Anggi Puspita Sari, Gadis yang Tak Pernah Malu Menjadi Atlet Futsal
Anggi Puspita Sari baru-baru ini membuat bangga bangsa Indonesia. Dia bersama rekan-rekannya yang tergabung dalam tim futsal putri JK Angels baru saja menjadi kampiun di ajang AFF Futsal Club Championship 2016 futsal 2016 di Myanmar.
Ya, gelar ini memang merupakan gelar perdana yang diraih tim futsal asal Indonesia. Anggi sendiri berdiri sebagai kapten tim JK Angels.
Kini INDOSPORT mencoba membedah lebih dalam tentang sosok dara kelahiran pada 1992 ini. Berikut hasil penulusuran INDOSPORT terhadap sosok Anggi.
1. Cinta Futsal Sejak Kecil
Ibarat jatuh cinta pada pandangan pertama, hal itulah mungkin yang dialami Anggi terhadap olahraga futsal. Anggi menggaku sudah suka dengan olahraga sepakbola mini ini sejak masih kecil.
"Saya sudah dari kecil suka sama futsal. Dari kecil sudah main sepakbola, dan SMP baru futsal dan akhirnya sampai sekarang bisa bersama tim JK Angels," ucap Anggi.
Anggi memang diketahui sudah tergabung bersama tim futsal SMP PGRI pada 2007 silam. Dan dia resmi bergabung bersama tim JK Angels pada 2009 hingga sekarang.
2. Penolakan dari Keluarga
Cintanya Anggi terhadap olahraga futsal bukan berarti berjalan mulus. Sebab dara asal Tangerang ini memang sempat mendapat penolakan dari pihak keluarga.
"Keluarga gak ada yang dari olahragawan. Hanya saya saja yang jadi atlet. Mereka tentu gak kasih izin karena main futsal bareng cowok-cowok," ucap Anggi.
"Tapi saya kasih penjelaskan dan saya katakan bahwa saya bisa memberikan sesuatu dari futsal. Dan terbukti kali ini saya berhasil meraih juara di futsal," beber ia.
3. Selalu Meminta Restu Orang Tua
Meski sempat mendapat penolakan dari orang tua untuk bermain futsal, namun Anggi tak pernah lupa meminta restu orang tua kala akan bertanding. Sebab bagi ia doa orang tua akan memberikan kelancaran.
"Saya yang pasti minta doa restu sama kedua orang tua saya. Karena doa orang tua bisa buat lancar," ucap ia.
"Selain itu yang utama selalu menampilkan yang terbaik bersama rekan-rekan di tim," beber pemain dengan tinggi 169 cm ini.
4. Jangan Pernah Takut Jadi Cewek Futsal
Anggi meski terlahir sebagai wanita tidak pernah malu menggeluti olahraga laki-laki. Bagi ia justru ini merupakan suatu kebanggan bagi dirinya.
"Dan saya juga bangga karena saya seorang wanita bisa ikut olahraga laki-laki dan bisa meraih juara," jelas ia.
Kini meski sudah meraih sukses di kancah futsal dunia, Anggi mengimbau untuk para wanita lainnya untuk tidak memandang sebelah mata olahraga futsal.
"Untuk wanita-wanita lainnya jangan pernah takut dibilang tomboi, jangan pernah malu jadi anak futsal cewek. Ini buktinya saya bisa menghasilkan karya dari futsal dan bisa memberikan prestasi untuk lndonesia," tutup ia.