5 Kesamaan Duet Ronaldinho-Messi dan Messi-Neymar
Sinar Neymar Jr di lapangan hijau semakin bersinar bersama Barcelona. Performanya dalam beberapa pertandingan terakhir Barca, saat messi absen karena cedera, menjadi bukti ia memiliki potensi untuk berkembang dan menggantikan Messi yang saat ini menjadi super star. Hal ini semakin menguat saat Neymar masuk dalam daftar tiga kandidat peraih penghargaan Ballon d'Or 2015.
Perjalanan karier Neymar ini sedikit banyak mengingatkan orang pada perjalanan Messi. Kedekatan Neymar pada Messi dipercaya menjadi faktor kunci sinar Neymar semakin terang. Sementara pada Messi, Ronaldinho lah yang memegang peran penting kecemerlangannya di lapangan.
Saat bekerjasama di lapangan, Ronaldinho dan Messi menjelma duet mematikan. Begitu juga yang terjadi pada Messi dan Neymar yang menjadi ujung tombak yang mendobrak lini pertahanan lawan.
Berikut INDOSPORT sajikan 5 kesamaan duet Ronaldinho-Messi dan Messi-Neymar.
1. Pengaruh
Adalah hal wajar jika pemain yang lebih tua memiliki banyak pengalaman lebih baik dari pada penerusnya. Dan sebuah hal yang lumrah saat mereka membagikan pengalaman dan skill yang mereka miliki pada para pemain baru. Bagi klub, hal ini juga penting untuk menjaga regenerasi tim saat pemain tua harus hengkang.
Banyak pemain tua dan muda yang memiliki hubungan layaknya guru dan murid. Hubungan baik ini kadang kala justru mengembang di lapangan saat keduanya bersaing di posisi yang sama. Pelatih memang menjadi sosok penting dalam mengarahkan pemainnya menjadi lebih baik. Namun Ronaldinho membuktikan seorang pemain pun bisa memberikan arahan dan pengaruh positif pada pemain lainnya. Hal yang sama terjadi pada Neymar yang mendapat bimbingan dari Messi.
Saat Ronaldinho berada di puncak performa, Messi adalah pemain muda berbakat yang berpotensi menjadi pemain hebat. Saat Messi dianggap sebagai pemain terhebat, Neymar muncul dan dianggap sebagai bintang masa depan.
2. Koneksi Negara
Bicara timnas, Argentina dan Brasil memiliki sejarah persaingan yang sengit. Namun berada di klub yang sama, Barcelona, baik Ronaldinho dan Neymar, serta Messi justru menjadi sangat dekat.
Kedekatan ini tampaknya memberi pengaruh positif sehingga membuat sang pemain menjadi lebih hebat. Perpaduan kualitas sepakbola Brasil dan Argentina menghasilkan pemain terbaik. Namun hal itu tergantung pada sang pemainnya, bukan pada timnas asalnya.
Tengok saja Ronaldinho yang bermain di timnas Brasil. Pengaruhnya pada si pemain Argentina terlihat sangat baik. Begitu juga pengaruh Messi yang berasal dari timnas Argentina. Hubungannya pada Neymar yang merupakan pemain asal Brasil juga menghasilkan dampak positif.
3. Gaya
Sebagai pemain yang sama-sama bermain untuk Brasil, Neymar dan Ronadinho kerap menampilkan skill cantik sepakbola khas tim Samba. Keduanya menjadi representasi semangat sepakbola Brasil di Barcelona.
Sementara Messi, dengan tubuh kecilnya, memiliki kaki kuat dan cepat seperti pendahulunya, Diego Maradona. Uniknya, perpaduan gaya Brasil dan Argentina ini telah banyak menghasilkan sejumlah momen cantik dalam dunia sepakbola.
4. Dukungan
Seorang pemain muda yang masuk dalam tim senior klub besar macam Barcelona sudah barang tentu memiliki tekanan besar untuk memberikan penampilan terbaik. Beban yang mereka tanggung akan semakin berat saat tak ada pemain lain yang memberikan dukungan.
Beruntung Messi dan Neymar memiliki rekan yang tak cuma memiliki skill hebat, tapi juga pribadi yang tak egois. Berkat Ronaldinho, Messi segera bisa menunjukkan kualitasnya. Gol pertama Messi di Barcelona dicetak melalui assist dari Ronaldinho. Begitu pula yang terjadi pada Neymar yang mencetak banyak gol atas bantuan dari Messi.
5. Sikap
Bersikap baik pada orang yang akan membuat kita tergusur bukanlah hal yang mudah. Ronaldinho dan Messi tahu ada pemain baru yang memiliki bakat besar yang akan tampil sebagai pemain bintang masa depan. Hal ini tentu saja membuat mereka berada dalam kondisi bahaya karena kemungkinan posisinya akan digantikan oleh pemain baru itu.
Namun keduanya justru menerima pemain baru itu dengan tangan terbuka dan justru memberi arahan agar bisa tampil lebih baik. Ronaldinho membimbing Messi, dan Messi membimbing Neymar. Hingga posisi yang membimbing digantikan oleh yang dibimbing.