10 Pemain Liga Primer Inggris yang Dibenci (part 1)
Liga Primer Inggris dikenal sebagai kompetisi yang miliki karakter permainan keras dan cepat, tentu hal ini menjadi pembeda dibandingkan dengan Liga-liga domestik dari Negara lain.
Selain itu, kompetisi ini juga mempunyai pemain asing yang lebih banyak dibandingkan dengan pemain lainnya. Sehingga tidaklah mengherankan jika karakter setiap pemain berbeda-beda.
Tentu ada sosok pemain yang disukai oleh publik, saat dirinya sedang mengolah si kulit bundar. Namun, tidak sedikit pula yang merasa kesal bahkan sampai tahap benci dengan sang pemain karena dianggap miliki gaya bermain yang kurang memuaskan.
Siapa sajakah mereka? Berikut ini INDOSPORT akan merangkumnya sesuai yang dilansir dari TheSportster bagian pertama.
1. Marouane Fellaini
Tidak sedikit yang membenci pemain berkebangsaan Belgia ini ketika sedang bermain. Marouane Fellaini memang memiliki gaya bermain yang keras dan cenderung kasar. Namun, dibawah besutan pelatihnya saat ini di Manchester United, Louis van Gaal, ia berjanji untuk mengubah gaya bermainnya menjadi lebih lembut.
2. Raheem Sterling
Sebelumnya pemain ini tidak miliki masalah apapun, bahkan ia digadang-gadang akan menjadi pemain pujaan Timnas Inggris. Namun, semuanya berubah ketika di musim panas kemarin, ia memutuskan loyalitasnya kepada Liverpool dan memilih bergabung bersama klub kaya, Manchester City. Ia pun dinilai sebagai pemuda yang egois yang lebih mementingkan uang, sehingga setiap kali dirinya bertanding dengan siapa pun yang menjadi lawannya. Sterling sering mendapat cemooh berupa teriakan “boo…” saat dia sedang memegang bola.
3. Wayne Rooney
Cukup aneh memang melihat nama Wayne Rooney masuk dalam daftar pemain yang dibenci oleh kubu Liga Primer Inggris, padahal ia merupakan penyerang utama sekaligus kapten bagi Timnas Inggris sendiri. Terlebih, ia juga telah berhasil menjadi pencetak gol terbanyak bagi negaranya tersebut.
Setelah ditelaah, ternyata yang membenci Wayne Rooney banyak yang berasal dari kubu Merseyside, yakni dua klub Liverpool dan Everton. Hal tersebut dikarenakan, pernyataan dari Rooney yang pernah mengungkapkan dirinya membenci, klub masa kecilnya Everton dan Liverpool yang merupakan rival dari klubnya saat ini, Manchester United.
4. Roy Keane
Mungkin ini satu-satunya sosok yang paling disegani dan juga dibenci oleh klub mana pun di Liga Primer Inggris, terkecuali klubnya sendiri, Manchester United. Ketika ia bermain, Keane memang memiliki permainan agresif yang berlebihan.
Dirinya juga tidak takut mengambil resiko ketika sedang merebut bola dengan gaya khasnya yang juga dinilai keras dan kasar. Hal ini tentu tidak sedikit membuat beberapa lawannya menaruh sikap benci kepadanya.
5. Steven Gerrard
Steven Gerrard akan selalu berada di hati Liverpool dan publik Anfield. Meski ia tidak pernah menangkan gelar Liga Primer Inggris, setidaknya ia pernah membawa klub berjuluk The Reds itu sebagai juara Liga Champions pada tahun 2005.
Namun, ia pernah dikritik dan dibenci terutama di musim 2013/14, saat ia terpeleset ketika melawan Chelsea yang berdampak kekalahan bagi timnya. Padahal, Liverpool harus menjaga poin mereka menyusul gelar juara liga saat itu sudah hampir berada dalam genggaman mereka.
Kini, Gerrard telah bermain untuk klub MLS di Amerika, yakni Los Angeles (LA) Galaxy.
6. Cristiano Ronaldo
Sebelum menjadi mega bintang di Real Madrid, Cristiano Ronaldo tumbuh menjadi pemain berbakat dan melambungkan namanya bersama Manchester United. Bersama klubn berjuluk The Red Devils tersebut, pemain asal Portugal ini memang benar-benar menjadi mesin gol dan sering memperagakan permainan yang menawan. Namun sayang, ia menjadi pemain yang tidak disenangi oleh banyak klub di Liga Primer Inggris, karena aksinya yang sering diving (pura-pura jatuh) yang melampaui batas.
7. Ashley Cole
Ashley Cole pernah menjadi pemain pujaan dari Arsenal, namun semuanya berubah ketika ia membelot ke klub rival, Chelsea di tahun 2006 yang kala itu sedang berada pada masa awal-awal kejayaan dengan hadirnya, sang taipan dari Rusia, Roman Abramovich.
Praktis, Ashley Cole pun langsung mendapat kritikan karena dianggap lebih memilih mendapatkan uang ketimbang loyalitas. Bahkan, tidak segan-segan ia disebut sebagai “Cashley”. Seiring berjalannya waktu, Ashley Cole membungkam kritikan tersebut dengan ketika berhasil membawa Chelsea meraih banyak gelar, seperti Liga Primer Inggris dan Liga Champions.
Saat ini Ashley Cole telah pindah dari Chelsea dan bergabung dengan klub Ibukota Italia, AS Roma.
8. Samir Nasri
Sebelum menjadi penggawa Manchester City, Samir Nasri pernah menjadi salah satu pilar dari Arsenal. Namun, ia memilih pindah dengan alasan ingin meraih banyak gelar. Hal inilah yang membuat dirinya menjadi dibenci publik London. Hampir serupa dengan Raheem Sterling, dimana dirinya selalu mendapat teriakan, “boo…” ketika sedang menggiring bola.
9. Lee Cattermole
Cattermole bisa dibilang sebagai pemain yang mempunyai gaya bermain keras dengan tackle-tacklenya yang menyeramkan. TheSportster, justru mengklaimnya ia dapat masuk dalam buku rekor pemain terganas. Pemain milik Sunderland ini bahkan telah mendapat 7 kartu merah di sepanjang karirnya, bisa dibayangkan bagaimana kerasnya Cattermole saat sedang bermain?
10. Jonjo Shelvey
Diatas lapangan, Jonjo Shelvey masih masuk dalam kategori pemain yang tidak berbahaya atau dibenci lawan. Namun, di luar itu, ia miliki sikap yang kurang baik. Hal tersebut terbukti melalui ungkapan yang dikeluarkannya melalui akun media sosial Twitter miliknya, yang dianggap terlalu menyeleneh dan tidak sopan. Atas tindakannnya inilah yang membuatnya disukai oleh banyak di pihak di tanah Inggris.