Gaji Pemain Arema Telat Sebulan
Bek sayap Jimmy Suparno mengamini bahwa manajemen Arema Cronus belum membayar gaji pemain. Ia menyebut bahwa penggawa Singo Edan belum menerima haknya di bulan November. "Belum bro masih nunggak gaji 1 bulan, bulan November bro," ucap dia.
Sehingga, mantan pemain Persela tersebut, membenarkan rilis yang dikeluarkan APPI (Asosiasi Pemain Profisional Indonesia) beberapa waktu lalu. "Memang benar rilis yang dikeluarkan APPIM," sambungnya.
Lebih lanjut, Jimmy menuturkan, tidak hanya pemain yang hengkang dari Arema saja yang belum menerima haknya berupa gajinya. "Katanya semua pemain belum gajian bro. Yang masih di Arema juga," beber dia.
Pemain yang hanya setengah musim membela tim Singo Edan ini mengaku, manajemen Arema Cronus hanya berjanji untuk membayar tunggakan gaji pemain secepatnya. "Katanya secepatnya, tapi belum tahu cepat sampe kapan," tandasnya.
Senada, Munhar yang hengkang dari Arema ke Persebaya Surabaya juga mengakui belum menerima haknya meski dirinya sudah berganti kostum. "Belum, arek-arek yang di Arema yo belum," tuturnya.
Namun, menurut pemain asal Sidoarjo ini, manajemen menjanjikan bakal mengucurkan gaji pemain pada 18 Desember ini. "Katanya tanggal 18, moga-moga saja tanggal 18 dibayar," tutupnya.
Ketika dikonfirmasi manajemen Arema Cronus mengakui gaji pemain mengalami penundaan pembayaran selama beberapa hari saja. Pasalnya, sudah melewati masa toleransi pembayaran setiap tanggal 10. "Satu bulan," ujar General Manajer Arema, Ruddy Widodo.
Ruddy membeberkan semestinnya pemain menerima gaji pada 1 Desember lalu. Tetapi antara manajemen dan pemain memiliki kesepakatan toleransi selama 10 hari. "Mereka gajian kan, kerja dulu baru dibayar, mulai per 1 Desember 2013 kerja sebulan jadi gajian 1 Januari. Terakhir mereka terima 1 November, seharusnya mereka terima lagi 1 Desember, jadi telat berapa hari," urainya.
Manajemen tambah Ruddy sedang mengusahakan agar permasalahan itu bisa diselesaikan secepatnya. "Mudah-mudahan secepatnya. Nanti akan kita bayar antara pemain yang keluar dan di dalam (dipertahankan)," pungkasnya.