Atlet Tarung Derajat Jatim Dapat Pelajaran Jelang Pra PON
Kedatangan Badai Meganegara ke Jatim selama lima hari, mulai 1-6 Oktober lalu, untuk mengunjungi Pemusatan Latihan Atlet Tarung Derajat di Gedung Pramuka, Surabaya. Dia bertujuan untuk mengevaluasi kemampuan atlet yang selama ini sudah ditempa berbagai persiapan di bawah pelatih Deni Buldani.
"Kami sangat beruntung mendapatkan kunjungan dari sang guru muda. Selain evaluasi menyeluruh, juga ada aturan teknik-teknik baru yang akan dipakai di Pra PON nanti. Ini menjadi motivasi sendiri bagi atlet Jatim yang akan tampil di Pra PON sebentar lagi," ucap Ketua Harian Keluarga Olahraga Tarung Derajat (KODRAT) Jatim Erwin H Poedjono, kepada sejumlah awak media.
Selain mendatangi Jatim, Badai Meganegara juga sempat berkunjung ke Bali dan Aceh. Menurut Erwin, kedatangan Badai bukan hanya untuk memotivasi pengurus agar menciptakan atlet mumpuni. "Tapi kami harapkan juga menambah semangat dan kepercayaan diri atlet Jatim, karena banyak yang baru pertama menjalani debut di Pra PON," harapnya.
Lebih lanjut Erwin menyatakan menghadapi Pra PON di Bandung nanti, Jatim akan memberangkatkan 20 petarung yang akan tampil di 17 nomor. "Kami akan ambil bagian di semua nomor dan kelas, hanya satu yang tidak kami ikuti yaitu kelas seni gerak putri," ucap pria yang mejabat Direktur Utama PT Dharma Luatan Utama ini.
Terpisah, Badai memberikan apresiasi khusus terhadap perkembangan tarung derajat di Jatim. Dia menilai provinsi timur Pulau Jawa ini memiliki banyak atlet muda potensial. "Beberapa atlet senior masih mampu mempertahankan kondisinya dengan baik," ucapnya.