x

5 Cara Hilangkan Diving Dari Sepakbola

Senin, 26 Oktober 2015 13:54 WIB
Editor: Ahmad Priobudiyono

Diving adalah kata yang berasal dari bahasa Inggris yang artinya menyelam. Namun, dalam sepakbola istilah diving digunakan untuk sebuah tindakan pura-pura dilanggar yang dilakukan seorang pesepakbola untuk mempengaruhi keputusan wasit.

Aksi ini sangat dibenci dalam sepakbola karena dianggap sebagai salah satu aksi kecurangan. Diving sendiri merupakan masalah serius, sama seriusnya dengan pelecehan rasial.

Diving bisa meruntuhkan martabat wasit sebagai pengadil di lapangan. Wasit terkenal sekalipun bisa saja tertipu.

Pemain yang melakukan diving mesti diganjar oleh kartu kuning. Tapi keputusan ini bisa saja menjadi blunder karena mungkin saja terjadi kontak dalam momen yang terjadi amat cepat tersebut.

INDOSPORT merangkum beberapa opsi yang bisa digunakan untuk menghilangkan Diving dari sepakbola. Berikut ulasannya.


1. Sanksi Larangan Bertanding

Cara ini menjadi salah satu yang tidak akan mengganggu jalannya pertandingan namun setidaknya dapat memberikan efek jera pada pemain dan klub.

Jika sanksi tegas untuk aksi diving ini diterapkan maka para pemain pastinya akan membatasi aksi dramatisasi mereka.

Misalnya jika seorang pemain kedapatan melakukan aksi diving ini dalam sebuah pertandingan maka mereka diberi hukuman larangan bermain selama 3 pertandingan. Jika pemain ini kedapatan mengulanginya maka sanksi digandakan menjadi 6 kali larangan, jika masih mengulangi sanksi pun kembali ditambahkan menjadi 9 kali dan seterusnya.

Hukuman ini memang tidak akan terlalu merugikan pemain secara langsung namun klub yang akan menanggung kerugian besar karena harus kehilangan pemain andalannya dalam sejumlah pertandingan.


2. Video Tayangan Ulang

Jika wasit diperbolehkan untuk menonton tayangan ulang video insiden yang terjadi di lapangan pastinya aksi diving di sepakbola akan hilang.

Cara ini strategi telah digunakan oleh Amerika dalam olahraga Football, dan telah terbukti berhasil.

Aturan yang diterapkan dalam olahraga football Amerika ini membolehkan wasit melihat tayangan ulang sebuah insiden dari monitor di pinggir lapangan sebelum mengambil keputusan memberi hukuman kepada pemain.

Wasit dengan apa yang dilihat melalui monitor juga diberi kewenangan penuh untuk memutuskan memberi sanksi kepada pemain dengan menafikan peran hakim garis. 


3. Komunikasi Radio

Teknik berkomunikasi dengan radio ini telah digunakan dalam olahraga hoki di Kanada dan Amerika.

Wasit dalam teknik ini menggunakan alat bantu yang menghubungkannya dengan sekelompok orang yang memantau pertandingan dari layar televisi.

Wasit bisa meminta pertimbangan dari pemantau sebelum mengambil sebuah keputusan untuk  sebuah aksi diving yang dilakukan pemain dalam pertandingan.

Namun wasit tetap punya kewenangan untuk segera memutuskan dengan menafikan informasi dari tim pemantau jika ia melihat secara jelas kejadian aksi diving tersebut.

Cara ini juga dinilai lebih cepat ketimbang wasit harus melihat sendiri tayangan ulang melalui monitor di sisi lapangan, namun butuh tim pemantau yang benar-benar ahli dan fokus memperhatikan jalannya pertandingan.


4. Denda

Jika seorang pemain atau timnya diberi sanksi denda berat terhadap sebuah tim yang melakukan aksi diving pastinya aksi ini akan segera hilang dari sepakbola.

Jose Mourinho adalah termasuk pandit sepakbola yang setuju dengan sanksi berat ini. Ia pernah mengusulkan ini dalam acara pertemuan para manajer.

Namun Mourinho segera meralat usulannya dan meminta para manajer untuk melupakan perkataannya karena dirinya kerap menginstruksikan pemainnya untuk mengulur-ulur waktu di lapangan.


5. Tambah Personel Wasit

Mungkin terdengar sedikit radikal, tetapi mungkin cara ini bisa menghapus diving dari sepakbola secara efektif.

Jika ada lebih banyak wasit berpatroli di setiap sisi lapangan, akan mudah untuk wasit mengontrol kejadian-kejadian yang terjadi di pertandingan.

Namun cari ini membuat sepakbola lebih mirip dengan permainan hoki.

DivingWasit

Berita Terkini