6 Pemain Berdarah Latin di Timnas Palestina di Kualifikasi Piala Dunia 2018
Palestina merupakan salah negara di Timur Tengah yang sedang mengalami perkembangan dalam dunia sepakbola internasional. Terbukti, sejak memiliki organisasi sepakbola Palestina pada 1928 silam, mereka sempat menembus peringkat 85 dunia FIFA.
Uniknya, meski berada di kawasan Asia, ternyata skuat timnas Palestina kali ini banyak diperkuat oleh pemain-pemain yang sebenarnya tidak lahir dan tumbuh di Palestina.
Kebanyakan dari mereka pun berasal dari negara-negara di wilayah Amerika Latin atau Selatan seperti Chili, Argentina, dan Paraguay.
Berikut INDOSPORT coba rangkum sejumlah pemain timnas Palestina yang ternyata lahir dan tumbuh di negara-negara benua Amerika Selatan.
1. Jonathan Cantillana
Pemain bernama lengkap Jonathan Eduardo Cantillana Zoriila ini, merupakan salah satu pemain timnas Palestina saat ini yang memiliki darah latin.
Jonathan yang dilahirkan di Santiago, pada 26 Mei 1992 ini, memiliki orangtua yang berkewarganegaraan Chile, namun leluhurnya sendiri merupakan orang asli Palestina.
Karier sepakbola Jonathan sendiri dimulai bersama dengan sebuah klub divisi dua Liga Chili, San Antonio Unido. Di sana, ia menghabiskan waktu selama dua musim, yakni sejak 2012 hingga 2014.
Penampilannya yang gemilang tersebut, membuat timnas Palestina akhirnya memasukan namanya pada 2015, dan langsung memulai debut pertamanya kala menghadapi timnas Uni Emirat Arab pada awal Agustus 2015 lalu.
Pemain yang berposisi sebagai gelandang tengah ini, sukses membuat gol perdananya bagi timnas Palestina kala melibas timnas Malaysia 6-0 dalam babak kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Asia pada pertengahan Desember 2015 lalu.
Saat ini, Jonathan sendiri menjajal karier sepakbolanya bersama klub asal Malaysia, Kuala Lumpur FA.
2. Pablo Tamburrini
Sama seperti Jonathan Cantillana, Pablo Tamburrini yang saat ini bermain bersama klub Liga Palestina, Al-Bireh juga merupakan pemain kelahiran Chile.
Ia dan Jonathan pun sama-sama memiliki orang tua berkebangsaan Chile, namun merupakan keturunan Palestina.
Pablo pertama kali memulai debutnya bersama timnas Palestina kala menghadapi Arab saudi di babak kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Asia.
Meski harus menelan kekalahan 2-3 di laga perdananya, Pablo sendiri mampu mencetak gol di laga debutnya bersama timnas Palestina tersebut.
3. Alexis Norambuena
Norumbuena merupakan salah satu penggawa timnas Palestina saat ini yang berasal dari Chile, sama seperti Jonathan Cantillana dan Pablo Tamburrini.
Pria yang saat ini berusia 32 tahun ini, lahir dan besar di Santiago, salah satu kota besar di Chile.
Kedua orang tua Alexis sendiri memiliki kewarganegaraan Chile. Namun, setelah ditelusuri Alexis ternyata memiliki leluhur yang berasal dari Palestina, sehingga hal itu membuatnya bisa membela timnas Palestina.
Alexis memulai debutnya bersama timnas Palestina sejak 18 Juni 2012 lalu saat menghadapi timnas Yama dalam sebuah laga persahabatan.
Berkat performanya, dalam pertandingan itu timnas Palestina berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1.
4. Javier Cohene
Pemain kelahiran 3 Mei 1987 ini merupakan anak dari pasangan yang memiliki kewarganegaraan Paraguay. Ia bahkan lahir dan memulai karier sepakbolanya di negara asal mantan penyerang Bayern Munchen, dan Manchester City, Roque Santa Cruz.
Namun, ia ternyata memiliki seorang nenek yang berkebangsaan Palestina. Hal itu pun membuatnya menjadi salah satu pemain yang dipanggil mantan pelatih timnas Palestina, Jamal Mahmoud untuk membela Palestina di ajang Philippine Pece Cup 2014.
Debut Javier di timnas Palestina pun cukup gemilang. Dimainkan sebagai starter, pemain yang membela klub Portugal, Atletico CP tersebut sukses menyumbang satu gol dari kemenangan 7-3 Palestina atas Taiwan.
5. Carlos Salom
Carlos Salom adalah pemain timnas Palestina lainnya yang memilki darah latin. Ya, pemain kelahiran ini15 April 1987 ini lahir dan tumbuh besar di Argentina.
Meski begitu, ia ternyata memiliki buyut yang berasal dari Palestina dan hal itu pun membuatnya memiliki kesempatan untuk membela timnas Palestina.
Dalam susunan pemain yang dibawa pelatih Abdel Nasser Barakat untuk mengikuti kualifikasi Piala Dunia 2018 dan Piala AF 2019, Salom termasuk di dalamnya.
Hanya saja, hingga saat ini Salom tercatat belum memiliki pengalaman membela timnas Palestina.
6. Matias Jadue
Matias adalah pemain timnas Palestina lainnya yang memiliki darah latin dalam tubuhnya. Uniknya, sebelum resmi membela timnas Palestina, Jadue sempat lebih dulu membela timnas Chile, negara tempat ia lahir dan dibesarkan.
Lalu, pada 2014, Jadue yang memiliki leluhur asal Palestina pun mengganti kewarganegaraannya. Ia pun langsung dipanggil untuk memperkuat timnas Palestina kala menghadapi Arab Saudi.
Sayang, di debut pertamanya itu, Jadue gagal membawa Palestina dari kekalahan, meskipun ia berhasil menyumbang satu gol.