Tayangan MMA Tidak Terkendala Aturan KPI
Olahraga MMA belakangan ini tengah berkembang di Indonesia. Munculnya petarung-petarung baru dari berbagai macam cabang bela diri, beriringan dengan tumbuhnya minat di masyarakat.
MMA pun menjadi suatu tontonan baru yang begitu digandrungi, di televisi. Namun, kerasnya pertandingan olahraga ini kerap tidak sejalan dengan aturan penyiaran yang dibuat Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).
Tayangan MMA kemudian harus disiarkan di jam tayang dewasa, yakni di atas jam 10 malam. Hal tersebut membuat jumlah penonton acara ini berkurang.
Namun itu tidak menjadi masalah. Menurut Ketua KOBI Ardiansyah Bakrie, ada banyak cara-cara untuk mengatasi hal tersebut sehingga olahraga ini bisa terus berkembang. Salah satunya, dengan menambah tayangan pertandingan.
"Di season pertama cuma ada final-nya aja. Kalau sekarang yang live itu kan bukan cuma final aja, kan," kata Ardi.
Melihat perkembangan respon positif publik, olahraga ini pun ia percaya akan tetap bisa berjalan, meski mendapat kendala jam tayang.
"Saya percaya, MMA ini mau ditayangkan jam berapa saja, pasti ada yang mau. Jangan sampai hambatan itu bikin kita berhenti. Karena pasti kan ada cara-cara," tutupnya.