x

4 Alasan Casillas Tinggalkan Real Madrid

Senin, 13 Juli 2015 01:14 WIB
Editor: Ramadhan

Casillas telah memutuskan meninggalkan Madrid menuju Porto. Kiper timnas Spanyol itu dengan sangat terpaksa harus meninggalkan semua kenangan manis bersama klub yang ia cintai sejak kecil.

Sepanjang 25 tahun, kiper berusia 34 tahun itu telah menghabiskan seluruh karir sepakbolanya bersama Los Blancos. Casillas tumbuh sebagai ikon klub dan legenda El Real hingga akhirnya pintu keluar Santiago Bernabeu terbuka secara menyakitkan untuk Casillas.

Meski loyalitasnya tak ternilai, Casillas harus pergi dengan cara yang pahit. Tak dihadiri rekan-rekan setimnya yang tengah melakukan perjalanan pra-musim ke Australia, Casillas harus menahan tangis sendirian.

Jika membayangkan perpisahan legenda Barcelona, Xavi Hernandez yang meraih treble winners, rasanya Casillas tak pantas diperlakukan sedemikian pahitnya sebagai orang yang telah banyak memberikan sesuatu kepada klub.

Apa asalan Casillas akhirnya terpaksa meninggalkan Madrid? Berikut INDOSPORT mencoba mengulas 4 alasan tersebut jika menilik kondisinya selama 2 musim terakhir hingga hari ini.


1. Korban Fitnah Presiden Madrid

Presiden Real Madrid, Florentino Perez, dikenal sebagai sosok yang angkuh dan kejam terhadap pemain. Meski Perez memiliki ambisi untuk membangun ‘Los Galacticos’ dengan tim mewah, Perez kerap mengorbankan para pemain Madrid demi menggapai ambisi pribadinya.

Usai membuang para pemain hebat Madrid seperti Kaka, Mesut Ozil, hingga Di Maria, kini Perez mendepak Casillas yang merupakan legenda klub.

Sebenarnya Perez sudah lama ingin membuang Casillas. Ibu Casillas, Mari Carmen pernah menyatakan kepada media Spanyol, El Mundo, bahwa Presiden Madrid itu telah melakukan kampanye kotor terhadap Casillas sejak ia kembali untuk kedua kalinya sebagai presiden pada 2009.

Menurut Mari Carmen, Casillas telah menjadi korban ‘fitnah’ dalam beberapa tahun terakhir yang akhirnya membuat Casillas hengkang. Media El Mundo juga menyatakan bahwa Perez ingin memboyong kiper Juventus Gianluigi Buffon karena Perez lebih suka pemain yang tinggi.

Ibu Casillas menambahkan bahwa anaknya marah usai terjadi sengketa keuangan dengan Madrid yang akhirnya membuat Casillas mengambil tindakan hukum terhadap klub pada 2009.

“Florentino Perez mengatur kampanye kotor melawan Iker. Iker telah menderita tekanan psikologis dan mereka memperlakukannya berbeda dengan pemain lain.”

“Iker bisa pergi kemanapun yang dia mau dan saya bahkan tidak peduli bila dia bermain untuk Barcelona karena mereka semua di sana gentleman.”


2. Kemungkinan Hadirnya David De Gea

Sejak berakhirnya musim 2014/15, Madrid santer dikabarkan ingin mendatangkan David De Gea ke Santiago Bernabeu demi menggantikan Casillas. Ambisi tersebut sangat sinkron dengan hasrat Perez yang menginginkan setiap bintang yang tengah bersinar.

Kemungkinan Perez dan Madrid mendatangkan De Gea memang sangat besar mengingat kiper muda Spanyol itu juga berminat bermain untuk Los Blancos.

De Gea bahkan diproyeksikan akan menggantikan Casillas untuk jangka panjang. Dengan begitu, Casillas tentu akan tersisih, karena De Gea masih muda dan bertalenta.


3. Bujukan Pelatih Porto

Pada konferensi persnya, Casillas membeberkan salah satu alasannya meninggalkan Madrid. Casillas mengaku bahwa perhatian dan ketertarikan Porto terhadap dirinya membuat ia akhirnya pindah demi menyelamatkan karir.

Apalagi, Porto dilatih oleh pelatih asal Spanyol yakni Julen Lopetegui yang pernah bermain untuk Madrid dan Barcelona.

“Seperti anda ketahui, saya berhenti menjadi pemain Real Madrid. Saya bergabung ke Porto dengan dua alasan,” ucap Casillas dalam konferensi pers yang berlangsung di Santiago Bernabeu.

“Yang pertama adalah keinginan besar klub Portugal itu untuk mengontrak saya. Yang kedua adalah perhatian yang saya terima dari mereka dalam beberapa hari terakhir,”jelasnya.

“Saya sangat senang atas minat dan perhatian mereka (Porto). Dan saya akan berusaha sekuat tenaga untuk meraih trofi bersama Porto,” tuntasnya.


4. Ejekan Fans Madrid

Entah apa yang dipikirkan para fans Madrid yang sengaja mengejek legenda sekaligus pemain terloyal mereka, Casillas. Musim lalu, jangankan mendapat apresiasi, Casillas justru mendapat teriakan ‘boo’ dari para fans Madrid di Santiago Bernabeu.

Hal itu dipicu penampilan buruk Casillas bersama Madrid. Apalagi, Madrid tak meraih satu trofi pun musim 2014/15, alhasil, Casillas menjadi pusat cemooh para fans Madrid.

Fans Madrid di Bernabeu memang kerap tak menghargai para pemainnya. Hal serupa juga pernah dialami Gareth Bale saat ia tampil buruk.

Bursa TransferReal MadridLaLiga SpanyolIker CasillasFC PortoFlorentino PerezJulen Lopetegui

Berita Terkini