x

Dipecat UFC, Petarung Cantik Liana Jojua Dipaksa Jadi Bintang Porno

Selasa, 18 Januari 2022 16:27 WIB
Penulis: Nadia Riska Nurlutfianti | Editor: Prio Hari Kristanto

INDOSPORT.COM – Petarung wanita MMA, Liana Jojua mengaku dirinya dipaksa oleh netizen untuk menjadi bintang porno usai dipecat oleh UFC.

Liana Jojua sendiri merupakan atlet MMA wanita asal Georgia yang telah resmi bergabung dengan UFC pada Maret 2019 lalu.

Namun sayang, kariernya di promotor MMA ternama di dunia itu tak bertahan lama. Pada 2021 ia resmi menjadi salah satu petarung yang dipecat oleh UFC.

Baca Juga
Baca Juga

Sebelumnya UFC memang memutuskan untuk mendepak sejumlah petarungnya yang dinilai tak mampu menunjukkan perkembangan performa, sekaligus mengatasi finansial mereka.

Liana yang menjadi salah satu petarung yang kena PHK pun hanya mengalami satu kemenangan dan tiga kekalahan dalam empat duelnya.

Baca Juga
Baca Juga

Pasca dipecat UFC, Liana Jojua mengaku dirinya mendapatkan beban psikologis. Salah satunya ialah mendapatkan ‘paksaan’ dari netizen yang menyuruhnya untuk banting stir menjadi bintang porno di situs dewasa Only Fans.

Sudah bukan menjadi rahasia umum, bahwa sebelumnya juga menjadi tren sejumlah petarung wanita memutuskan untuk juga bekerja di situs dewasa tersebut demi bertahan hidup.

Liana Jojua pun mengungkapkan hal tersebut melalui wawancara terbarunya usai kontrak kerjanya dengan UFC telah berakhir.


1. Liana Jojua Akui Dipaksa Jadi Bintang Porno

Liana Jojua eks petarung UFC

“Para netizen pria menyuruh saya dan menuliskan ‘Pergi dan buat akun dengan foto-foto intim’. Saya bingung, saya sudah murah hati membagikan foto-foto saya di media sosial dan semuanya gratis,” kata Liana Jojua, dilansir dari RT Sports.

“Setelah kontrak saya dengan UFC berakhir, semua orang mengira bisa mengatakan ini kepada saya dengan mudah ‘Ayo, lanjutkan karier anda di bidang ini (Only Fans). Ini berarti, saya tak tahu melakukan hal lain yang akhirnya malah menjual tubuh sendiri."

“Saya juga paham mereka tak akan pernah menuliskannya kepada petarung laki-laki, karena untuk seorang pria melakukan hal tersebut rasanya tidak akan relevan." jelasnya.

Petarung wanita MMA, Liana Jojua juga mengaku dirinya mengalami beban psikologis lain, yakni berupa hujatan pasca kerjasamanya dengan UFC terhenti.

Ultimate Fighting Championship (UFC)Mixed Martial Arts (MMA)SportainmentLiana JojuaBerita MMABerita Sportainment

Berita Terkini