x

10 Stadion yang Pesona Keindahannya bak 'Kepingan Surga'

Senin, 22 Agustus 2016 19:03 WIB
Editor: Galih Prasetyo

Bagi pecinta sepakbola, stadion besar yang dilengkapi fasilitas mewah merupakan daya tarik untuk mereka datang langsung menyaksikan laga tim kesayangan berlaga. 

Hampir di seluruh dunia, banyak stadion yang dibangun dengan memperhatikan faktor tersebut. 

Nou Camp, Old Trafford, Allianz Arena, dan Santiago Bernabeu merupakan beberapa nama stadion yang tidak bisa dipungkiri memiliki kemewahan serta dilengkapi dengan teknologi tingkat tinggi disetiap sudut stadion.

Selain itu, sejumlah stadion di dunia juga memadupadankan fasilitas mewah dan futuristik dengan keindahan alam yang ada di sekitar mereka. Stadion-stadion ini membuat para pengunjungnya bak berada di surga yang jatuh ke bumi. Tawaran yang membuat para penonton betah berlama-lama berada di stadion tersebut. 

Berikut INDOSPORT merangkum sepuluh stadion dengan pemadangan alam yang indah dan mempesona serta ditunjang dengan fasilitas mewah serta futuristik

Penulis: Muhamad Al Kayis


1. Stadion Hasteinsvollur, Islandia

Stadion Hasteinsvollur, Islandia.

Hasteinsvollur merupakan stadion sepakbola dengan pemandangan yang unik dan cukup ekstrim. Mengapa ekstrim? Sebab stadion ini dikelilingi dengan gunung api aktif yang dapat meletus kapan saja.

Stadion ini dibuat tanpa campur tangan mesin, dibuat sederhana dengan tangan manusia. Menjadi kandang dari klub yang pernah menjuarai tiga kali Liga Primer Islandia, IBV Vestmannaeyjar.

Berdiri sejak 1912, stadion Hasteinsvollur hanya memiliki kapasitas tempat duduk untuk beberapa ratus orang saja. Namun, memiliki kapasitas tambahan untuk menampung sekitar 2.300 orang tapi hanya bisa berdiri di pinggir lapangan untuk menonton tim kesayangan mereka.

Struktur serta pemandangan yang indah dari stadion ini diyakini akan membuat para penggemar yang datang tidak akan pernah bosan, bahkan merasa ingin lebih lama bersantai di stadion ini.


2. Stadion Rheinpark, Liechtenstein

Stadion Rheinpark, Liechtenstein

Stadion Rheinpark menjanjikan pemandangan yang tidak kalah menarik, ketika datang ke stadion ini, pengunjung akan disuguhkan dengan penggunungan Alpen yang memang menjadi latar dari stadion.

Stadion Rheinpark menjadi kandang dari tim nasional Liechtenstein dan klub FC Vaduz, yang saat ini bermain di Liga Swiss. Stadion ini terbilang cukup baru, dibangun pada 1998 dan kemudian mengalami perbaikan di 2006.

Stadion ini memiliki kapasitas 6.127 tempat duduk, namun tercatat pernah menampung sekitar 7.500 penonton. Berlokasi dengkat dengan sungai Rhine, Stadion Rheinpark juga terletak hanya beberapa meter dari perbatasan Swiss.

Sebagai informasi, sungai Rhine merupakan sungai yang banyak disebut orang sebagai sungai penghubung di Eropa.  Setidaknya, panjang sungai ini berkisar 1.320 km. Sungai ini diapit oleh perbukitan hijau dan kastil-kastil kuno.


3. Stadion Victoria, Gibraltar

Stadion Victoria, Gibraltar

Meskipun tak banyak orang bermain sepakbola di Gibraltar, namun wilayah otonomi Inggris di perbatasan benua Eropa dan Afrika ini memiliki satu stadion yang menawan, yaitu Stadion Victoria.

Sudah digunakan sejak 1962, stadion ini memiliki kapasitas yang bisa menampung 2.000 orang. Stadion ini memiliki latar belakang tebing curam yang indah dan juga sempat digunakan untuk pertandingan kriket serta jadi langganan untuk acara festival musik tahunan Gibraltar.

Pada 2013, Gibraltar diakui sebagai anggota resmi dari Union of European Football Associations (UEFA), sehingga banyak fasilitas sepakbola baru yang dibangun. Hal ini menyebabkan Stadion Victoria digantikan oleh Stadion Europa Point untuk kandang tim nasional mereka.

Gibraltar juga sempat mengikutin babak kualifikasi Euro 2016, namun sayang tim nasional sepakbola mereka tidak masuk sampai pada tahap akhir sehingga tidak ikut serta dalam ajang yang diselenggarakan di Prancis itu.


4. Stadion Eco Janguito Malucelli, Brasil

Stadion Eco Janguito Malucelli, Brasil

Stadion Eco merupakan stadion dengan tampilan paling 'hijau' dan masuk dalam kategori stadion paling ramah lingkungan di dunia. Pemandangan yang indah dengan dikelilingi pohon hijau yang tinggi, membuat nuansa hijau semakin terasa.

Stadion ini disebut-sebut dibangun dengan memanfaatkan sumber daya alam di sekitar. Misalnya, bangku untuk penonton ditanam langsung di atas rumput di pinggir lapangan. Sedangkan untuk bench pemain, baik kursi, sandaran, hingga atap dibuat dari kayu bekas konstruksi.

Dibangun pada 2007, stadion ini merupakan kandang dari klub J. Malucelli Futebol. Stadion Eco memiliki kapasitas untuk menampung skitar 6.000 penonton. Panel surya menjadi pilihan utama  untuk penerangan stadion ini.


5. Stadion Municipal de Braga, Portugal

Stadion Municipal de Braga, Portugal

Stadion Municipal de Braga merupakan salah satu stadion yang digunakan dalam ajang Euro 2004.

Stadion ini memiliki pemandangan yang unik karena dibangun di sebuah tebing bebatuan yang curam. Tepat di belakang gawang, terdapat bukit bebatuan yang curam. Untuk membangun stadion ini, dibutuhkan dana sekitar 83 juta euro atau sekitar Rp1,2 triliun.

Stadion ini dibangun pada 2003 dan merupakan kandang bagi klub Sporting Braga, yang saat ini bermain di divisi utama Liga Portugal. Kapasitas yang dimiliki oleh stadion ini mencapai 30.154 tempat duduk.


6. Stadion Omar Hamadi, Aljazair

Stadion Omar Hamadi, Aljazair

Stadion Omar Hamadi dibangun pada 1935 dan memiliki kapasitas untuk menampung 17.500 penonton. Sebelum Aljazair merdeka, stadion ini memiliki sejarah sebagai rumah untuk l'Association Sportive Saint Eugenoise, salah satu klub peserta liga Aljazair. 

Pemandangan stadion ini juga cukup memanjakan mata para penonton. Terletak di pinggiran laut, stadion ini menyuguhkan pemandangan laut Aljazair yang luas dan menawan.

Stadion ini adalah kandang utama dari tim sepakbola Aljazair, USM Alger dan Paradou AC. USM Alger kemudian membangun stadion ini menjadi lebih besar dari sebelumnya. Namun, ada tim lain juga yang memakai stadion ini untuk sementara, yaitu Mouloudia Club d’Alger.

Stadion ini juga pernah menyelenggarakan pertandingan antara timnas Indonesia U-19 melawan Oman pada 2014. Kala itu Indonesia menelan kekalahan 1-2.


7. The Float at Marina Bay, Singapura

The Float at Marina Bay, Singapura

The Float at Marina Bay adalah stadion mengambang terbesar yang ada di dunia dan terletak di perairan lepas Marina Bay di Marina reservoir, Singapura. Dewan olahraga Singapura adalah penyewa utama dari stadion ini.

Stadion ini sangat unik karena terdapat di atas air dan dapat mengambang, pemandangan yang ada di sekitar stadion juga sangat indah, dengan perairan Marina Bay menjadi pemandangan utama. Siapa yang tidak mengetahui keindahan Marina Bay sebagai tempat wisata? 

Stadion ini dibangun pada tahun 2007 dan terdapat 30.000 kursi penonton. Namun, hanya sebanyak 9.000 orang atau sekitar 1.070 penonton yang dapat ditampung di atas lapangan ini. The Float at Marina Bay ini pernah menjadi tuan rumah pembukaan dan penutupan Youth Olympic Games 2010.


8. Stadion Eidi, Kepulauan Faroe

Stadion Eidi, Kep Faroe

Stadion yang memiliki pemandangan indah lainnya adalah Stadion Eidi, terletak tepat di tepi perbatasan antara daratan dengan lautan Atlantik membuat stadion satu ini sangat berbeda.

Negara yang terletak di antara Norwegia dan Islandia ini, memang memiliki daratan yang tak cukup luas. Karena itu, stadion ini miliki letak yang sangat unik, dengan dikelilingi antara penggunungan dan lautan yang menampilkan suasana indah.

Stadion yang terletak dekat dengan laut ini, memungkinkan para pemain harus memungut bola hingga ke luar lapangan, karena tidak ada pembatas antara lapangan dengan lautan. Bahkan, pemain harus berenang jika bola yang ditendang mengarah ke laut.


9. Stadion Svangaskaro, Kepulauan Faroe

Stadion Svangaskaro, Kepulauan Faroe

Stadion Svangaskaro merupakan kandang dari tim nasional Kepulauan Faroe dan juga kandang dari tim Liga Primer Faroe, B68 Toftir. Dibuka pertama kali pada 1980, stadion ini memiliki 6.000 kursi penonton.

Pemandangan yang dapat dinikmati penonton saat datang ke stadion ini adalah pemandangan pegunungan serta lautan yang mempesona terlihat membentang luas tepat di sekitar stadion Svangaskaro.

Stadion ini pernah menjadi tuan rumah beberapa pertandingan kualifikasi menjelang Euro, pelatih tim nasional Faroe sengaja memilih stadion ini karena dinilai terdapat beberpa keuntungan.

Perjalanan yang jauh serta medan yang sulit untuk tiba di stadion ini merupakan hal yang menguntungkan bagi tin nasional Faroe, kelelahan fisik pemain lawan telah membantu tim mendapatkan keunggulan psikologis.


10. Stadion Ottmar Hitzfeld, Swiss

Stadion Ottmar Hitzfeld, Swiss

Stadion Ottmar Hitzfeld dibangun untuk menghormati legenda sepakbola asal Swiss yang pernah melatih raksasa Bundesliga, Bayern Munchen, Ottmar Hitzfeld. 

Lokasi dari stadion ini sangat ekstrim, terletak di ketinggian 2.000 meter di atas permukaan laut dan menjadikannya stadion tertinggi di Eropa.

Terletak di atas pegunungan Zermatt dan di atas lembah Saastal, stadion ini menawarkan pemandangan matahari bersinar dari atas pegunungan. Gunung-guunung yang terbentang seakan ikut menyaksikan pertandingan yang berlangsung.

FC Gspon merupakan tim yang memakai Stadion Ottmar Hitzfeld sebagai markas mereka. Karena letaknya terlalu tinggi, para pemain serta penoton yang ingin mencapai stadion ini harus menggunakan kendaraan khusus berupa kereta gantung.

BrasilBola InternasionalStadion HasteinsvollurStadion RheinparkStadion VictoriaStadion Eco Janguito MalucelliStadion Municipal de BragaStadion Omar HamadiThe Float at Marina BayStadion EidiStadion SvangaskaroStadion Ottmar Hitzfeld

Berita Terkini