Man United Juara, Ini Kata Komunitas United Jakatara
Man United sempat tertinggal lebih dulu setelah pemain Crystal Palace, Jason Puncheon membobol gawang David De Gea untuk membuka keunggulan bagi timnya pada menit ke-78.
Baruntung Wayne Roonye dan kawan-kawan berhasil menyamakan kedudukan dan berbalik unggul meskipun harus melalui babak tambahan waktu.
Menanggapi hasil pertandingan, pengurus Komunitas United Jakatara, Tommy Bernadus, mengaku sempat tegang dengan pola permainan klub kesayangannya itu, apalagi saat MU kebobolan lebih dulu.
Suasana kemeriahan nonton bareng komunitas United Jakatara di Family Mart, Kelapa Gading.
“Tadi rasanya sport jantung, menegangkan. Secara peringkat liga, Man United dan Crystal Palace memang jomplang. Saya sudah prediksi pasti menang. Tapi dalam sepakbola semua jadi sulit ditebak,” kata pengurus Komunitas United Jakatara, Tommy Bernadus kepada INDOSPORT saat nonton bareng di Family Mart, Kelapa Gading dini hari WIB.
Suasana kemeriahan nonton bareng Komunitas United Jakatara di Family Mart, Kelapa Gading.
Tommy juga memuji semangat juang para pemain Crystal Palace. Menurutnya, para penggawa Elang London memiliki motivasi besar untuk mengalahkan Man United.
“Mereka belum pernah menang dan ini di Wembley, stadion kebanggan Inggris jadi mereka tampil fight," sambung Tommy.
Suasana kemeriahan nonton bareng Komunitas United Jakatara di Family Mart, Kelapa Gading.
Kemenangan ini membawa kebanggaan tersendiri bagi para pendukung Man United. Pasalnya, Piala FA merupakan turnamen tertua dalam sejarah sepakbola dunia.
Hasil ini juga mengantarkan Man United menambah panjang catatan koleksi juara Piala FA menyamai rekor Arsenal yang telah lebih dulu mencatat 12 kali kemenangan.
Suasana kemeriahan nonton bareng Komunitas United Jakatara di Family Mart, Kelapa Gading.
Berikut cuplikan video kemeriahan Komunitas United Jakatara saat nonton bareng di Family Mart, Kelapa Gading, Minggu (22/05) dini hari tadi WIB.