Persipura 3-1 Arema: Pesta Terakhir di Kandang

Minggu, 29 Oktober 2017 15:46 WIB
Editor: Agus Dwi Witono
 Copyright:

Babak Pertama

Persipura tampaknya bertekad memberikan hadiah terbaik bagi para pendukung mereka saat melakoni laga kandang terakhir di Gojek Traveloka Liga 1 2017, Minggu (29/10/17), saat menjamu Arema FC.

Menit ke-3 Persipura mendapat peluang melalui tendangan bebas setelah Bagas Adi melakukan handsball di dekat kotak penalti Arema. Tendangan bebas yang dilakukan Boaz Solossa berhasil diamankan Utam Rusdiana.

Arema mendapat sepak pojok pertama pada menit 6 tapi tak menghasilkan ancaman berbahaya bagi Persipura. Selang dua menit, Arema kembali mendapatkan tendang sudut di sisi yang berbeda. Tapi kembali belum membuahkan masalah berarti bagi pertahanan Persipura.

Tempo pertandingan berjalan cukup tinggi. Persipura memang lebih banyak menekan pertahanan tim tamu. Tapi Arema pun tak tak hanya bertahan. Mereka masih bisa melancarkan serangan, terutama ketika mendapatkan bola-bola mati.

Memasuki pertengahan babak pertama, secara perlahan Arema mulai bisa mengimbangi permainan cepat yang diperagakan tim Mutiara Hitam. Lini tengah Singo Edan yang digawangi Ahmad Bustomi juga mulai bisa menguasai bola lebih banyak.

Namun para gelandang Arema masih belum bisa membuka ruang lebih banyak bagi Dedik Setiawan yang kerap bekerja sendirian membongkar pertahanan lawan. Gelandang Arema masih lebih fokus memperkuat pertahanan dari serbuan pasukan Mutiara Hitam.

Seperti peluang yang didapat Boas pada menit 25. Sang kapten tim Persipura ini berhasil menempatkan diri di antara dua bek Arema dan melakukan sundulan. Namun bolanya masih jauh melenceng dari gawang lawan.

Kedua tim saling ganti menyerang. Namun, tak ada bola yang bisa membuat kiper melakukan penyelamatan gemilang. Tendangan jarak jauh yang dilakukan skuat Persipura juga hanya mengarah jauh dari gawang Arema. Begitu pula dengan tembakan skuat Arema yang belum mengarah ke gawang dengan sempurna.

Sisa 10 menit terakhir, Arema mendapat peluang emas ketika umpan Atayev mengarah ke kotak penalti. Arthur Cunha yang mencoba menerima umpan keburu dilanggar Addison Alves. Pemain asing Arema itu pun mendapat cedera di bagian pinggang dan harus digantikan Rafli. Namun Arema mendapat hadiah penalti.

Atayev yang menjadi eksekutor sukses menjalankan tugasnya. Sepakan kaki kiri Atayev mengarah ke sisi kiri gawang, berlawanan dengan pergerakan Yoo Jae Hoon. Arema unggul 1-0.

Tertinggal dari tamu mereka, Persipura bermain lebih cepat. Serangan dari segala penjuru coba dilakukan. Umpan-umpang lambung mengarah ke depan gawang Arema beberapa kali dicoba. Namun belum ada yang berhasil mengubah kedudukan.

Babak pertama usai, Arema masih unggul 1-0.

Babak Kedua

Persipura langsung melakukan perubahan di awal babak kedua. Feri Pahabol dan Johanes Wanggai dimasukkan menggantikan Addison Alves dan Yan Pietr. Putusan yang tepat. Kecepatan Pahabol membuat pertahanan Arema pontang-panting.

Salah satu pergerakan Pahabol pun akhirnya harus dihentikan Utam dengan keras. Penalti bagi Persipura dihadapi oleh sang kapten Boaz Solossa. Publik Stadion Mandala sempat bersorak ketika tendangan kaki kiri Boas melesat ke gawang Arema. Tapi ternyata hanya mengenai mistar gawang.

Persipura tak berhenti berusaha. Sepanjang 15 menit pertama babak kedua, tuan rumah melakukan berbagai cara untuk bisa mencetak gol. Baik melalui pergerakan para pemain lincah mereka, maupun tendangan jarak jauh dari luar kotak penalti. Tapi belum ada yang membahayakan gawang Arema.

Tim Mutiara Hitam menghabiskan jatah pergantian pemain dengan memasukkan Marinus Manewar pada menit ke-69. Penyerangan Persipura pun semakin sporadis. Umpan silang menjadi lebih sering dilakukan dengan Manewar sebagai target.

Sepanjang babak kedua ini praktis Arema dipaksa bertahan total oleh Persipura. Tidak ada serangan yang bisa dilakukan oleh Vizcarra dkk. Kalaupun ada percobaan serangan sudah mentok sebelum sampai ke kotak penalti Persipura.

Perjuangan tak kenal lelah skuat Persipura akhirnya berbuah manis. Boas yang tak terkawal di sisi kanan pertahanan Arema berhasil melakukan penetrasi ke arah gawang. Dia kemudian melakukan umpan silang keras.

Sial bagi Bagas Adi. Bola tendangan Boas yang keras tersebut memantul mengenai kakinya dan mengarah langsung ke gawang. Persipura akhirnya bisa menyamakan kedudukan meski "dibantu" oleh pemain lawan.

Kemenangan Persipura akhirnya bisa dipastikan pada menit 87. Sisi kanan pertahanan Arema yang kerap mendapat tekanan kembali menjadi titik lemah. Ruben Sanadi dibiarkan mendapat ruang untuk mengirim umpan silang terukur kepada Manewar.

Sang striker yang memang sebelumnya sudah meminta bola berhasil memenangi duel udara. Bola disundulnya ke arah gawang yang tak terkawal. Manewar membuat penonton di Stadion Mandala bersorak girang.

Meski sudah unggul, Persipura tak mau berhenti melakukan tekanan. Sejumlah tembakan terus dilakukan. Salah satunya tendangan voli keras yang dilakukan Boas. Tapi belum mengubah kedudukan.

Justru Osvaldo Haay yang mampu menambah keunggulan Persipura. Berawal dari tendangan Pahabol yang sempat diblok Utam. Bola liar mengarah kepada Osvaldo yang kemudian menyundulnya ke gawang yang kosong.

Gol Osvaldo pun menjadi penutup pertandingan. Seperti yang diharapkan di awal pertandingan. Persipura sukses mempersembahkan kemenangan di laga kandang terakhir mereka. Hasil akhir, Persipura 3, Arema 1.

Susunan Pemain Kedua Tim:

Persipura Jayapura (4-3-3)

Yoo Jae Hoon, Yustinus Pae, Ruben Sanadi, Ricardo Salampessy, Yohanis Tjoe, Osvaldo Haay, Nelson Alom, Yan Peitr, Prisca Womsiwor, Boaz Solossa, Addison Alves

Arema FC (4-3-3)

Utam Rusdiana, Marko Kabiay, Ahmet Atayew, Bagas Adi, Arthur Cunha, Mochamad Junda, Hanif Sjahbandi, Ferry Saragih, Ahmad Bustomi, Esteban Vizcarra, Dedik  Setiawan