Nimo TV Ditutup, Pelatih Evos Legend Senang Bukan Kepalang
INDOSPORT.COM – Pelatih tim esports Evos, Zeys, mengaku senang mendengar kabar bahwa penyedia layanan siaran langsung, Nimo TV ditutup baru-baru ini.
Kabar mengenai ditutupnya layanan streaming Nimo TV menjadi perhatian di kalangan pegiat olahraga elektronik atau esports dalam beberapa waktu belakangan.
Pasalnya, kabar mengenai penutupan salah satu layanan siaran langsung ini terhitung mendadak dan tidak ada pemberitahuan sebelumnya.
Penutupan Nimo TV secara mendadak inipun kemudian membuat banyak hal terpengaruh, meskipun sebelum penutupan tersebut, para pegiat esports masih melakukan kegiatan streaming seperti biasa.
Selepas kabar ini muncul, banyak pihak besar yang melakukan siaran langsung melalui Nimo TV terkejut.
Pihak yang terkejut meliputi beberapa legenda esports, seperti Trio GPX, dan para pemain esports profesional yang juga bekerja sebagai streamer di Nimo TV.
Selain itu, ada beberapa talent yang juga bekerja di dunia streaming, yang kemudian menampakkan rasa sedih di media sosial masing-masing karena Nimo TV tutup.
Live streaming sendiri seakan-akan jadi lini lain dari pendapatan para pelaku di dunia esports untuk mereka yang hidup dari olahraga elektronik secara profesional.
Selain itu, ada para pengisi acara yang menggantungkan hidup dari melakukan siaran langsung melalui penyedia layanan Nimo TV.
Namun demikian, pemasukan dari siaran langsung terkadang jauh lebih besar dari menjadi seorang pemain profesional.
1. Nimo TV Ditutup, Zeys Senang
Lantaran harus serius saat melakukan streaming, para pemain profesional mengorbankan karier yang sudah dibangun di esports profesional, seperti menyebabkan turunnya performa saat bermain.
Namun demikian, salah satu pelatih esports, Zeys, justru bahagia melihat tutupnya Nimo TV.
Zeys atau Bjorn ‘Zeys’ Ong memang kerap kali mengungkapkan kekesalannya karena beberapa pemain justru mementingkan streaming dan tampil kurang optimal saat turun dalam kompetisi.
Seperti diketahui, anak asuh Zeys di Evos Legends merupakan streamer besar yang ikut bergabung di Nimo TV, seperti REKT, Wann, Luminaire, Antimage, Clover, dan Ferxiic.
Dilansir dari One Esports, Zeys sendiri mengungkapkan kebahagiaannya melalui sebuah unggahan Instagram Story jelang ditutupnya Nimo TV.
Ada dua unggahan yang muncul di Instagram Story Zeys, dengan dua komentar berbeda.
“Good bye, Main job: Streamer (centang), Sidejob Pro Player (silang),” tulis Zeys.
“Akhirnya gua seneng banget,” imbuh Zeys di unggahan kedua.
Selain mengunggah reaksi soal penutupan Nimo TV di Instagram Story, Zeys juga mengungkap secara gamblang perihal perasaannya pada DeanKT dan sang kekasih Natasia Adeline dalam live streaming.
“Enakan, tidak usah pusing. Tidak lagi dengar pemain ngomong butuh kerja live hari ini bisa ganti stream tidak? Bisa latihan tidak?,” ujar Zeys yang berasal dari Singapura itu.
2. Kabar Ditutupnya Nimo TV Sangat Mengagetkan
“Tidak akan lagi dengar pemain bilang kalau tidak dapat kontrak streaming tidak mau main.”
“Saya lihat yang paling pusing Maxx (Antimage) dan Wann sih. Gustian bilang untung dia masih ada Youtube. Kalau Wann tak fokus Youtube, live, tak fokus pro player juga,” papar Zeys.
Kabar mengenai ditutupnya layanan streaming Nimo TV menjadi perhatian di kalangan pegiat olahraga elektronik atau esports dalam beberapa waktu belakangan.
Pasalnya, kabar mengenai penutupan salah satu layanan siaran langsung ini terhitung mendadak dan tidak ada pemberitahuan sebelumnya.
Penutupan Nimo TV secara mendadak inipun kemudian membuat banyak hal terpengaruh, meskipun sebelum penutupan tersebut, para pegiat esports masih melakukan kegiatan streaming seperti biasa.
Baca Selengkapnya: MPL Usut Kejanggalan Match EVOS vs Alter Ego, Antimage: Jelas-jelas Kami Menang!