x

Hotman Paris Bongkar 3 Kejanggalan Kasus EVOS Winda Earl vs Maybank

Selasa, 10 November 2020 09:41 WIB
Penulis: Martini | Editor: Cosmas Bayu Agung Sadhewo

INDOSPORT.COM - Pengacara Hotman Paris Hutapea membongkar tiga kejanggalan dalam kasus laporan Winda 'Earl' Lunardi atas kehilangan Rp22 miliar di Maybank.

Beberapa waktu lalu, viral nasabah Maybank yang melaporkan kehilangan uang tabungan yang mencapai angka Rp22 miliar atas nama Winda Lunardi, seorang atlet eSports Mobile Legends dari tim EVOS Ladies.

Baca Juga
Baca Juga

Di sisi lain, Maybank mengaku lepas tangan lantaran kasus ini ada di internal, dan Kepala Maybank cabang Cipulir sudah ditetapkan sebagai tersangka untuk bertanggung jawab dalam pengembalian dana nasabah.

Winda 'Earl' mengaku sudah menabung sejak tahun 2015 lalu, dengan kompensasi berupa bunga, dan rutin ia dapatkan setiap bulan.

"Tahun 2015, Papa saya kirimkan dana total Rp10 miliar, kita setiap bulan mendapatkan rekening koran, jadi kita merasa tabungan kita memang masuk ke Bank Maybank ini."

Baca Juga
Baca Juga

Melihat Maybank memberikan bunga sesuai perjanjian, Winda 'Earl' terus menabung dan membuka rekening lainnya untuk sang Ibu. Naas, saat uang ingin ditarik, teller memberi informasi jika uang hanya tersisa Rp600 ribu.

Untuk itu, Maybank meminta pembelaan dan menyewa pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea. Lewat konferensi pers pada Senin (09/11/20) lalu, Hotman pun membongkar tiga kejanggalan atas laporan Winda 'Earl'.


1. 1. Winda Tidak Pegang Kartu ATM

Winda Lunardi, atlet eSports cantik di tim EVOS.

Meski rekening tabungan atas nama Winda sudah dibuat sejak tahun 2015 lalu dengan perjanjian mendapatkan bunga, hanya saja buku tabungan dan ATM tidak dipegang oleh Winda, melainkan kepala cabang Maybank.

"Sejak dibuka buku tabungan ini oleh Winda, buku tabungannya dan kartu ATM, katanya menurut pengakuan dari si tersangka yang pegang si tersangka," papar Hotman Paris.

"Pertanyaannya adalah Anda sebagai pemilik uang, kenapa Anda biarkan kartu ATM Anda dipegang orang lain? Nasabah tidak pernah komplain atau melakukan pengaduan atas hal itu."

2. Pembayaran Bunga dari Tersangka

Winda 'Earl' Lunardi memutuskan menabung dengan nominal cukup besar di Maybank, dengan kompensasi berupa bunga yang ditawarkan oleh bank. Hanya saja, Hotman Paris membongkar kejanggalan transaksi.

Pasalnya, bunga yang dimaksud tidak secara  langsung dikirimkan oleh Maybank, namun oleh oknum tersangka yakni Kepala Cabang Maybank Cipulir, dan transaksi pengiriman bunga juga melalui rekening tersangka.

"Transfer bunga bukan ke rekening nasabah (Winda), tapi ke rekening tersangka. Pernah ada protes dari pemilik rekening, kenapa bunga tabungan dibayar rekening pribadi dari pimpinan cabang? Tidak ada protes."

3. Aliran Dana ke Rekening Sang Ayah

Hotman juga menyoroti adanya aliran dana ke rekening ayah dari Winda 'Earl' Lunardi, Herman Lunardi. Hal itu terlihat dari mutasi rekening milik Winda yang kartu ATM dan buku tabungannya dipegang oleh pelaku.

"Jadi Rp6 miliar dari Maybank rekeningnya si rekening ini (korban), masuk ke Prudential Rp 6M. Harusnya kan buka polis, tapi dalam hitungan berapa hari, kembali lagi uang ini. Masuk ke rekening siapa (Herman Lunardi)?"

Jika kekeliruan ada pada pelapor, dalam hal ini adalah Winda 'Earl' Lunardi, maka pihak Maybank dan Hotman Paris Hutapea bisa saja melaporkan balik atlet eSports tersebut.

eSportsHotman Paris HutapeaMobile LegendsEVOS EsportsBerita eSportsWinda Lunardi

Berita Terkini