x

Mengenal Ada Hegerberg: Pesepakbola Wanita Terbaik di Eropa

Jumat, 26 Agustus 2016 21:12 WIB
Editor: Dery Adhitya Putra

Tahun ini merupakan tahun yang menakjubkan bagi Cristiano Ronaldo. Usai meraih trofi Liga Champions akhir Mei lalu, CR7 menambah koleksi pialanya saat membantu Portugal menjadi juara Euro 2016. Torehan prestasi tersebut berperan besar dalam terpilihnya Ronaldo sebagai pemain terbaik Eropa tahun ini.

Selain penyerang Real Madrid tersebut, ada satu sosok lagi yang juga dinobatkan sebagai pemain terbaik benua biru, yaitu Ada Hegerberg. Perempuan asal Norwegia itu menyabet gelar sebagai pesepakbola wanita terbaik di Eropa, mengalahkan mantan rekan setimnya di Olympique Lyon, Amandine Henry, dan pemain yang baru direkrut klub Prancis tersebut, Dzsenifer Marozsan.

Siapa sebenarnya Ada Hegerberg hingga bisa dinobatkan sebagai pesepakbola wanita terbaik Eropa tahun ini. Berikut beberapa fakta mengenai dara berusia 21 tahun tersebut yang berhasil dikumpulkan tim INDOSPORT:


1. Tajam di Depan Gawang

Ada Hegerberg (kiri) usai mencetak gol ke gawang Wolfsburg pada babak final Liga Champions musim lalu

Berposisi sebagai penyerang, tentu Ada Hegerberg punya peran utama sebagai pencetak gol. Untungnya dia tidak punya masalah dengan tugas tersebut.

Hegerberg tidak butuh waktu lama untuk beradaptasi dengan sepakbola Prancis, saat ditransfer ke Olympique Lyon musim panas 2014. Pada musim pertamanya membela Lyon, penyerang andalan tim nasional wanita Norwegia itu mencetak 26 gol dari 22 penampilan.

Jumlah tersebut membawanya menjadi pemain Feminine Division tersubur ketiga, di bawah rekan setimnya Eugenie Le Sommer (29) dan Charlotta Eva Schelin (33). Musim lalu prestasi Hegerberg meningkat. Dengan catatan 33 gol dari 21 penampilan, dirinya menjadi top skor liga.

Aksi apiknya berperan besar dalam kesuksesan tim wanita Lyon meraih treble winner. Dari total 35 penampilan bersama OL Ladies di berbagai ajang musim lalu, Hegerberg mencetak 54 gol.


2. Pemenang Termuda

Dari kiri ke kanan: Nadine Angerer, Nadine Kessler dan Celia Sasic

Sejak gelar pesepakbola wanita terbaik di Eropa pertama kali diberikan pada 2013, Ada Hegerberg menjadi pemenang termuda yang pernah meraih penghargaan tersebut. Hegerberg meraih penghargaan saat usianya masih 21 tahun.

Pesepakbola wanita asal Jerman, Nadine Angerer, merupakan orang pertama yang meraih penghargaan tersebut. Perempuan yang kini bekerja sebagai pelatih kiper untuk tim Portland Thorns tersebut ditunjuk sebagai pemain terbaik saat berusia 34 tahun.

Usai Angerer, UEFA kembali menobatkan gelar pesepakbola terbaik kepada pemain asal tanah Bavaria, Nadine Kessler. Kessler, yang waktu itu membela Wolfsburg, terpilih sebagai pesepakbola wanita terbaik Eropa saat berusia 26 tahun.

Tahun lalu, lagi-lagi pesepakbola asal negara yang terkenal dengan tembok Berlin tersebut yang memenangkan penghargaan. Celia Sasic, perempuan blasteran Prancis-kamerun, menerima penghargaan di usia 27 tahun. Pada tahun yang sama, Sasic sukses menjadi top skor Liga Champions dan Bundesliga.


3. Mendobrak Tradisi

Ada Hegerberg saat menerima penghargaan Norwegian Golden Ball pada Januari lalu

Sebelum menerima penghargaan sebagai pesepakbola wanita terbaik di Eropa, awal tahun ini Ada Hegerberg sudah lebih dahulu dinobatkan sebagai yang terbaik.

Asosiasi sepakbola Norwegia memberikan Norwegian Golden Ball, penghargaan individual paling prestisius dalam bidang sepakbola negeri skandinavia tersebut. Hegerberg mengalahkan Alexander Tettey (norwich City) dan Omar Elabdellaoui (Olympiacos).

Berdasarkan laporan yang dibuat oleh Vavel, prestasi tersebut membuatnya menjadi perempuan pertama dalam 20 tahun terakhir yang pernah memenangkan Norwegian Golden Ball. Perempuan pertama yang memenangkan gelar tersebut adalah Hege Riise. Riise ditunjuk sebagai pesepakbola Norwegia terbaik pada tahun 1995.

Selain itu, Hegerberg juga merupakan pesepakbola wanita non-Jerman pertama yang meraih gelar UEFA Best Women's Player in Europe sejak gelar tersebut mulai diberikan pada 2013 lalu.

UEFAOlympique LyonAda Hegerberg

Berita Terkini