya koleksi cincin juara.

Stephen John Nash memulai karier di NBA pada 1996. Ia menjadi pilihan ke-15 secara keseluruhan oleh Phoenix Suns. Saat pengumuman draft, penggemar Suns mencemooh Nash karena ia merupaan pemain yang tidak terkenal.

Bersama Suns, Steve Nash awalnya tidak mendapatkan banyak kesempatan. Pada akhirnya hanya dua tahun saja Nash akhirnya diperdagangkan oleh Suns ke Dallas Mavericks.

Baca Juga
Baca Juga

Perlahan tapi pasti, Steve Nash akhirnyaa mendapatkan tempat. Pada tahun 2002, Nash pertama kali terpilih untuk bermain di NBA All-Star.

Musim selanjutnya, Nash dan Dirk Nowitzki memimpin Dallas Mavericks ke Final Wilayan Barat NBA. Sayang, mereka kalah dari San Antonio Spurs.

Setelah musim 2003-2004, Nash menjadi agen bebas karena Mavericks memutuskan akan membangun tim di sekitar Nowitzki yang lebih muda ketimbang Nash. Hingga akhirnya, Nash kembali ke Phoenix Suna untuk kedua kalinya.

Berbeda dengan awal kariernya bersama Suns, kali ini Nash sudah menjadi andalan utama. Nyatanya, ua langsung menjadi assist leader di tahun pertamanya kembali ke Suns.

Baca Juga
Baca Juga

Hebatnya lagi, Nash juga menyabet dua kali gelar MVP pada tahun 2005 dan 2006. Sayang ia masih gagal untuk meraih cincin NBA. Pencapaian terbaiknya hanya mencapai final wilayah saja.

Meski demikian, prestasi individu Steve Nash saat ia pindah di Suns terbilang mentereng. Selain dua kali menjadi MVP NBA, Nash berhasil lima kali menjadi assist leader di NBA.


1. Kariernya Melempen di LA Lakers

Caption

Pada 2012, LA Lakers mengakuisisi Steve Nash. Nash juga tadinya mempertimbangkan tawaran dari Knicks atau Raptors, tapi ia memutuskan pindah ke Lakers bisa cocok untuk keluarganya.

Di Lakers, Steve Nash mengubah nomor jersey dari 13 menjadi 10. Sebab nomor 13 Lakers sudah dipensiunkan untuk menghomati legenda mereka, yaitu Wilt Chamberlain.

Walau punya banyak prestasi bersama Suns, Nash sayangnya tenggelam di Lakers. Karier Nash di Lakers tak segemilang sebelumnya karena memang usianya sudah tak lagi muda dan cedera yang dialaminya.

Nash pun menyadari bahwa dirinya sudah tak bisa bermain di level tertinggi ketika bergabung ke LA Lakers. Akan tetapi, Nash mengaku beruntung bisa berkarier selama 18 tahun di NBA.

"Butuh dua tahun bagi saua untuk menyadari itu (tak bisa bermain di level tertinggi). Melihat ke belakang, saya tidak pernah menduga bahwa saya bisa bermain 18 musim. Saya beruntung dan merasa aneh karena satu setengah tahun terakhir, saya benar-benar berjuang," ucap Nash dikutip dari Clutch Points.

Steve Nash akhirnya pensiun pada 2015. Setelah memutuskan pensiun dia akhirnya menjadi penasihat tim nasional Kanada dan menjadi konsultan pengembangan pemain di Golden State Warriors.

Sementara itu, meski di akhir kariernya melempem, Nash layak mendapatkan apresiasi karena ia salah satu legenda yang hebat. 
Steve Nash berada di urutan ketiga pencetak assist terbanyak dalam sejarah liga dengan 10.335 kali. Selain itu, Nash juga mencetak 17.387 poin dan 3.642 rebound.

NBALos Angeles LakersDallas MavericksSteve NashPhoenix SunsBasketApa KabarBerita Basket

Berita Terkini