Mengenal Lebih Dekat Eder, Sosok yang Buat Prancis Keder di Final Euro
Selama perhelatan kompetisi sepakbola Euro 2016, dapat dipastikan 90 persen, jika penggemar sepakbola sejati hanya mengetahui timnas Portugal diperkuat oleh satu pemain bintang, Cristiano Ronaldo seorang.
Bahkan, tidak heran jika ada guyonan atau lelucon yang menyebut jika timnas Portugal disebut dengan nama Ronaldo FC. Karena hampir di setiap pertandingannya, seluruh pemain Portugal hanya mengandalkan sang mega bintang untuk dapat memetik kemenangan atau mencetak gol.
Cristiano Ronaldo, pemain mega bintang sekaligus kapten Portugal.
Pastinya juga, selain pelatih dan timnas Selecao, hanya sedikit orang saja yang mengetahui keberadaan penyerang Portugal bernama Eder.
Eder, pencetak gol kemenangan Portugal di final Euro 2016.
Ya, nama Eder mendadak mencuat ke permukaan menyusul gol tunggalnya yang membawa negaranya keluar sebagai juara Euro 2016 mengalahkan tim sebesar Prancis.
Berikut ini INDOSPORT akan merangkum profil dari Eder, yang mampu membuat timnas Prancis menjadi keder karena golnya di menit ke-109 tersebut:
1. Pemain Berdarah Guinea-Bissau yang Mengabdi untuk Portugal
Tepat pada tanggal 22 Desemer 1987 atau 28 tahun silam, di Ibu Kota Guinea-Bissau, Bissau pemain yang memiliki nama lengkap Ederzito Antonio Macedo Lopes ini untuk pertama kalian menghirup napas di dunia ini.
Memiliki darah dan lahir di Bissau, pemain yang lebih akrab dipanggil Eder ini harus pindah ke Portugal di tahun 1998 atau saat dirinya menginjak 11 tahun.
Di sinilah, ia langsung mulai mengasah bakat sepakbila dengan bergabung bersama tim akademi Asosiasi Desportivo e Budaya da Ademia atau lebih dikenal dengan nama ADC Ademia, di kabupaten Coimbra.
Di sana ia meniti karier sebagai pemain muda bersama tim asal Portugal tersebut selama tujuh tahun (1999-2006), barulah Eder mulai memiliki karier sepakbola bersama klub-klub asal Portugal.
Dianggap memiliki kualitas yang mumpuni, serta sadar jika negaranya akan kesulitan dalam bidang sepakbola, ia pun pindah kewarganegaraan dari warga Guniea-Bissau menjadi pria Portugal di tahun 2012 lalu.
Sejak 4 tahun lamanya, Eder telah bermain banyak untuk timnas Portugal di berbagai kompetisi.
2. Belum Pernah Bermain untuk Klub Besar
Sejauh ini, Eder belum pernah merasakan mengenakan atau bermain untuk salah satu klub elit di Eropa.
Terhitung sejak tahun 2012 lalu, ia hampir tidak pernah beranjak dari kompetisi di Portugal, Eder memang pernah merasakan kompetisi Liga Primer Inggris bersama Swansea City di musim panas 2015 lalu.
Sayangnya, peluang dirinya bermain di kompetisi yang terkenal dengan sebutan Kick n’Rush itu tidak terlalu banyak, karena setengah musim kemudian, penyerang berusia 28 tahun ini dipinjamkan ke klub asal Prancis, Lille.
Dengan gol tunggal yang ia ciptakan berbuah gelar juara Euro 2016 untuk Portugal, tentunya bukan tidak mungkin Eder dapat membuka kariernya bersama klub-klub elit di Eropa.
Berikut ini adalah klub-klub yang pernah dibela Eder serta gol yang ciptakan:
2006: Oliveira Hospital – 18 gol, 23 penampilan
2007/08: Tourizense – 11 gol, 42 penampilan
2008-2012: Academica – 12 gol, 83 penampilan
2012-2015: Braga – 26 gol, 60 penampilan
2015/16: Swansea City – 0 gol, 13 penampilan
2016: Lille (pinjaman) – 6 gol, 13 penampilan
2016-...: Lille
3. Karier Internasional
Ederzito Antonio Macedo Lopes, pindah menjadi warga negara Portugal setelah mampu tampil mengesankan tiga musim bersama mantan klubnya, Braga.
Ia pun akhirnya langsung dipanggil untuk membela Portugal di tahun 2012 melawan Luksemburg di kualifikasi Piala Dunia 2014 yang kala itu masih dilatih oleh pelatih Paulo Bento.
Dalam pertandingan tersebut, Portugal memang menang dengan skor tipis 2-1, sayangnya Eder masih menjadi penghangat bangku cadangan dan belum menjalani pertandingan pertamanya bersama tim Selecao.
Beberapa hari berselang, di kompetisi yang sama, Eder akhirnya mulai menjalani debut bersama timnas Portugal saat melawan Azerbaijan, saat itu juga ia belum mampu langsung mencetak gol pertamanya.
Eder baru dapat mencetak gol perdana-nya untuk Portugal, di mana ia harus menunggu waktu selama tiga tahun, 18 penampilan. Gol pertama ia ciptakan, saat pertandingan persahabatan melawan Italia pada tanggal 16 Juni 2015 lalu.
Dalam dua pertandingan persahabatan lainnya, Eder pun mulai rajin mencetak gol, yaitu saat Portugal melibat Norwegia dengan skor 3-0 dan memukul telak Estonia dengan skor 7-0.
Kini, gol tunggal yang ia lesakkan ke gawang Prancis membawa dirinya telah memiliki catatan 4 gol untuk caps Internasional. Bukan tidak mungkin jumlah gol ini bertambah andai dirinya tetap dipanggil untuk membela negaranya tersebut.