Latihan Fisik Paspampres yang Bikin Geleng-geleng Kepala
Pasukan Pengamanan Presiden -- atau disingkat Paspampres -- adalah bagian dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang bertugas untuk menjadi pengawal orang nomor satu di Indonesia, seperti namanya.
Keamanan seorang Presiden yang merupakan simbol suatu negara, tentu menjadi perhatian utama negara.
Prajurit atau anggota terpilih dan dianggap terbaik dari segi fisik, mental, inteligensi, posturpun dipercaya untuk melindungi Presiden dan Wakil Presiden, beserta keluarga.
1. Mampu Jalani Berbagai Olahraga
Seperti yang sudah disebutkan, untuk menjadi seorang Paspampres, tubuh yang sehat saja tidak cukup. Seorang prajurit dituntut untuk mampu melakukan olahraga-olahraga seperti lari, push up, sit up, pull up, free climbing dan renang.
Hal ini dimaksudkan untuk mendukung keadaan tidak terduga di lapangan. Misalnya ketika Presiden harus berada di antara kerumunan massa.
Masyarakat tentu akan menunjukkan antusiasmenya untuk mendekati sosok pemimpin negara, seperti mencoba menyalami, berfoto bersama maupun berbincang-bincang.
Di sini lah kesigapan Paspampres juga diuji, mengikuti kemanapun Presiden, berjaga-jaga seandainya terdapat ancaman fisik dari jarak dekat.
2. Kuasai 6 Bela Diri
Bukan hanya itu, seorang Paspampres juga harus menguasai bela diri, bukan hanya satu melainkan enam.
Karate, Yong Moo do, Tae Kwon Do, Pencak Silat dan MMA menjadi beberapa bela diri yang akan berperan penting dalam menjalankan tugas seorang pengawal Presiden.
Beberapa anggota Paspampres bahkan memiliki sabuk hitam di lebih dari satu cabang bela diri.
3. Latihan Fisik Berat
Dalam unggahan akun media sosial Instagram Mayer Jenderal TNI Suhartono, Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres), terlihat bagaimana kerasnya latihan fisik yang harus dijalani pasukan elite ini.
Menurutnya latihan inti ditujukan untuk membentuk ketahanan dan kebugaran, kecepatan gerak dan kekuatan otot-otot tubuh anggotanya.