x

Pelatih PBR Tak Hadir, Nakhoda Persib Kecewa

Kamis, 30 Oktober 2014 07:59 WIB
Kontributor: Ginanjar | Editor: Daniel Sasongko
Djadjang Nurdjaman‏ (Pelatih Persib Bandung)

Laga terakhir Grup K 8 Besar ISL 2014 sangat bergengsi, karena menghadirkan Derby Bandung antara PBR kontra Persib di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten, Bandung, Kamis petang nanti.

Djadjang memaksakan hadir dalam konferensi pers jelang laga itu, meski staminanya terkuras setelah memimpin sesi latihan tim di Stadion Si Jalak Harupat.

Dia rela datang meski jarak dari tempat latihan ke tempat jumpa media itu menghabiskan waktu berjam-jam.

Namun, dalam jumpa media itu, PBR diwakili Manajer Rwindra Ditya dan tak menyertakan pelatih kepala, Dejan Antonic. 

"Dalam kesempatan ini, saya tetap respek kepada aturan yang telah ditetapkan PT Liga (Indonesia). Tapi, saya kecewa karena dari pihak tuan rumah sendiri tidak datang dan saya tidak tahu alasannya kenapa malah kita sebagai tamu yang datang, tidak ada pelatih hanya ada manajer. Saya pikir ini, 'kan, ruang pelatih, tapi saya tetap respek, tetap menghargai peraturan yang ada," urai Djadjang.

Manajer PBR, Rawindra Ditya, beralasan, Antonic absen dalam konferensi pers itu lantaran tengah sibuk mempersiapkan tim.

Hal itu sebagai upaya, The Booys are Back --sebutan PBR-- dapat mengalahkan Persib dalam laga dua tim sekota itu.

"Kita ada uji lapang yang waktunya sangat mepet. Jadi, coach juga sulit untuk hadir. Karena ini pertandingan sangat menentukan dan pelatih menjadi sangat fokus ke pembenahan tim," tutur Windra.

Absennya Dejan Antonic pada jumpa media jelang pertandingan bukan yang pertama. Pada laga kontra Mitra Kukar beberapa waktu lalu, Antonic tidak menghadiri dan harus digantikan asisten pelatih, Peri Sandria.

Keharusan pre match media conference memang telah ditetapkan PT Liga Indonesia pada musim kompetisi 2014.

Dalam pre match conference tersebut, kedua tim yang akan bertanding harus menghadirkan pelatih kepala ditemani wakil pemain yang dipastikan masuk dalam starting lineup atau bisa juga menghadirkan kapten kesebelasan.

Jika hal itu tidak ditanggapi salah satu tim, maka tim yang tersebut akan dijatuhi hukuman berupa denda sebesar Rp 10 juta.

ISLPersib BandungPelita Bandung RayaDjajang NurdjamanDejan Antonic8 Besar ISL

Berita Terkini