x

10 Akademi Sepakbola Terbaik Dunia (Bagian I)

Kamis, 26 Maret 2015 01:36 WIB
Editor: Ramadhan

Sebuah klub sepakbola biasanya ditunjang oleh sebuah akademi pemain usia muda untuk menjadi pemasok para pemain ke tim utama klub. Mulai dari usia 10 tahun hingga 19 tahun, anak-anak usia muda mulai menggariskan hidupnya untuk sepakbola.

Selain itu, semakin tingginya harga pemain-pemain di bursa transfer menjadi alasan sebuah klub untuk memanfaatkan para pemain dari didikan akademinya sendiri.

Hadirnya sebuah akademi sepakbola tentu sangat menguntungkan klub, selain bisa memanfaatkan pemain hasil didikan sendiri untuk bermain di tim utama, para pemain muda berkelas dari akademi klub pun bisa menarik minat klub-klub besar untuk direkrut dengan harga mahal.

Bagi sebuah Negara, tentu keberadaan akademi sepakbola sangat penting untuk memastikan berlanjutnya perkembangan para bibit-bibit muda yang diproyeksi akan memperkuat Tim Nasional sebuah Negara.

Akademi sepakbola tentu ditunjang dengan penguatan pendidikan (akademik, karakter, mental dan disiplin) serta filosofi bermain yang dikembangkan dalam kurikulum khas klub masing-masing yang nantinya menjadi embrio bagi karakter sebuah klub.

Ada banyak akademi sepakbola terbaik dan ternama di dunia. Berikut INDOSPORT merangkum beberapa akademi sepakbola terbaik di dunia seperti dilansir Bleacherreport.


1. El Semillero

Nama klub Argentinos Junior mungkin terdengar kurang begitu populer di kalangan publik sepakbola. Tetapi klub kecil asal Argentina itu memiliki tradisi menghasilkan para pemain berbakat kelas dunia.

Akademi El Semillero memiliki reputasi yang baik dalam hal pembinaan pemain muda. Namun, hal yang sangat disayangkan adalah saat para pemain didikan El Semillero tumbuh sebagai pemain profesional, banyak dari mereka yang justru hengkang ke klub sekota Argentinos Juniors yakni River Plate dan Boca Juniors.

Lulusan Terkemuka: Diego Maradona, Juan Riquelme, Cambiasso, Coloccini, Sergio Batista, Fernando Redondo, Juan Pablo Sorin, Jose Pekerman.


2. Gremio

Gremio merupakan salah satu klub besar di Brasil yang memiliki tradisi dalam menelurkan para pemain muda kelas dunia. Gremio bersanding dengan akademi-akademi lainnya seperti Sao Paulo dan Santos.

Gremio tumbuh menjadi klub yang diperhitungkan karena telah diakui secara resmi sebagai klub yang memiliki akademi terbaik di Brasil. Pengakuan tersebut pun datangnya dari Federasi Sepakbola Brasil (CBF).

Lulusan Terkemuka: Ronaldinho, Anderson, Lucas Leiva, Eduardo Costa, Lucio, Emerson, Gerson, Ailton.


3. Partizan Belgrade

Akademi pemain muda Belin-Lazarevic-Nadoveza menjadi sangat roduktif dalam beberapa tahun terakhir yang menghasilkan banyak bakat cemerlang Serbia saat ini di tim senior FK Partizan Belgrade.

Pemain berbakat seperti Lazar Markovic yang berangkat ke Benfica dan kini ia berada di tim utama Liverpool di bawah pelatih Brendan Rodgers terus melebarkan karirnya di pentas Eropa.

Sementara nama-nama seperti Stevan Jovetic (Manchester City), Matija Nastasic (Schalke 04) dan Adem Ljajic (AS Roma) juga sudah berkiprah di level Eropa bersama klub-klub elit papan atas di liga masing-masing,

Lulusan Terkemuka: Stevan Jovetic, Matija Nastasic, Adem Ljajic, Lazar Markovic, Miralem Sulejmani, Aleksandar Mitrovic, Simon Vukcevic.


4. Santos

Klub yang melahirkan pemain terbaik dunia, Pele medio 1950-an itu telah menikmati masa-masa emas dari produksi bakat muda mereka dalam beberapa tahun terakhir. Bibit-bibit muda berbakat seperti Neymar, Ganso, Robinho dan Diego menjadi pemain muda Santos dari satu dekade terakhir.

Sekarang di Barcelona, Neymar adalah permata berharga yang muncul dari Vila Belmiro dalam beberapa tahun terakhir.

Generasi muda dari akademi Santos selalu berpeluang besar untuk memperkuat skuad senior mereka.  Terbukti, tim U-20 Santos sukses memenangkan Copa Sao Paulo de Futebol Junior 2013 dan 2014.

Lulusan Terkemuka: Neymar, Ganso, Robinho, Diego, Elano, Pele.


5. Dinamo Zagreb

Dinamo Zagreb memiliki tujuan yang besar yakni mencoba untuk mengintegrasikan dan mempromosikan 2 pemain dari setiap kelompok usia ke dalam skuad tim utama. Sejauh ini, Zagreb mengalami kemajuan yang cukup baik.

Sekitar 200 anak-anak berlatih di bawah bimbingan mereka, klub menghabiskan sekitar 1,3 juta Pounds setiap tahunnya untuk membangun akademi mereka dan telah menuai hasil yang nyata dalam beberapa tahun terakhir dengan kemunculan beberapa bakat yang sangat baik.

Di samping itu, Zagreb juga handal mengelola pemainnya yang ingin berkiprah di level Eropa. Hal itu terbukti dalam sektor bisnis pemain hasil didikan mereka yang sangat menguntungkan pihak klug sehingga mereka bisa bertahan dengan manajemen keuangan jangka panjang dari hasil penjualan pemain.

Laporan menunjukkan Zagreb telah meraup untung sebesar 50 juta Pounds dari penjualan lulusan akademi mereka dalam 5 tahun terakhir saja. Sementara lebih dari 50 % dari skuad tim utama Zagreb merupakan sekumpulan pemain akademi mereka sendiri selama jangka waktu itu.

Lulusan Terkemuka: Luka Modric, Eduardo da Silva, Alen Halilovic, Mateo Kovacic, Sime Vrsaljko, Robert Prosinecki, Dario Simic, Dejan Lovren, Milan Badelj, Vedran Corluka.


6. Manchester United (The Academy of Football)

Akademi Manchester United telah membangun tradisi untuk melahirkan pemain-pemain kelas dunia. Nama Sir Alex Ferguson dianggap paling berperan dalam menghidupkan pemain dari akademi MU. Sejak menukangi MU, Fergie selalu senang memanfaatkan bakat mudanya.

Nama-nama seperti Danny Welbeck dan Tom Cleverle muncul sebagai pemain muda yang masuk dalam jajaran skuad asuhan Fergie.

Sukses itu terlihat saat ‘Class of 1992’ muncul sebagai bagian dari skuad utama The Red Devils saat sukses meraih treble winners pada 2009. Saat itu, Fergie berhasil memadukan para pemain dari akademi dengan sejumlah pemain hasil kebijakan transfer.

Penelitian oleh Sporting Intelligence menunjukkan bahwa The Red Devils memiliki 24 pemain produk akademi di 5 liga top Eropa pada Desember 2012 sehingga menempatkan MU masuk dalam 5 klub top Eropa dari sisi pemain muda pada saat itu.

Pemain muda lainnya seperti Adnan Januzaj dan Jesse Lingard menunjukkan bakat yang menjanjikan dalam setahun terakhir, masa depan mereka terlihat cerah bagi pemain muda di Old Trafford.

Lulusan Terkemuka: Sir Bobby Charlton, George Best, David Beckham, Ryan Giggs, Paul Scholes, Gary dan Phil Neville, Nicky Butt, Jonny Evans, Danny Welbeck, Tom Cleverley.


7. Sao Paulo

Setiap klub besar di Brasil bisa mengklaim memiliki pemain bintang yang mereka hasilkan. Tetapi tidak semua klub di Brasil melakukan pembinaan pemain muda dengan teratur seperti yang dilakukan Sao Paulo dalam beberapa tahun terakhir.

Para pemain didikan akademi Sao Paulo secara teratur berada di antara pesaing terkemuka untuk perebutan Major Youth Titles di Brasil dan pada Copa Sao Paulo de Futebol Junior 2010, Sao Paulo sukses meraih kejayaan.

Pemain seperti Hernanes (Inter Milan), Oscar (Chelsea) dan Lucas Moura (Paris Saint-Germain) adalah produk dari pusat pelatihan akademi ini, sementara Kaka mungkin menjadi hasil binaan akademi yang paling terkenal.

Lulusan Terkemuka: Hernanes, Jean, Oscar, Lucas Moura, Breno, Cafu, Kaka, Rogerio Ceni, Antonio Carlos Zago.


8. Ajax Amsterdam (De Toekomst)

Ajax telah sejak lama terkenal sebagai salah satu produsen besar bakat muda di Eropa. Klub ini pernah sukses meraih gelar Liga Champions di pertengahan 90-an dengan memanfaatkan para pemain legendaris yang berbasis pemain lokal.

Ajax sempat mengalami masa-masa sulit di beberapa tahun, meski pasokan pemain muda berbakat terus berjalan. Pemain seperti Wesley Sneijder, Rafael van der Vaart dan Nigel de Jong pn harus terjual, tapi simbol akademi terus bertahan.

Mantan pemain mereka, Frank de Boer terus menekankan pentingnya para pemain muda dan bakat homegrown bagi keberlangsungan klub.

Lulusan Terkemuka: Clarence Seedorf, Rafael van der Vaart, Wesley Sneijder, Nigel de Jong, John Heitinga, Maarten Stekelenburg, Ricardo van Rhijn


9. Sporting Lisbon (Sporting Academy Alochete)

Menurut laporan European Club Association (ECA), Sporting memiliki rata-rata 7 pemain dalam skuad timnas di setiap tingkat usia. Ini adalah prestasi yang luar biasa yang merupakan bukti kualitas tinggi pembinaan yang dihasilkan di akademi Alcochete.

Banyak dari para pemain lulusan akademi telah muncul lalu pergi untuk mencari peruntungannya sebagai pesepakbola profesional, pemain-pemain seperti Joao Moutinho, Nani, Miguel Veloso dan Cristiano Ronaldo adalah wakil dari kehebatan pemuda Sporting.

Klub telah menghasilkan lebih dari 100 pemain profesional dari sistem muda mereka dan banyak dari mereka telah pergi untuk mewakili negara mereka. Delapan pemain dari skuad Portugal yang lolos ke Euro 2012 besar dari akademi klub.

Lulusan Terkemuka: Cristiano Ronaldo, Joao Moutinho, Nani, Miguel Veloso, Luis Figo, Paulo Futre, Beto, Simao, Ricardo Quaresma.


10. Barcelona (La Masia)

Pada bulan November 2012, Barcelona mencapai prestasi yang luar biasa dalam sejarah klub yakni memainkan starting line-up tim utamanya dari 11 pemain produk akademi La Masia.

Mereka yang mengisi starting line-up itu adalah Victor Valdez; Martin Montoya, Gerard pique, Carles Puyol, Jordi Alba; Sergio Busquets, Xavi Hernandez, Andres Iniesta; Lionel Messi, Pedro Rodriguez, Cesc Fabregas.

Peristiwa bersejarah itu terjadi di menit ke-14 saat Dani Alves keluar digantikan Martin Montoya dan laga La Liga antara Barcelona vs Levante itu dimenangkan anak asuah Tito Vilanova dengan skor 4-0.

Dominasi para pemain binaan La Masia tak hanya sampai di situ, sebelumnya nama Xavi Hernandez, Andres Iniesta dan Lionel Messi masuk sebagai 3 finalis Ballon d’or pada 2011. Sebuah prestasi yang mengesankan.

Setiap musimnya, Blaugrana sukses mempertahankan hegemoni para pemain didikan La Masia berada di skuad tim utama. Hal itu tentu sudah menjadi tradisi klub asal Catalan itu.

Nama-nama tenar lainnya dalam 1 tahun terakhir seperti Marc Bartra, Martin Montoya, Sergi Roberto, Rafinha Alcantara, Cristian Tello, Gerard Deulofeu, Munir, Sandro dan Sergi Samper diharapkan akan menjadi tulang punggung bagi tim utama Barcelona di masa depan.

Lulusan Terkemuka: Pep Guardiola, Xavi, Andres Iniesta, Lionel Messi, Sergio Busquets, Pedro, Victor Valdes, Carles Puyol, Cesc Fabregas, Gerard Pique, Mikel Arteta, Thiago Alcantara.

Manchester UnitedBarcelonaSantosSao PauloAjax AmsterdamSporting LisbonLa MasiaGremioDinamo ZagrebPartizan BelgradeEl Semillero

Berita Terkini