Cerita Lerby Eliandry, 'Si Pelapis' Terbaik Irfan Bachdim yang Sempat Main Tarkam
Cederanya Irfan Bachdim di detik-detik akhir sebelum keberangkatan ke Filipina dianggap sebagai kerugian terbesar Skuat Garuda di Piala AFF 2016. Peran Bachdim sebagai pemain andalan yang mencetak 3 gol dalam 4 laga uji coba dianggap bakal sulit digantikan.
Keputusan Alfred Riedl memplot Lerby Eliandry untuk menggantikan peran pemain berdarah Belanda tersebut sempat menuai berbagai kritikan. Nada pesimistis pun hadir dari banyak orang yang meragukan kemampuan Lerby untuk bisa tampil sehebat Bachdim saat mendampingi Boaz Solossa di lini depan.
Lerby saat berseragam PBFC
Diragukan banyak pihak, Lerby tampaknya tak terlalu ambil pusing. Di laga perdana Grup A Piala AFF 2016 melawan Thailand, pemain asal klub Pusamania Borneo FC (PBFC) tersebut membungkam segala kritik terhadap dirinya melalui gol yang dicetaknya.
Meski Timnas Indonesia tetap takluk atas Thailand 4-2, namun gol Lerby dapat menjadi pembuktian jika dirinya mampu tampil baik untuk menggantikan peran Irfan Bachdim. Akankah peluang pemain 24 tahun itu terbuka lebar untuk terus memperkuat Skuat Garuda di sepanjang gelaran Piala AFF 2016?
Berikut INDOSPORT mengulas sepak terjang Lerby Eliandry yang sempat dianggap sebagai pemain titipan
1. Dianggap sebagai Pemain Titipan
Di laga uji coba melawan Myanmar di Stadion Thuwuna, Yangon, pada Jumat (04/11/16). Alfred Riedl memutuskan untuk menurunkan Lerby. Kala itu, Irfan Bachdim mengalami cedera hamstring ringan setelah kembali ke klubnya, Consadole Sapporo.
Namun penampilan Lerby saat itu mendapat kritikan tajam karena ia dinilai tak memiliki naluri mencetak gol sekuat Irfan Bachdim. Saat itu, striker 24 tahun tersebut dipasangkan di lini depan bersama sang kapten, Boaz Solossa.
Laga uji coba tersebut berakhir dengan skor kacamata 0-0. Penampilan Lerby pun menjadi bulan-bulanan para netizen yang menganggapnya tak pantas dipanggil masuk Skuat Garuda.
Bahkan beberapa netizen menganggap Lerby tak lebih dari pemain titipan di Timnas Indonesia. Walaupun sebelumnya di laga uji coba menghadapi Malaysia dan Vietnam, Lerby sempat diturunkan meski hanya untuk menggantikan Boaz Solossa.
2. Sempat Main di Liga Tarkam
Lerby Eliandry menjadi nama baru yang dipanggil ke Timnas usai Indonesia lepas dari sanksi FIFA. Laga uji coba kontra Malaysia di Stadion Manahan, Solo pun menjadi debut perdana pemain kelahiran Samarinda tersebut bersama Skuat Garuda.
Penampilan Lerby sebagai striker PBFC rupanya menarik perhatian Alfred Riedl untuk memanggilnya memperkuat Timnas. Bersama Pesut Etam, Lerby tercatat telah mencetak 6 gol di ajang Torabika Soccer Championship (TSC) 2016.
Lerby mengawali karier sepakbolanya dengan memperkuat klub tarkam di daerah kelahirannya, Samarinda. Ia pun beranjak dari klub tarkam dan dipanggil untuk memperkuat tim sepakbola Kalimantan Timur di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Riau 2012 dan membawa Samarinda meraih medali emas.
"Sejak saat itu, saya resmi dikontrak Persisam Samarinda U-21, sekaligus masuk tim PON Kalimantan Timur yang disiapkan tampil di PON XVIII-2012 Riau," ujar Lerby.
3. Persembahkan Gol Perdana untuk Irfan Bachdim
Sempat diragukan penampilannya, Alfred Riedl akhirnya memutuskan untuk memasang Lerby sebagai starter di laga perdana Piala AFF 2016 menghadapi Thailand. Lerby tak menyia-nyiakan kesempatan tersebut dan sukses mencetak gol penyeimbang untuk Indonesia menjadi 2-2.
Gol sundulan Lerby sempat membucahkan harapan Timnas membalikkan keadaan dari Thailand. Meskipun akhirnya momen tersebut rusak karena 2 gol tambahan pemain Thailand, Teerasil Dangda yang menutup pertandingan menajdi 4-2.
Namun penampilan Lerby mendapat banyak pujian dari berbagai pihak meskipun sebelumnya ia sempat diragukan. Secara khusus, Lerby mempersembahkan gol perdananya untuk Irfan Bachdim yang terpaksa absen memperkuat Timnas Indonesia karena cedera.
"Gol pertama saya di pertandingan internasional saya berikan untuk Irfan Bachdim. Semoga dia cepat sembuh dan kembali ke Timnas," ujar Lerby Eliandry.
Meskipun penampilannya sering kali berada di bawah bayang-bayang Bachdim, namun Lerby tampaknya benar-benar menghargai sosok Bachdim sebagai salah satu pemain andalan Timnas.
4. Pujian Alfred Riedli
Pelatih Alfred Riedl pun memberikan pujiannya untuk Lerby usai mencetak gol perdananya ke gawang Thailand. Lerby dianggap sukses membuktikan dirinya mampu menggantikan peran Irfan Bachdim di lini depan Skuat Garuda.
Pelatih asal Austria tersebut menganggap jika Lerby memiliki masa depan cerah sebagai pemain muda di tubuh Timnas Indonesia. "Lerby memiliki masa depan cerah dan sudah seharusnya dia menantang diri sendiri untuk mencetak gol," ujar Alfred Riedl usai pertandingan menghadapi Thailand.
Lini depan Timnas Indonesia dianggap dalam kondisi mengkhawatirkan pasca cederanya Irfan Bachdim. Muchlis Hadi Ning Syaifullah diterbangkan ke Filipina untuk mengisi posisi Bachdim.
Riedl pun kini memiliki 4 striker untuk mengarungi Piala AFF 2016. Mereka ialah Boaz Solossa, Ferdinand Sinaga, Lerby Eliandry, dan Muchlis Hadi.