Gagal Gabung Feyenoord, Kondisi Topskor Asal Solo Ini Sempat Drop
Yussa sebelumnya merupakan pencetak gol terbanyak di klub SC Feyenoord U-15. Ia menorehkan 18 gol dan 13 assist dari 33 pertandingan yang dijalaninya bersama tim yang berlaga di Sunday Hoofdklasse A atau kasta kedua dari strata kompetisi amatir di Belanda.
Akan tetapi, kini nasib winger berbakat tersebut tidaklah seperti musim lalu. Ia dipastikan tidak bisa membela Feyenoord U-15 di kompetisi musim 2016/17, lantaran terganjal masalah visa. Usianya yang masih belia menjadi satu alasan Yussa tidak bisa memiliki visa, apalagi tinggal sendirian di Negeri Kincir Angin.
Keadaan tersebut ternyata membuat mental dan semangat Yussa sempat menurun. Ia bahkan sama sekali tidak mau bersentuhan dengan dunia si kulit bundar.
Yussa Hendra (kiri) saat sedang bertanding bersama Feyenoord U-15.
"Iya betul, seperti Tristan Alif kasusnya (masalah tak bisa miliki visa). Kemarin sebelum lebaran kan sempat dipanggil pak Menpora. kita sudah bertemu dan pada intinya pak Menpora siap membantu tapi memang belum sampai saat ini," tutur Indra Liau Nugraha, Ibunda Yussa kepada INDOSPORT.
"Yussa sendiri dengan kondisi ini, dia seperti down. Gak mau berlatih, karena harapannya sepertinya pupus," sambungnya.
Meski harus melewati masa-masa sulit, nyatanya keteguhan hati dan jiwa pantang menyerah, membuat Yussa Nugraha kembali bangkit. Ia memilih untuk sementara melanjutkan pendidikan di Indonesia dan kembali berlatih bersama klub sepakbola di Solo.
"Alhamdulillah 1 bulan ini Yussa sudah mau ikut berlatih dengan klub Unsa-Asmi U-23 di Kostrad 413 Mojolaban, Palur," terang Ibunda Yussa.
Indra Liau Nugraha (kanan) bersama anaknya, Yussa Nugraha (tengah) dan suaminya.
"Harapan saya ada kabar positif dari Menpora, karena sebelumnya sudah ada pembicaraan yang bagus. Kalau tidak ya ada saudara yang dampingi dengan catatan ada kerja di sana (Belanda) yang gajinya bisa mencukupi untuk biaya hidup di sana,"jelas Indra Liau secara terperinci.
Nasib Yussa Nugraha ini memang seperti yang pernah dialami bocah dengan bakat sepakbola luar biasa, Tristan Alif yang juga tak bisa bergabung dengan klub Belanda, Ajax Amsterdam. Lantaran sang keluarganya tidak memiliki visa untuk tinggal dan bekerja, sekaligus mendampingi Tristan selama di negara tersebut.
Akan tetapi, kini nasib berkata lain. Kehidupan dan karier sepakbola Tristan mulai menemui titik terang, setelah beberapa hari lalu ia dipastikan secara resmi bergabung dengan akademi klub Spanyol, Deportivo Leganes.