x

11 Bola Resmi Liga Primer Inggris dari Masa ke Masa

Sabtu, 4 Juli 2015 11:50 WIB
Editor: Charles Emanuel Dominggus

Musim baru belum resmi bergulir namun Nike Ordem 3 dipastikan akan menjadi bola resmi musim depan. Produk terbaik Nike ini belum diluncurkan secara resmi namun bola tersebut sudah terlihat di arena latihan pramusim sejumlah klub Inggris.

Baca Informasi Terkini Copa America 2015 di sini.

Tampilan Nike Ordem 3 tentu berbeda dengan bola yang digunakan di musim sebelumnya. Dengan teknologi tinggi bola ini dibuat untuk menghasilkan tingkat akurasi yang tinggi dan visibilitas maksimum.

Wajib Baca
7 Pesepakbola yang Memiliki Rambut Aneh
4 Hal yang Wajib Dilakukan Cuadrado di Chelsea
5 Full Back Terbaik 2015 di Eropa
3 Suksesor Sergio Ramos di Real Madrid
(Galeri) Seksinya Kekasih Memphis Depay

Warna yang dipilih pun terbilang flamboyan karena berusaha menggabungkan warna-warna yang menghiasi bola-bola sebelumnya.

INDOSPORT mengangkat sejumlah bola resmi yang dipakai dalam kompetisi Liga Primer Inggris beberapa tahun terakhir.

Baca Juga
Liga Indonesia | Liga Primer | Liga Champions | Bundesliga
La Liga | Serie A | Selebrita | Komunitas | Transfer Pemain


1. Mitre Pro Max (1992-1995)

Mitre mendominasi tahun-tahun awal Liga Premier dengan mengeluarkan bola Mitre Pro Max. Teddy Sheringham, Andrew Cole dan Alan Shearer  memanfaatkan dengan baik bola ini untuk menjadi pencetak gol terbanyak dalam tiga musim tersebut.


2. Mitre Ultimax (1995-2000)

Menyusul kesuksesan Pro Max, Mitre memutuskan untuk melakukan pembaharuan dalam memulai musim  1995-1996. Sang produsen menyebutnya Ultimax.

Paolo di Canio pernah mencetak gol spektakuler dengan tendangan gunting saat melawan Wimbledon pada tahun 2000 dengan menggunakan bola ini. 


3. Nike Geo Merlin I dan II (2000-2004)

Sejak musim 2000 Nike mengambil alih sebagai produsen dan mengawali milenium baru dengan produk Nike Geo Merlin I.

Geo Merlin dibawa ke Liga Premier saat kompetisi ini memasuki era baru dan pemain Charlton Andy Hunt adalah pemain pertama yang mencetak gol dengan bola tersebut.


4. Nike Total 90 Aerow (2004-2008)

Aerow memiliki penggemar favorit dan cukup mengesankan selama empat musim di Liga Premier.

Bola ini berhasil mencatatkan nama James Vaughan, yang pada saat itu di Everton, menjadi pencetak gol termuda di Premier League saat melawan Crystal Palace. Saat itu ia berusia 16 tahun dan 267 hari pada tahun 2005.


5. Nike Total 90 Omni (2008-2009)

Setelah Aerow pensiun, Omni mengambil tempat di panggung Nike. Menggunakan teknologi tinggi produk ini datang dengan tawaran presisi geometris terbesar.

Edwin van der Sar menjadi penggemar bola ini saat ia memecahkan rekor 14 kali clean sheet beruntun di Premier League.


6. Nike Total 90 Ascente (2009-2010)

Produk flamboyan Ascente ini diciptakan untuk membantu para pemain. Bola ini tercatat 2,4 persen lebih cepat daripada bola sebelumnya.

Chelsea mencetak 103 gol yang menakjubkan di liga dan Jermain Defoe mengantongi lima gol saat melawan Wigan Athletic di White Hart Lane.


7. Nike Total 90 Tracer (2010-2011)

Setelah produk keluaran Adidas bernama Jabulani gagal tampil mengesankan di Piala Dunia, Nike tahu mereka tidak bisa membuat kesalahan yang sama setelah pensiunnya Ascente.

The Tracer tidak mengecewakan dan Wayne Rooney mencetak tendangan overhead yang terkenal melawan Manchester City menggunakan bola berteknologi tinggi ini.


8. Nike Seitiro (2011-2012)

Seitiro adalah bola yang terlibat dalam salah satu momen paling menarik dalam sejarah Premier League.

Dalam kedudukan 2-2, Sergio Aguero sukses mencetak gol penentu ke gawang QPR dan membuat  Manchester City sukses menggondol trofi Liga Primer Inggris.


9. Nike Maxim (2012-2013)

Nike Maxim tidak jauh berbeda dengan Seitiro dalam hal desain ilmiah.  


10. Nike Incyte (2013-2014)

Lapisan elastis menutupi Incyte untuk memberikan pemain kemampuan untuk mengeksekusi bola lebih bersih dan lebih akurat.

Tendakan voli yang mengejutkan dari Pajtim Kasami ke gawang Crystal Palace membuatnya mendapatkan nominasi Puskas Award.


11. Nike Ordem 2 (2014-2015)

Liga Premier League musim lalu menampilan beberapa serangan yang menakjubkan dari Philippe Coutinho saat melawan Southampton dan Charlie Adam saat memperdaya Thibaut Courtois di Stamford Bridge.

AdidasNikeLiga Primer InggrisNike Ordem 3

Berita Terkini