Messi, Berawal dari Sehelai Serbet
Carles "Charly" Rexach selalu tersenyum jika mengingat kesuksesannya mendapatkan seorang bocahj ajaib asal Argentina, Lionel Messi. "Saya akan ada dalam sejarah Barcelona," kata Rexach.
Rexach adalah seorang Barcelona sejati. Dia lahir dan besar di Pedralbes yang dekat dengan camp Nou. Rexach bergabung dengan Barcelona sejak berusia 12 tahun. Hampir seluruh hidupnya dia dediksikan untuk Barcelona. Rexach membela Barca sebagai pemain, staf pelatih, asisten pelatih, direktur teknik, hingga penasihat presiden.
Namun, hanya ada satu kejadian yang membuatnya ada dalam sejarah Barcelona. Rexach mengatakan, dia masuk dalam sejarah Barcelona karena satu hari, hari saat dia merekrut Lionel Messi. Hari dimana sehelai serbet makan menjadi momentum emas dalam sejarah Barcelona.
Kisah berawal daro Josep Maria Minguella, agen pencari bakat bagi Barcelona datang ke Argentina. Dia mendengar cerita tentang munculnya seorang anak ajaib di Argentina.
“Saya tak terbiasa mencari pemain yang terlalu muda bagi Barca. Namun dua kolega saya di Argentina memaksa untuk menengok. Mereka bilang ada seorang calon pemain fenomenal,” ujar Minguella.
Minguella berhasil mengatur jadwal tes dengan Barca. Messi dan sekeluarga terbang ke Barcelona. Minguella membujuk Carles Rexach, saat itu sebagai Direktur Olahraga Barcelona untuk hadir dalam tes. Tak butuh waktu lama, hanya beberapa menit melakukan pertunjukan juggling, Rexach terkesima dan berjanji akan merekrut Messi ke La Masia.
Menggaet Messi, yang saat itu berusia 13 tahun, sejatinya bukan urusan mudah. Barcelona harus mencarikan kerja untuk ayah Messi. Klub juga harus membayar semua biaya pengobatan penyakit kekurangan hormon (suntik hormon) Messi.
Karena melihat ada keraguan dari Rexach dan belum ada kesepakatan hitam di atas putih. Jorge, ayah Messi gelisah. “Kontrak anak saya dan bawa serta semua keluarga ke sini atau saya akan mencari klub lain,” kata Jorge kepada Rexach saat berbincang di sebuah restoran.
"Ayahnya mulai marah dan mengatakan Leo akan pergi," kenang Rexach.
Gertakan Jorge berhasil, Rexach langsung menuliskan kesepakatan tertulis saat itu juga. Karena tak ada kertas, maka serbet (tisu makan) restoran pun dipakai. Messi pun resmi direkrut Barcelona.
"Saya, Charly Rexach, dalam kapasitas saya sebagai direktur olahraga Barcelona, dan meski keberadaan beberapa opini yang menentang, saya berkomitmen untuk mengontrak Lionel Messi selama tercapai kesepakatan," demikian tulisan di atas serbet pada 14 Desember 2000.