x

5 Aksi Konyol yang Pernah Dilakukan Mourinho

Selasa, 26 Januari 2016 02:40 WIB
Editor:

Jose Mourinho saat ini menjadi pelatih yang diklaim paling berpotensi menggantikan sosok Louis an Gaal di Manchester United jika ia benar-benar dipecat nanti. Tekanan pada Van Gaal terus bertambah, setelah dalam laga terakhir United kembali kalah dikalahkan Southampton dengan skor 0-1 .


Louis van Gaal yang berada di bandara Manchester untuk pulang ke Belanda.

Pelatih asal Belanda itu pun telah kehilangan kepercayaan para penggemar dan legenda Setan Merah, dan desakan mundur untuknya terus didengungkan. Mourinho disebut-sebut akan menjadi suksesor Van Gaal jika ia didepak dari Old Trafford nanti.


Dukungan fans Man United untuk Jose Mourinho agar gantikan posisi Louis van Gaal. 

Para penggemar bahkan mengenakan syal bergambar Mourinho saat pertandingan di Old Trafford beberapa waktu lalu. Mourinho juga dilaporkan telah menulis surat lamaran sebanyak enam halaman untuk menjelaskan jika ia memang sosok sempurna bagi The Red Devils.

Pertanyaanya saat ini, benarkah Mourinho sosok yang tepat untuk menggantikan posisi van Gaal? Karena di samping prestasi yang diraihnya bersama klub, ia ternyata memiliki sifat buruk dan terkadang melakukan aksi konyol.

Berikut INDOSPORT merangkum 5 tindakan konyol yang pernah dilakukan Mourinho.


1. Tak bertanggung Jawab dan Selalu Benar

Jose Mourinho dan Juan Mata

Dalam sebuah buku berjudul The Special One: The Dark Side of Jose Mourinho sang penulis, Diego Torres secara gamblang menyebut Mou sebagai orang yang tak ingin mengambil tanggung jawab jika timnya mengalami kekalahan.

Eks pelatih Inter Milan itu akan selalu mencari kambing hitam di balik setiap kekalahan yang diderita klubnya. Wasit, pejabat, pers, pemain lemah dalam timnya sendiri, selalu orang lain yang dituding Mou menjdi biang keladi kekalahan tim.

Saat menangani Chelsea, manajer 52 tahun itu bahkan tak ragu mencaci wasit yang dianggapnya merugikan The Blues dalam pertandingan. Ia bahkan dihukum oleh FA dilarang masuk stadion setelah memberi komentar negatif pada wasit di laga kontra Stoke City.


2. Bersembunyi di Dalam Keranjang Laundry

Jose Mourinho

Pada musim 2004-2005, di periode pertama kepelatihannya di Chelsea, Jose Mourinho dilaporkan melakukan aksi tak terduga, yakni bersembunyi di dalam keranjang cucian. Ia yang saat itu dilarang UEFA menemani anak asuhnya dalam laga melawan Bayern Muenchen di Liga Champions, memutuskan untuk masuk ke dalam keranjang laundy baju demi bisa berbicara dengan pemainnya di ruang ganti.


3. Memberedel Buku Biografi Dirinya

Zidane dan Jose Mourinho

Mourinho mencoba untuk menghentikan publikasi buku berjudul 'Jose Mourinho Made in Portugal’ yang ditulis oleh wartawan Portugal, Louis Lourenco. Namun tuntuan pelatih 52 tahun itu ke pengadilan ditolak mentah-mentah karena penulis buku tersebut dinilai masih menulis dalam batas-batas peraturan dan Mou tak berhak melarang seseorang untuk berekspresi lewat tulisan. 

Buku itu sendiri bercerita mengenai kehidpan pribadi mantan pelatih Real Madrid itu beserta rincian khusus mengenai sepak terjang Mou hingga menjadi salah satu pelatih yang ditakuti.


4. Dikeluarkan dari Sekolah di Hari Pertama

Jose Mourinho bersama skuat Chelsea

Di masa remajanya, Ibu Mourinho tidak memiliki keyakinan kuat bahwa anaknya akan menjadi seorang pesepakbola sukses. Ia pun meminta agar pelatih berjuluk The Special One itu untuk menjadi seorang pengusaha ketimbang menekuni kegemarannya pada sepak bola. 

Sang ibu pun memasukkan Mourinho ke salah satu sekolah bisnis, namun uniknya Mou langsung memutuskan untuk keluar setelah satu hari bersekolah. Namun di masa depan kelakukan konyol mantan pelatih Chelsea itu tampaknya dapat dimaafkan sang ibu karena meski tak menjadi pemain bola terkenal, Mourinho meraih prestasi gemilang sebagai pelatih.


5. Menjadi Guru Playboy

Jose Mourinho bersama putri kesayangannya, Matilde Mourinho

Mourinho diketahui pernah menajani profesi sebagai seorang guru olahraga di Portugal sebelum berkarier sebagai seorang pelatih sepak bola. Ia pun diklaim memiliki pesona yang mampu membuat banyak siswa  perempuan mabuk kepayang,

Ia menghabiskan waktu lima tahun sebagai guru di Portugal sebelum mengejar mimpinya untuk menjadi seorang manajer. Usaha yang gagal untuk menjadi pemain sepak bola yang sukses mengilhaminya untuk lebih mendalami bakat lain sebagai seorang pelatih.

Manchester UnitedPortugalChelseaJose MourinhoIn Depth Sports

Berita Terkini