6 Duel Jerman dan Argentina di Piala Dunia
Argentina menyusul langkah Jerman yang terlebih dulu memastikan satu tiket final Piala Dunia Brasil 2014. Albiceleste menembus final usai menyingkirkan Belanda melalui adu penalti pada semifinal di Sao Paulo, Kamis (10/07/14). Sedangkan Jerman setelah menghancurkan Brasil 7-1 di Belo Horizonte, satu hari sebelumnya.
Sepanjang sejarah, Jerman dan Argentina telah bertemu sebanyak 20 pertandingan, termasuk ketika Jerman masih bernama nama Jerman Barat pada periode 1950 sampai 1990. Jerman hanya mencatat enam kemenangan, sedangkan Argentina mencatat sembilan kemenangan, dan lima pertandingan berakhir imbang.
Dari 20 pertandingan itu, enam di antaranya adalah pertandingan di Piala Dunia, yakni pada 1958, 1966, 1986, 1990, 2006, dan 2010. Dipartai puncak Piala Dunia, kedua tim sudah berduel dua kali, 1986 dan 1990. Berikut sekilas ceritanya:
1. Piala Dunia Swedia 1958
Jerman Barat dan Argentina bertemu pada pertandingan pertama Grup 1 Piala Dunia Swedia 1958. Pada pertandingan yang dimainkan di Malmo Stadion, 8 Juni 1958, Jerman Barat keluar sebagai pemenang dengan skor cukup meyakinkan 3-1.
Sebenarnya Argentina diperkirakan akan memanangkan pertandingan dengan mudah karena sudah unggul 1-0 pada menit ketiga melalui gol dari Omar Oreste Carobatta. Tapi Jerman Barat membalas dua gol pada babak pertama melalui Helmut Rahn dan Uwe Seeler. Rahn menambah keunggulan Jerman Barat menjadi 3-1 pada menit ke-79.
Pada fase grup Jerman Barat menjadi juara grup dan lolos ke babak sistem gugur. Sayang Jerman Barat hanya mampu hingga babak semifinal setelah kalah dari tuan rumah Swedia 1-3 dan kalah dari Prancis 3-6 pada pertandingan perebutan ketiga. Sedangkan Argentina sudah tersingkir setelah menjadi juru kunci Grup 1.
2. Piala Dunia Inggris 1966
Jerman Barat dan Argentina kembali bertemu pada fase grup, kali ini d Piala Dunia Inggris 1966. Tim Panser dan Tango saling bentrok dalam pertandingan kedua Grup 2, di Villa Park, Birmingham, 16 Juli 1966. Hasil laga Jerman Barat melawan Argentina secara mengejutkan berakhir imbang 0-0.
Skor imbang kacamata jelas menjadi pertanyaan jika melihat pertandingan pertama Grup 2 dari kedua tim. Sebelumnya Jerman Barat membantai Swiss 5-0, sedangkan Argentina menaklukan Spanyol 2-1. Jerman Barat dan Argentina sama-sama melaju ke babak sistem gugur dengan poin sama lima, tapi Jerman Barat menjadi juara grup karena unggul jumlah selisih gol.
Jerman Barat melaju hingga partai puncak, namun dikalahan tuan rumah Inggris 2-4 yang akhirnya menjadi juara. Sedangkan Argentina langsung tersingkir pada babak perempatfinal usai dikalahkan Inggris 0-1.
3. Piala Dunia Meksiko 1986
Pada Piala Dunia Meksiko 1986 untuk pertama kalinya Jerman Barat dan Argentina bertemu pada pertandingan final. Argentina keluar sebagai pemenang dengan skor 3-2, sekaligus menjadi juara dunia untuk kedua kalinya. Sedangkan untuk Jerman Barat hasil itu adalah runner-up untuk ketiga kalinya.
Pada pertandingan yang dimainkan di Estadio Azteca, Mexico City, 29 Juni 1986, gol kemenangan Argentina dibukukan oleh Jose Luis Brown, Jorge Valdano, dan Jorge Burruchaga. Sedangkan dua gol Jerman Barat diukir oleh Karl-Heinz Rummenigge, dan Rudi Voeller.
Keberhasilan Jerman Barat mencapai final sedikit mengejutkan karena karena hanya menjadi runner-up Grup E dengan poin tiga, hasil kemenangan dari Skotlandia, imbang dari Uruguay, dan kalah dari juara grup Denmark. Kemudian Jerman Barat menyingkirkan Maroko pada babak 16 besar, Meksiko pada babak perempatfinal, dan Prancis pada babak semifinal.
Sedangkan Argentina menjadi juara Grup A dengan poin lima, hasil kemenangan dari Korsel dan Bulgaria, serta hasil imbang dari Italia. Lalu, Argentina menyingkirkan Uruguay pada babak 16 besar, Inggris pada babak perempatfinal, dan Belgia pada babak semifinal.
4. Piala Dunia Italia 1990
Empat tahun kemudian Jerman Barat membalas dendam kepada Argentina secara tunai. Jerman Barat mengalahkan Argentina di partai pamungkas dengan skor tipis 1-0, di Stadion Olimpico, Roma, 8 Juli 1990. Gol semata wayang kemenangan Jerman Barat dibukukan oleh Andreas Brehme melalui titik putih pada menit ke-85.
Hadiah penalti diberikan wasit asal Meksiko, Edgardo Codesal, kepada Jerman Barat setelah Roberto Sensini melanggar Rudi Voeller di kotak terlarang. Laga final tersebut juga berjalan sedikit kontroversial, karena wasit mengeluarkan dua kartu merah kepada dua pemain Argentina, yakni kepada Pedro Monzon dan Gustavo Dezotti.
Langkah Jerman Barat ke final setelah menjadi juara Grup D dengan poin lima, hasil dari kemenangan atas Yugoslavia dan Uni Emirate Arab, serta hasil imbang dari Kolombia. Kemudian Jerman Barat menyingkirkan Belanda pada babak 16 besar, Cekoslovakia pada babak perempatfinal, dan Inggris pada babak semifinal.
Sedangkan Argentina lolos ke babak sistem gugur berkat menjadi lima tim terbaik dari posisi ketiga fase grup. Argentina berada di urutan ketiga Grup B dengan poin tiga, hasil dari kemenangan atas Uni Soviet, imbang dari Rumania, dan kalah dari Kamerun. Lalu, Argentina menyingkirkan Brasil pada babak 16 besar, Yugoslavia pada babak perempatfinal, dan Italia pada babak semifinal.
5. Piala Dunia Jerman 2006
Meskipun sebagai tuan rumah Jerman mendapat perlawanan sengit dari Argentina pada babak perempat final Piala Dunia Jerman 2006. Pada pertandingan yang dimainkan di Olympiastadion, Berlin, 30 Juni 2006, Jerman keluar sebagai pemenang dan lolos ke babak semifinal usai mengalahkan Argentina melalui adu penalti.
Argentina sebenarnya unggul lebih dulu pada menit ke-49 melalui gol dari Roberto Ayala. Namun, Jerman bangkit dan membuat gol penyeimbang menjadi 1-1 berkat Miroslav Klose pada 10 menit sebelum pertandingan waktu normal. Dan pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti setelah hasil imbang 1-1 tidak berubah dalam dua kali 15 menit waktu tambahan.
Jerman dipastikan menjadi pemenang setelah empat algojo mereka Oliver Neuville, Michael Ballack, Lukas Podolski, dan Tim Borowski sukses menjebol gawang kiper Argentina, Roberto Abbondanzieri. Sedangkan eksekutor Argentina, Roberto Ayala dan Esteban Cambiasso gagal menembus gawang kiper Jens Lehmann.
Sebagai tuan rumah, Jerman tampil menggila mulai fase grup. Tim Panser menjadi juara Grup A dengan poin sempurna dengan hasil kemenangan dari Kosta Rika, Polandia, dan Ekuador. Namun setelah menyingkirkan Argentina di perempatfinal, Jerman kalah 0-2 dari Italia. Untungnya mereka meraih tempat ketiga usai mengalahkan Portugal 3-1.
Argentina juga tampil superior pada fase grup, mereka menjadi juara Grup C dengan hasil kemenangan dari Pantai Gading dan Serbia dan Montenegro, serta hasil imbang dari Belanda. Sebelum dikalahkan Jerman, Argentina mengalahkan Meksiko pada babak 16 besar.
6. Piala Dunia Afrika Selatan 2010
Jerman dan Argentina kembali bertemu pada Piala Dunia Afrika Selatan 2010 di babak yang sama seperti empat tahun sebelumnya. Dan Jerman kembali mengalahkan Argentina, kali ini dengan skor telak 4-0. Gol kemenangan Jerman di Cape Town Stadium, 3 Juli 2010, dibukukan oleh Thomas Mueller, Arne Friedrich, dan dua gol dari Miroslav Klose.
Jerman melaju ke babak sistem gugur usai menjadi juara Grup D, hasil kemenangan dari Australia dan Ghana, namun secara mengejutkan mereka dikalahkan Serbia 0-1. Kemudian Jerman menaklukan Inggris pada babak 16 besar, tapi setelah menyingkirkan Argentina pada babak perempatfinal, Jerman kalah dari Spanyol. Untungnya mereka meraih tempat ketiga usai mengalahkan Uruguay 3-2.
Sedangkan Argentina lolos ke babak sistem gugur usai menjadi juara Grup B dengan poin sempurna. Tim Tango mengalahkan Nigeria, Korel, dan Yunani. Sebelum dikalahkan Jerman, Argentina kembali mengalahkan Meksiko di babak 16 besar.