Menakar Starting XI Persija untuk Berjaya di ISL 2017
Tahun 2016 dapat dikatakan sebagai musim yang kurang mengenakan bagi Persija Jakarta. Bagaimana tidak klub kebanggaan masyrakat Ibukota ini hanya mampu finis di papan bawah klasemen Torabika Soccer Championship 2016.
Dari 18 peserta, tim berjuluk Macan Kemayoran ini berada di posisi 14. Hasil ini diraih Persija berkat raihan 35 poin dari 34 laga yang mereka lakoni.
Tentu hasil ini di luar dari target yang diharapkan Ismed Sofyan dan kawan-kawan. Sebab sebelumnya mereka diharapkan dapat menyudahi perhelatan ini dengan berada di papan atas atau maksimal berada di posisi 10 besar.
Namun target hanyalah impian yang tak tercapai. Kini selepas berakhirnya perhelatan TSC 2016, Persija kembali dihadapkan dengan datangnya kompetisi musim baru.
PSSI selaku induk federasi sepakbola Indonesia telah menyatakan siap menggelar kompetisi baru, yang rencananya akan mulai digulirkan di bulan Maret mendatang.
Kini untuk mempersiapkan diri menghadapi kompetisi ini setidaknya Ferry Paulus selaku Presiden Persija Jakarta memiliki waktu sekitar tiga bulan lebih. Pria yang kerap disapa FP ini diharapkan dapat membentuk skuat yang dapat berbicara banyak di kompetisi 2017.
INDOSPORT mencoba untuk menakar kemungkinan pemain yang bisa disiapkan oleh Persija Jakarta saat mengarungi musim kompetisi baru tahun depan. Berikut penjabarannya.
1. Kiper
Untuk posisi kiper, Persija Jakarta masih dapat mengandalkan tenaga dari Andritany Ardhiyasa. Sebab sosok pemain asal Jakarta ini dinilai masih sangat cocok untuk mengawal kesucian gawang Persija Jakarta.
Meski pada perhelatan TSC 2016 gawang Persija Jakarta kemasukan sebanyak 42 gol. Namun meski begitu sosok pemain berusia 24 tahun ini masih sulit tergantikan di Persija Jakarta.
Andritany juga kerap melakukan penyelamatan gemilang saat membela Persija di TSC. Tak hanya itu, terbukti saat dirinya mengikuti pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia untuk persiapan Piala AFF 2016, Persija seakan limbung karena kehilangan sosok Andritany di bawah mistar.
Jadi untuk sektor penjaga gawang, Persija tampaknya masih harus mengandalkan Andritany.
2. Lini Pertahanan
Vava Mario Yagalo (Bek Kanan)
Vava Mario Yagalo
Sosok Vava Mario Yagalo memang masih terus berada di bawah bayang-bayang Ismed Sofyan. Dia selalu menjadi pemain cadangan bila Ismed bermain.
Di usianya yang masih muda, tampaknya Persija Jakarta sudah waktunya memberikan jam terbang bagi Vava. Tubuhnya yang atletis pun tampaknya sudah cocok menggantikan peran Ismed Sofyan di sisi kanan pertahanan Persija Jakarta.
Tak hanya itu, pemain yang kini berusia 23 tahun juga sudah terbukti akan kekokohannya. Dia sempat membawa Sriwijaya FC U-21 menjadi juara di ajang Indonesia Super League U-21 musim 2012-2013.
Victor Igbonefo (Bek Tengah)
Victor Igbonefo.
Meski sudah memasuki usai 31 tahun, namun Victor Igbonefo masih merupakan tembok pertahanan yang kokoh. Dengan tinggi 183 cm menambah kekuatannya untuk menjaga pertahanan Persija Jakarta.
Igbonefo sendiri saat ini bermain bersama klub Thailand, Siam Navy Club. Tak hanya itu, Igbonefo juga tidak asing dengan sepakbola Indonesia.
Dia sempat melalang buana bersama klub besar Indonesia. Sebut saja Persipura Jayapura dan Arema Cronus sempat dibela pemain kelahiran Nigeria ini.
Igbonefo sendiri diketahui sudah berlatih bersama Persija Jakarta. Dia berlatih bersama skuat Macan Kemayoran untuk menjaga kebugaran tubuhnya pasca kompetisi di Thailand usai.
Bukan tidak mungkin bila langkah ini dimanfaatkan Persija untuk mencoba mendekati bahkan mempermanenkan Igbonefo.
Gunawan Dwi Cahyo (Bek Tengah)
Gunawan Dwi Cahyo.
Sosok Gunawan Dwi Cahyo juga menjadi sektor sentral bagi pertahanan Persija Jakarta. Meski sempat kehilangan kepercayaan oleh pelatih Persija di laga awal, namun Gunawan mampu mencuri perhatian.
Bahkan suami dari pesinetron Okkie Agustina ini tiba-tiba menjelma sebagai pencetak gol terbanyak Persija. Setidaknya empat gol disarangkan oleh Gunawan bagi Persija.
Jumlah ini hanya kalah dari sumbangsih bomber Persija Emmanuel Pacho Kenmogne yang mencetak enam gol. Tentu dengan raihan ini setidaknya menjadi nilai plus Persija untuk tetap menggunakan jasanya di musim kompetisi mendatang.
Abduh Lestaluhu (Bek Kiri)
Abduh Lestaluhu saat berseragam Timnas Indonesia.
Nama Abduh Lestaluhu belakangan mencuat. Dia tampil impresif bersama Timnas Indonesia pada Piala AFF 2016.
Keberadaan di sektor kiri skuat Garuda tidak tergantikan. Dia hampir bermain full 90 menit dalam setiap laga Timnas. Tentu hal ini harus menjadi pertimbangan Persija Jakarta untuk memboyong pemuda asal Maluku ini membela Persija di musim depan.
Terlebih, Abduh juga mantan pemain Persija Jakarta, dan dia juga memiliki hubungan darah kepada bintang Persija Jakarta, Ramdani Letaluhu. Hal ini harus dimanfaatkan Persija Jakarta untuk membujuk Abduh dapat bergabung di musim depan.
3. Lini Tengah
Novri Setiawan (Gelandang Kanan)
Novri Setiawan bersama Presiden Persija Jakarta, Ferry Paulus.
Novri sepertinya masih layak berada dalam skuat Persija di musim kompetisi 2017. Dengan usia yang masih 23 tahun sepertinya masa depan Novri masih sangatlah panjang.
Tak hanya itu, skill pemain kelahiran Sumatera Barat ini dapat dikatakan di atas rata-rata. Dengan kecepatan yang ia miliki, Novri kerap merepotkan pertahanan lawan.
Tak hanya itu, mantan pemain Timnas U-23 ini juga kerap disiplin membantu pertahanan. Dengan penampilan impresif ini, sosok Novri sepatutnya masih membela Persija Jakarta di musim depan.
Arthur Irawan (Gelandang Tengah)
Arthur Irawan saat berseragam Timnas Indonesia.
Arthur Irawan memang sudah lama berlatih bersama Persija Jakarta. Pemain yang sempat bermain untuk tim Espanyol B ini sepertinya sudah saatnya mendapat kontrak dari Persija Jakarta.
Pemain kalahiran Surabaya 23 tahun silam ini juga memiliki banyak fungsi. Sebagai gelandang atau pemain tengah, Arthur juga dapat beroperasi di pertahanan Persija.
Tak hanya itu, pengalaman Arthur menimba ilmu di kancah sepakbola Eropa sepertinya dapat dimanfaatkan oleh Persija Jakarta.
Ramdani Lestalaluhu (Gelandang Serang)
Ramdani Lestaluhu saat berseragam Timnas Indonesia.
Ramdani memang dapat dikatakan sebagai ikon baru Persija Jakarta. Selepas masa Ismed Sofyan dan Bambang Pamungkas yang sudah habis dimakan usia, sepertinya Ramdani dapat menggantikan peran keduanya.
Tak hanya itu, keberadaan Ramdani juga dapat menjadi jenderal atau pemimpin di tubuh Persija Jakarta. Belakangan dia juga sempat menjadi kapten untuk Persija Jakarta.
Kini untuk musim depan sosok Ramdani dapat menjadi penyeimbang Persija. Serta keberaadan dia juga dapat sebagai magnet Persija untuk mendatangkan Abduh Lestaluhu.
Ambrizal Umanailo (Gelandang kiri)
Ambrizal Umanailo.
Pemain muda milik Persija Jakarta ini juga menjelma The Rising Star musim lalu. Pemain yang kerap disapa Umai ini menunjukkan kegigihannya dalam berjuang bersama Persija Jakarta.
Pergerakannya di sektor kiri Persija Jakarta kerap merepotkan lini pertahanan lawan. Tak jarang banyak pemain lawan kerap melanggarnya di kotak penalti karena kecepatannya. Tentu ini menjadi nilai tersendiri bagi Persija untuk mempertahankan dia dia musim depan.
Terlebih bila Persija berhasil mendatangkan Abduh Lestaluhu, bukan tidak mungkin pergerakan keduanya di sektor kirim mwnjadi ancaman berbahaya bagi setiap lawan.
4. Lini Depan
Emanuel 'Pacho' Kenmogne
Emanuel 'Pacho' Kenmogne
Enam Gol berhasil disarangkan bomber berpaspor Belgia ini. Torehan ini pun menjadikan dia sebagai pencetak gol terbanyak di Persija Jakarta.
Pemain yang dipanggil Pacho ini datang di pertengahan musim TSC. Namun kedatangannya memberikan banyak perubahan di lini depan Persija.
Dengan insting membunuhnya yang tajam, dia sangat ditakuti oleh barisan pertahanan lawan. Kini Persija tampaknya masih dapat mengandalkan Pacho sebagai juru gedor di musim depan.
Greg Nwokolo
Greg Nwokolo.
Kehadiran Greg di Persiha Jakarta pada putaran kedua TSC juga sangat memberikan perubahan besar bagi Persija Jakarta. Lini depan Persija menjadi lebih tajam.
Duetnya bersama Pacho juga masih sangat ditakuti oleh barisan pertahanan lawan. Tentu duetnya bersama Pacho patut dipertahankan dalam roda kompetisi musim depan.