x

Persija Ucapkan Belasungkawa Terkait Tewasnya The Jakmania

Senin, 7 November 2016 15:31 WIB
Penulis: May Rahmadi | Editor: Hendra Mujiraharja
Persija Jakarta

Manajemen Persija mengeluarkan pernyataan resmi terkait meninggalnya dua anggota Jakmania, setelah menghadiri laga antara Persija melawan Persib di Stadion Manahan Solo, Sabtu (05/11/16).

Dua korban itu adalah, anggota Jakmania dari Kalimalang Harun Al Rasyid Lestaluhu, yang akrab disapa Ambon, dan anggota dari Pekalongan bernama Gilang.

Ambon meninggal setelah menerima perlakuan tidak manusiawi dari pihak tidak bertanggung jawab di Tol Palimanan km 188, Minggu (06/11/16). Sedangkan Gilang mengalami kecelakaan lalu lintas sehari sebelumnya Sabtu (05/11/16), setelah menonton laga antara Persija melawan Persib.

Para pendukung The Jakmania.

"Manajemen Persija mengimbau pendukung tim Macan Kemayoran lainnya untuk menahan diri, tidak tersulut emosi, dan lebih waspada," demikian pernyataan Persija seperti rilis yang didapat INDOSPORT.

Manajemen juga meminta pihak kepolisian segera mengusut tuntas terkait kejadian yang dilanda anggota Jakmania asal Kalimalang.

Berikut rilis resminya:

Salam!

Innalillahiwainnailaihirojiun. Semoga Allah SWT memberikan tempat terbaik bagi saudara kami:

1. Sdr. Harun Al Rasyid Lestaluhu (Ambon) dari Kalimalang Jakarta Timur yang berpulang ke Kehadirat Nya pada hari Minggu, 6 November 2016 di Tol Palimanan Jawa Barat.

2. Sdr. Gilang dari Pekalongan yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas dan berpulang ke Kehadirat Nya setelah menyaksikan pertandingan Persija Jakarta melawan Persib bandung hari Sabtu tanggal (05/11/16).

Manajemen Persija berbela-sungkawa atas berpulangnya 2 (dua) orang suporter Persija tersebut, semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, keikhlasan dan tawakal!

Semoga kedua almarhum diberi ampunan Oleh Nya dan mendapatkan tempat terbaik di Sisi Nya.

Manajemen berharap, aparat terkait akan melakukan pengusutan secara tuntas atas peristiwa ini, dan bisa diungkapkan secara jelas, serta menghukum pihak yang bersalah sesuai hukum yang berlaku di Indonesia.

Manajemen menghimbau agar pihak-pihak yang terkait, utamanya fans dan suporter Persija, bisa menahan diri dan lebih waspada. Juga meminta agar informasi yang disebarkan oleh pihak manapun agar tidak provokatif, agar didapatkan dari sumber yang kredibel, dengan mengedepankan prinsip tabayun.

Musibah ini kudu menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi kita semua, stake holder sepakbola di Indonesia. Semoga peristiwa ini, tidak lagi terulang pada masa-masa mendatang di kancah sepakbola Indonesia.

Salam Sahabat!

Bersama Untuk Satu!

Unite!

PERSIJA

Persib BandungPersija JakartaTorabika Soccer Championship (TSC)Liga Indonesia

Berita Terkini