4 Alasan Ryuji Utomo Bakal Jadi The Next Hamka Hamzah di Timnas Indonesia
Ryuji Utomo memang baru berusia 21 tahun, namun ia telah dipercaya oleh pelatih Arema, Milomir Seslija, untuk masuk ke dalam skuat utama Singo Edan. Walau belia, bek bertinggi badan 183 cm tersebut telah berpengalaman membela klub asal Bahrain, Al Najma.
Ryuji akhirnya resmi dibeli Arema Cronus dari Al-Najma pada Februari 2016. Sebelum mendatangkan Ryuji, deretan pemain baru lainnya seperti Raphael Maitimo, Srdjan Lopicic, Teguh Amiruddin, Antoni Putro Nugroho, dan Hamka Hamzah telah diboyong Arema untuk memperkuat tim di ajang TSC 2016.
Ryuji Utomo menjadi salah satu pemain muda yang mencuri perhatian
Meski baru bergabung dengan Arema, namun pemain berparas tampan tersebut langsung masuk radar pelatih timnas senior, Alfred Riedl. Bahkan Ryuji masuk dalam deretan 47 pemain yang dipanggil Riedl untuk seleksi timnas yang akan berlaga di Piala AFF 2016.
Melihat penampilan impresifnya bersama Arema Cronus, Ryuji rasanya pantas mendapatkan satu tempat di dalam tim Riedl. INDOSPORT merangkum beberapa alasan yang membuat Ryuji Utomo Prabowo bakal menjadi salah satu bek tangguh penerus Hamka Hamzah bagi Indonesia di Piala AFF 2016.
Hamka Hamzah
1. Postur Tubuh Bagus
Darah Jepang yang dimilikinya membuat Ryuji Utomo mewarisi tinggi badan menjulang, yakni 183 cm. Untuk ukuran pemain Indonesia, Ryuji memang memiliki postur tubuh ideal di atas rata-rata badan orang Indonesia.
Selain tinggi badan mumpuni, Ryuji juga memiliki tubuh kekar yang pastinya akan mendukung pergerakannya sebagai tembok belakang tim. Kedisiplinan dalam menjaga area bertahan bahkan saat tim dalam keadaan menyerang pun menjadi kelebihannya.
Saat masih berseragam Al Najma, pemain kelahiran 1995 silam tersebut selalu menjadi starter di tim utama. Ia selalu menjadi pilihan pelatih untuk mengisi pos bek tengah tim, dan hal ini kembali terjadi saat ia memperkuat Arema Cronus.
2. Pengalaman Bermain di Luar Negeri
Selain bermain untuk klub di Liga Primer Bahrain, Ryuji juga tercatat pernah mengikuti program pelatihan sepakbola di Uruguay. Bek keturunan Jepang tersebut tergabung dalam tim SAD (bersama Yanto Basna dan Anthony Putro Nugroho) yang dikirim ke Uruguay dan bergabung ke dalam timnas Indonesia U-19.
Sebelum bergabung dengan program SAD, Ryuji juga tercatat pernah melaksanakan trial di salah satu klub papan atas JEpang, Jubilo Iwata.
Meski tak dikontrak oleh klub yang berlaga di kompetisi J-League tersebut, namun setidaknya Ryuji membawa ilmu berharga dari Negeri Sakura yang dikenal sebagai salah satu basis kekuatan sepakbola Asia.
Menjadi pemain di klub Bahrain Al Najma, Ryuji juga selalu menjadi pilihan utama sang pelatih. Namun sayangnya, karena suatu masalah, klub Liga Bahrain itu terpaksa memulangkan sang pemain ke Tanah Air.
3. The Next Hamka Hamzah
Digadang-gadang sebagai pemain masa depan Indonesia, Ryuji Utomo juga sering disebut memiliki kemiripan dengan Hamka Hamzah. Bahkan pelatih Arema Cronus, Milomir Seslija, selalu menjadikan Ryuji pilihan utama saat Hamza Hamzah absen.
Hamka sendiri merupakan salah satu pemain senior yang diplot menjadi leader untuk lini belakang Singo Edan. Meski kini tampil impresif bersama Arema, namun nyatanya Ryuji sempat mengalami masa-masa sulit di awal-awal kiprahnya dalam tim.
Meski begitu, kini Ryuji telah mampu membuktikan diri jika ia merupakan salah satu tembok kokoh untuk Arema Cronus. Kritik yang sempat menghujaninya di awal, kini berganti pujian seiring dengan semakin matang penampilannya.
4. Penampilan Impresif Bersama Arema
Bersama Arema, Ryuji tampil menjanjikan dan hingga saat ini belum mengecewakan semenjak bergabung pada Februari 2016 silam. Semenjak berseragam Singo Edan, Ryuji sukses membawa kub kebanggaan Malang tersebut menjuarai Piala Bhayangkaran 2016.
Penampilan cemerlang Ryuji pun berlanjut di ajang Torabika Soccer Championship (TSC). Menjadi tembok pertahanan bersama Hamka Hamzah, hingga saat ini Arema tercatat baru kebobolan 5 gol dari 14 kali penampilannya di ajang TSC.
Bahkan, dalam laga terakhir kontra PS TNI di ajang TSC, Ryuji Utomo sukses menjadi bintang lapangan setelah gol yang dicetaknya membawa Arema menumbangkan PS TNI.
Tak hanya piawai di lini belakang, pemain 21 tahun itu juga membahayakan saat membantu serangan.