x

7 Fakta Unik Stadion Baru Chelsea sebagai The Cathedral of Football

Selasa, 30 Juni 2015 16:09 WIB
Editor: Charles Emanuel Dominggus

Abramovich memiliki visi masa depan terkait markas Chelsea yang direncanakan akan menjadi seperti sebuah cathedral of football (katedral sepakbola).

Rencana ini tak hanya didasarkan pada pertimbangan bisnis semata, tetapi menjadi bentuk penghormatan kepada sejarah klub. Tak heran design yang dibuat tak hanya menonjolkan sisi futuristik tetapi dipadukan dengan arsitektur gothic Westminster Abbey, tempat di manaStamford Bridge pernah berdiri.

Wajib Baca
6 Masalah Kompetisi Piala Kemerdekaan Tim Transisi
5 Pesepakbola Indonesia yang Banting Setir Akibat Sanksi FIFA
3 Target Transfer Barcelona Sebelum Pemilu Presiden
5 Fakta Menarik Pasca Laga Kolombia Kontra Argentina
8 Striker yang Tak Bersinar di Liga Inggris

Sejarah lingkungan sekitarnya klub telah dipelajari untuk menghasilkan versi modern dari Stamford Bridge itu sendiri.  Dengan demikian markas London Biru ini akan menampilkan wajah baru yang memikat sambil tak melupakan jejak  awal tempat pengadilan raja Henry IV yang dipakai sebagai markas pertama pada 1410.

INDOSPORT mengangkat fakta-fakta lain terkait grand design tersebut.

Baca Juga
Liga Indonesia | Liga Primer | Liga Champions | Bundesliga
La Liga | Serie A | Selebrita | Komunitas | Transfer Pemain


1. Dana

Rencana pembangunan ini tentu menelan dana tak sedikit. Diperkirakan akan menyedot anggaran hingga 500 juta pounds. Sumber dana untuk sementara berasal dari kantong pribadi Roman Abramovich.


2. Kerja Tim Terbaik

Abramovich telah mengumpulkan orang-orang terbaik untuk bergabung dalam tim ini. Sederetan profesional bergabung dalam rencana ini.

Profesional yang dilibatkan menyankut arsitek masterplan (Lifschutz Davidson Sandilands), arsitek stadion (Herzog & De Meuron), perencana strategis (Aecom), kereta api dan transportasi (WSP) dan insinyur struktur (Schlaich Bergermann & Partner).


3. Lokasi

Abramovich, yang membeli Chelsea dari Ken Bates pada tahun 2003, telah sepakat untuk melakukan renovasi di tempat di mana Stamford Bridge berdiri sekarang. Ia lebih memilih untuk memperluas daripada pindah ke tempat lain.

Hampir satu dekade Abramovich mencari berbagai tempat yang cocok dengan mengeluarkan banyak biaya konsultasi. Earls Court, Battersea Power Station, White City, dan Chelsea and Westminster Hospital pernah masuk dalam daftar usulan.


4. Jangka Waktu

Proses renovasi ini akan memakan waktu tak singkat. Seperti dilansir Daily Mail, skuad The Blues diperkirakan akan menghabiskan tiga musim di luar Stamford Bridge. Wembley dan Twickenham masuk dalam daftar markas sementara.


5. Sasaran

Sebagian besar kapasitas tempat duduk akan dipusatkan di Stand Selatan. Tak heran dua hotel yang berada di dekatnya akan dibongkar. Sang taipan asal Rusia ingin Stamford Bridge hanya diperuntukan bagi sepakbola.


6. Manfaat Lingkungan

Dalam rancangan ini, Abramovich juga memikirkan lingkungan sekitar. Akan ada area pejalan kaki di atas jalur kereta api yang akan menjadi batas dari dua sisi, ditambah kursi yang disediakan untuk penduduk setempat.


7. Ekses Dinasti

Pembangunan ini tentu membawa dampat tersendiri bagi keberadaan Abramovich di klub London Barat itu. Bukan tidak mungkin miliarder asal Rusia ini akan menancapkan kuku kekuasaannya dan membangun dinasti di tempat itu.

Salah satu dugaan, dana besar yang dikeluarkan Abramovich tak lain untuk membangun dinasti dimana putra sulungnya, Adadiy yang baru berusia 21 tahun sebagai sang pewaris.

ChelseaRoman AbramovichLiga Primer Inggris

Berita Terkini