4 Keanehan di Balik Keputusan PSSI Tunjuk Riedl Latih Indonesia
Riedl akan kembali menjadi pelatih timnas senior Indonesia setelah PSSI resmi menunjuknya pada Jumat (10/06). Keputusan PSSI itu sekaligus menggugurkan harapan Nil Maizar dan Rahmad Darmawan.
Dua pelatih tersebut mulanya menjadi kandidat akhir yang akan dipilih Komite Eksekutif PSSI dalam penentuan pelatih timnas senior. Namun, pada kenyataannya PSSI membuat keputusan lain dengan menunjuk Riedl.
Riedl memang memiliki rekam jejak yang lumayan baik di tahun 2010. Kala itu dia mampu membawa Indonesia keluar sebagai runner-up Piala AFF. Tapi, setelah itu pria 66 tahun tersebut mencatatkan banyak kisah buruk di tanah Indonesia.
Apa sajakah catatan-catatan aneh Riedl bersama persepakbolaan Indonesia? Berikut rangkuman yang telah dikumpulkan INDOSPORT.
1. Dualisme
Saat kasus dualisme sepakbola di Indoensia antara KPSI vs KPSI pada 2012 silam, Riedl membuat hal yang cukup menjengkelkan dengan menerima tawaran sebagai pelatih timnas tandingan versi KPSI.
Dalam persiapan itupun Riedl dengan mengesampingkan harga diri rela mencari lawan tim amatir di Australia. Sialnya, pada kesempatan itu laga berjalan layaknya sebuah komedi seperti saat kedua tim bermain dengan kostum yang identik sama.
Bahkan, kick off pertandingan juga harus diulang saat diketahui tim lawan bermain dengan jumlah 12 orang. Tentu saja kejadian tersebut membuktikan betapa malangnya para pemain dan tim yang mengaku timnas Indonesia asli saat diasuh Riedl.
2. PSSI Masih Punya Hutang Utang Gaji?
PSSI sejatinya pernah tidak membayar gaji Riedl dalam kurun waktu yang cukup lama. Pada kala itu Federasi Sepakbola Indonesia punya hutang gaji sebesar Rp 1,3 milliar sejak 2010 silam.
Tapi polemik permasalahan gaji pun mereda saat Riedl kembali diangkat sebagai pelatih timnas Indonesia pada akhir 2013 untuk perhelatan Piala AFF 2014.
"Terkait gaji saya semua sudah clear, PSSI tetap harus membayar dan mereka sudah setuju untuk membayar," kata Riedl di Hotel Sultan, Sabtu, 7 Desember 2013.
3. Tidak Masuk Nominasi
Riedl sejatinya tidak pernah namanya dikaitkan sebagai calon pelatih timnas Indonesia oleh tim panelis. Pada pemilihan akhir, hanya ada nama Nil Maizar dan Rahmad Darmawan sebagai kandidat.
Namun, pada hari ini semua terkejut dengan terpilihnya Riedl. Keputusan tersebut semakin tampak memperkuat bahwa ada hal-hal yang belum selesal antara Riedl dengan PSSI.
Sejauh ini hal yang mengaitkan keduanya hanyalah factor tunggakan gaji PSSI kepada Riedl. Jika itu terbukti, tentu saja hal tersebut amat sangat memalukan bagi PSSI dan juga sepakbola Indonesia. Atau mungkin juga memalukan untuk Riedl?
4. Dipermalukan Filipina 2014
Filipina merupakan negara di Asia Tenggara yang persepakbolaannya cukup meningkat cepat. Hal itu tak lepas dari proses naturalisasi yang gencar dilakukan Federasi Sepakbola Filipina.
Berkat cara instan tersebut, Filipina berhasil membuat malu Indonesia di ajang Piala AFF 2014. Saat itu timnas Merah Putih kembali dilatih oleh Riedl.
Namun, sang pelatih gagal menghindarkan Indonesia dari kekalahan 0-4 di babak grup. Lebih dari itu, tim kebanggan Indonesia harus terdepak di babak grup setelah hanya mengoleksi 4 poin.