Mengintip Surga Pangkalpinang: Negeri Pesisir Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Motocross MXGP 2017
Indonesia, khususnya Kota Pangkalpinang, Ibu Kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung patut berbangga, karena sebentar lagi siap mengguncang dunia lewat hajatan Kejuaraan Dunia Motocross atau Motocross Grand Prix (MXGP) 2017. Sebuah event yang tak kalah gengsi dengan ajang MotoGP.
Kehadiran MXGP di Pangkalpinang tentu sedikit mengobati kegelisahan publik Tanah Air, apalagi setelah pembalap kebanggaan Indonesia, Rio Haryanto kemungkinan besar tak berlaga di Formula 1 musim 2017, terlebih soal ketidakpastian Indonesia menjadi tuan rumah MotoGP.
Berdasarkan kalender MXGP 2017, seri kedua dari event ini bakal berlangsung pada 4-5 Maret 2017 di Area Sport Center GOR Sahabudin, Kota Pangkalpinang.
"Persiapan MXGP 2017 di Pangkalpinang sudah mencapai 80 persen. Sirkuit akan dibangun di area GOR Sahabudin," kata Alfonso Judiarto selaku panitia lokal dan promotor nasional MXGP 2017 Pangkalpinang kepada INDOSPORT.
Dengan begitu, sudah bisa dipastikan sederet pembalap motorcross terbaik dari seluruh dunia bakal hadir, seperti Tim Gajser (Slovenia), Antonio Cairoli (Italia), Maximilian Nagi (Jerman) serta crosser wanita, Livia Lancelo (Prancis), Nancy Van de Ven (Belanda).
Adapun kelas yang bakal dipertandingkan di ajang ini adalah MXGP 450 cc, MX2 250 cc, dan MX Women. Khusus untuk MX Women, kejuaraan di Pangkalpinang ini merupakan seri pertama. Rencananya, akan ada puluhan pembalap kelas dunia dari total 27 negara yang meramaikan event ini.
Aksi ekstrim para crosser dunia di Pangkalpinang sendiri akan berlangsung setelah gelaran seri pertama MXGP 2017 di Sirkuit Losail, Qatar, 25 Februari 2017. Kabar gembira ini tentu harus disambut antusias oleh masyarakat Indonesia, Bangka Belitung, dan Pangkalpinang khususnya.
Memang ajang balapan motocross bukanlah hal baru bagi warga Bangka Belitung. Bahkan Negeri Laskar Pelangi ini sudah cukup akrab dengan ajang balapan ekstrim tersebut meski dengan skala lokal maupun nasional.
Sejumlah daerah di Bangka Belitung memiliki sirkuit motocross sendiri, bahkan ada beberapa yang memiliki sirkuit di pinggir pantai, seperti Sirkuit Pantai Pasir Padi di Pangkalpinang dan Sirkuit Karang Jahe di Pantai Tanjung Langka, Koba-Bangka Tengah.
Bangka Belitung juga memiliki sirkuit-sirkuit motocross lainnya seperti Sirkuit Air Panas Nyelanding dan Sirkuit Desa Bencah di Bangka Selatan, Sirkuit Pasir Putih di Belitung, dan banyak lagi.
Awak INDOSPORT sempat menjajal tanah Pangkalpinang beberapa waktu yang lalu, mengunjungi cikal bakal sirkuit MXGP 2017 yang saat ini tengah dalam tahap pembangunan. Sepanjang mata memandang, Pangkalpinang sudah pasti bakal menyedot perhatian dunia.
Bukan hanya dari event MXGP 2017 saja, tapi ada sederet panorama indah alam serta pantai di Pangkalpinang, yang bakal menjadi primadona lain dari gelaran tersebut. Ya, Pangkalpinang bagian dari Negeri Laskar Pelangi, negeri pesisir yang elok dan bakal mendunia.
INDOSPORT akan mengulas sisi lain dari panorama Pangkalpinang sebagai tuan rumah Kejuaraan Dunia Motocross 2017. Kami juga akan mengajak pembaca setia masuk menelusuri visual dari deretan pantai di Bumi Serumpun Sebalai yang siap jadi destinasi pendukung di gelaran MXGP 2017.
1. Pantai Pasir Padi Jadi Surga Kota Pangkalpinang
Ini menjadi kesempatan emas Pantai Pasir Padi untuk lebih dikenal publik dunia. Pemerintah dalam hal ini Walikota Pangkalpinang, Muhammad Irwansyah, terus melakukan persiapan baik secara infrastruktur (sirkuit) serta penunjang yang lain, untuk menyukseskan hajatan besar MXGP di rumah sendiri.
Perhelatan MXGP 2017 bakal membuat Pantai Pasir Padi juga menjadi perhatian. Pantai yang menghadap langsung ke Laut China Selatan ini menawarkan sederet panorama alam yang sangat indah.
Berkunjung ke Bangka Belitung terutama Pangkalpinang, tak lengkap jika tak merasakan nikmatnya sinar matahari sore di Pantai Pasir Padi. Awak INDOSPORT juga sempat mengunjungi Pantai Pasir Padi jelang sore hari, Sabtu (01/10/16) yang lalu.
Sebagai informasi, Pantai Pasir Padi dikenal secara luas sebagai area yang biasa digunakan untuk balapan motocross oleh warga Pangkalpinang dan Bangka Belitung. Bahkan awalnya, Pantai Pasir Padi lah yang justru masuk proyeksi sebagai sirkuit MXGP 2017, sebelum akhirnya dipindahkan ke GOR Sahabudin.
Awak INDOSPORT sempat menemui sejumlah pemuda yang membawa motor trail dan hendak latihan balap motocross di lintasan Pantai Pasir Padi. Namun, karena kondisi air laut pasang, kemudian mereka batal menggeber motornya.
“Iya, memang rencananya mau latihan motocross di sini setiap sore. Tapi karena air laut pasang, nggak jadi. Sirkuit di sini kalo ada kejuaraan memang harus dikeruk dulu pasir pantainya dan ditambah pembatas lintasan seperti ban,” kata salah satu pemuda bernama Raihan kepada INDOSPORT.
Pantai Pasir Padi sangat mudah dijangkau. Pengunjung yang datang melalui Bandara Depati Amir, Pangkalpinang, hanya butuh perjalanan sejauh kurang lebih 8 kilometer untuk mencapai Pantai Pasir Padi, baik menggunakan kendaraan sepeda motor maupun angkutan umum.
Dengan jarak yang kurang lebih hampir sama, pengunjung juga bisa menjangkau Pantai Pasir Padi, jika berangkat dari sirkuit MXGP yang berada di Area Sport Center GOR Sahabudin.
Surga Pangkalpinang yang memiliki garis pantai yang cukup panjang yakni sekitar 100 sampai 300 meter ini, dikenal sebagai salah satu pantai dengan ombak yang tenang di Bangka Belitung.
Pantai Pasir Padi sendiri memiliki ciri khas sebagai pantai dengan pasir putih dan laut berwarna biru. Sebagian besar pengunjung terpukau dengan kontur pasirnya yang padat namun lembut saat dipijak dengan kaki telanjang.
Dengan struktur pantai yang landai serta padat karena terdapat pasir timah di bawah pasir pantai, membuat luas pinggir pantai bisa dilalui para pejalan kaki dengan nyaman. Saking uniknya, seperti pantauan awak INDOSPORT, sepeda motor, mobil bahkan odong-odong bisa melewati sepanjang jalan pasir di pinggir pantai.
Sejauh mata memandang, Pantai Pasir Padi menyuguhkan pemandangan yang indah. Perpaduan pasir putih dan laut biru sudah semacam menjadi trademark Pantai Pasir Padi.
Pantai Pasir Padi juga ditopang dengan keberadaan dua pulau kecil yakni Pulau Panjang dan Pulau Semujur yang bisa dicapai dengan jarak sekitar 2,5 kilometer dari bibir pantai.
Para penikmat Pantai Pasir Padi juga tak perlu khawatir bakal jauh dari makanan karena pantai ini juga dilengkapi fasilitas penunjang seperti restoran seafood serta sederet warung jajan yang menjual makanan khas Pulau Bangka dan minuman.
Jika perlu bermalam, Pantai Pasir Padi juga menyajikan hotel yang terdapat di pinggir pantai. Tak hanya itu, tempat hiburan seperti karaoke dan diskotik juga tersedia di tempat yang juga tak jauh dari pinggir pantai.
2. Diapit Sejumlah Lokasi Wisata Lain
Sejumlah lokasi wisata lainnya yang berada di sekitaran pantai menjadi sisi menarik dari Pantai Pasir Padi. Tempat seperti Bangka Botanical Garden (BBG) menjadi lokasi wisata penunjang.
Langkah kaki awak INDOSPORT melangkah ke tempat yang menjadi salah satu ikon agrowisata kota Pangkalpinang itu. Dibangun sejak tahun 2006, awalnya kawasan hijau seluas 300 hektar ini dibangun sebagai reklamasi hijau bekas galian tambang (timah).
Perlahan BBG akhirnya tumbuh sebagai tempat asri karena dipenuhi pepohonan yang menjulang tinggi dan hijau. Tak jauh memang dari pantai, keberadaan BBG patut diacungi jempol karena juga memberikan unsur edukatif.
Pengunjung bisa belajar banyak soal peternakan karena terdapat pusat peternakan sapi. Menariknya, pengunjung bisa langsung memerah susu sapi di tempat ini. Selain itu juga pengunjung bisa belajar ilmu pertanian dan perikanan terpadu secara organik dari kawasan yang dianggap menyerupai Taman Safari tersebut.
Tak hanya BBG yang menjadi wisata penunjang, tapi juga Pasir Padi Bay, sebuah kawasan wisata terpadu dengan luas 15 hektar yang terletak tak jauh di daerah Pantai Pasir Padi.
Di Pasir Padi Bay sendiri terdapat theme and water park, outbond, resort, eco park, shop houses, plaza, wahana konservasi burung, kebun binatang, dan area exhibition.
Keberadaan sejumlah wisata penunjang tersebut menjadi keuntungan tersendiri bagi Pantai Pasir Padi. Bagaimana tidak, pengunjung bakal diberikan alternatif rekreasi lain selain pantai dan tontonan di event MXGP 2017.
3. (VIDEO) Deretan Surga Lain di Sepanjang Jalan Menuju Sirkuit MXGP Pangkalpinang
Media-media internasional dipastikan tak hanya akan fokus pada gelaran MXGP 2017 di Pangkalpinang saja. Kesempatan kemungkinan besar akan dimanfaatkan media-media semacam Fox Sports, yang menjadi partner resmi MXGP 2017, untuk mengeksplorasi keindahan wilayah pesisir Bangka Belitung.
Tak hanya itu, para pengunjung pun tentu bakal mendapatkan keuntungan berlipat. Selain menikmati para pembalap motocross dunia beraksi, para pengunjung juga bisa menikmati panorama pantai dan alam lainnya di Pulau Bangka.
Awak INDOSPORT memastikan bahwa akan ada sejumlah titik akses masuk bagi pengunjung untuk menuju sirkuit MXGP di Pangkalpinang.
Pengunjung dari luar Pulau Bangka Belitung, termasuk wisatawan asing dipastikan bisa masuk melalui dua titik yakni Bandara Depati Amir dan Pelabuhan Pangkalbalam.
Pengunjung lokal bakal berdatangan dari berbagai titik dari seluruh penjuru Pulau Bangka lewat jalur darat, karena posisi Pangkalpinang berada agak di tengah pulau. Nah, dari sejumlah titik akses inilah, para pengunjung bakal dimanjakan oleh sederet panorama indah dari Pulau Bangka.
Tak hanya Pantai Pasir Padi, yang letaknya sangat dekat dengan sirkuit MXGP, yang bisa dinikmati para penonton balapan motocross tersebut, tapi sejumlah pantai dan lokasi wisata lainnya juga bisa dikunjungi.
Pemandangan seperti pantai berbatu, laut biru, bukit, perkampungan nelayan di pesisir pantai, hingga danau biru kaolin bekas penambangan timah, diyakini bakal menghipnotis mata para pengunjung yang siap menjajal wilayah lain selain Pangkalpinang.