x

On This Day: Lahirnya Gerard Pique, 'Si Bodyguard' Lionel Messi

Kamis, 2 Februari 2017 14:36 WIB
Editor: Gregah Nurikhsani Estuning

Tinggi, besar, kuat dalam bertahan dan tangguh dalam menyerang. Itu adalah ciri defender modern, dan Gerard Pique adalah salah satu contoh sempurnanya.

Sepeninggal Carles Puyol yang sudah pensiun, Pique merupakan jenderal lini belakang El Barca. Beberapa bek tengah datang silih berganti, namun sosoknya tetap tak tergantikan di lini belakang.


Pique terkenal andal dalam duel udara.

Pemain yang mengikat kontrak profesional bersama Manchester United itu menghabiskan masa mudanya di La Masia. Saat itu, ia sudah berteman dekat dengan Cesc Fabregas dan Lionel Messi. Banyak kenangan yang ia dapatkan ketika itu.

Sebagai seorang bek tengah, Pique justru memulai karier sepakbolanya sebagai gelandang bertahan. Selain fakta tersebut, berikut INDOSPORT rangkum data fakta mengenai Gerard Pique.


1. Mengenang Karier di Manchester United

Proses transfer Pique di Manchester United.

Meski menghabiskan karier mudanya bersama Barcelona junior, Pique menandatangani kontrak profesional bersama Manchester United. Gol perdananya pun lahir di Old Trafford, yakni kala mengandaskan Dynamo Kiev dengan skor telak 4-0.

The Red Devils memang meninggalkan kesan mendalam bagi bek bernama lengkap Gerard Pique Bernabeu tersebut. Ia mengaku bahwa dirinya belajar banyak, baik itu sebagai pemain maupun individu, di Old Trafford.


Gerard Pique saat merayakan golnya ke gawang Dynamo Kiev.

"Saya hijrah ke Manchester United saat masih berusia 17 tahun. Nemanja Vidic yang terpaut 5 tahun dan Rio Ferdinand 9 tahun saat itu merupakan bek tengah terbaik dunia. Saya belajar banyak, saya berada di ruang ganti yang sama dengan Paul Scholes, Cristiano Ronaldo, Wayne Rooney, Ruud van Nistelrooy, dan Ryan Giggs saat saya masih muda. Memang saya jarang bermain, tapi saya berkembang, baik itu sebagai pemain maupun individu," kenang Pique kepada Daily Mail.

Di United, Pique melakoni debutnya bulan Oktober tahun 2004 silam, tepatnya di Piala Liga melawan Crewe Alexandra. Di laga yang berakhir dengan skor 3-0 itu, kekasih Shakira tersebut bermain sebagai pengganti John O'Shea di detik-detik akhir pertandingan.

Baru pada bulan Maret 2006, tepatnya tanggal 29, bek kelahiran Barcelona itu bermain full sejak menit pertama. Ia dimainkan sebagai bek kanan menggantikan peran Gary Neville yang cedera melawan West Ham United di Old Trafford.


2. Menjadi Bodyguard Messi di La Masia

Lionel Messi tertunduk lesu setelah gawangnya kebobolan.

Pique tumbuh di akademi sepakbola yang sudah sangat terkenal di Barcelona, La Masia. Di sana, ia berteman dekat dengan sejumlah pemain hebat macam Cesc Fabregas dan Lionel Messi.

Sebagai teman dekat, banyak kejadian unik yang mengiringi perjalanan mereka di akademi. Salah satunya adalah harus menjadi pengawal bagi Messi yang kerap menjadi incaran 'preman' karena berbadan mungil.

Pique sampai harus rela mendapatkan kartu merah saat berhadapan dengan CF Damm, sebuah klub kecil asal Spanyol. Hal itu ia lakukan untuk balas dendam karena Messi sering dilanggar akibat lawan tak kuasa menahan emosi.

"Sekarang mungkin Lionel Messi sudah bisa menjaga dirinya sendiri!" sambung Pique sembari diiringi gelak tawa.


Suarez, Pique, dan Messi di sesi latihan.

"Tidakkah kalian melihat seberapa banyak tekel yang harus ia hindari setiap pertandingan? Tapi dia tidak pernah komplain, selalu bangun untuk menjadi pemain terbaik dunia. Saya sudah tahu bahwa ia memang berasal dari planet lain. Satu hal yang saya suka, dia tidak berubah, tetap percaya diri, sopan, dan rendah hati seperti dulu ketika masih belia. Saya bangga menjadi pengawalnya," sambung Pique.


3. Kehidupan Asmaranya dengan Shakira yang 'Tak Lazim'

Gerard Pique dan Shakira memamerkan trofi.

Namanya menjadi semakin tenar saat memutuskan untuk memadu kasih dengan penyanyi terkenal Kolombia, Shakira. Tidak mudah memang untuk menjadi David Beckham dan Victoria Beckham-nya latin, tapi kehidupan pribadinya sejauh ini adem ayem saja.

Dia dan Shakira memiliki dua anak, Milan dan Sasha, dan setelah mengambil kuliah S2 jurusan Ekonomi di IESE Business School, Pique kemudian memulai usahanya sendiri bernama Kerad dan menciptakan sebuah game online bertema sepakbola bernama Golden Manager.


Gerard Pique dan anaknya, Milan Pique.

"Saya memiliki dua anak dan selalu berupaya menghabiskan waktu saya bersama mereka dan tentunya ibunya. Saya menyukai teknologi juga, di mana 3-4 tahun lalu saya membuat sebuah perusahaan yang ada hubungannya dengan teknologi," kata Pique kepada Daily Mail.

Meski hubungan asmaranya terlihat 'baik-baik' saja, ternyata keduanya menyimpan sebuah fakta unik seputar kehidupan seksualnya. Salah satunya adalah ketika Shakira ogah melayani hasrat seks Pique karena ingin kekasihnya berkonsentrasi di Piala Dunia 2014 silam.

"Saya rasa kalian menanyakan 'aktifitas ektrakulikuler'. Asal tahu saja, kami sudah sepakat untuk tidak berhubungan seks selama Piala Dunia. Saya ingin dia berkonsentrasi, jika tidak, bisa bahaya," kata Shakira kepada Telemundo.

Selain itu, Pique dan Shakira belum mau mengikat jalinan tali cintanya ke panggung pernikahan. Shakira menuturkan jika pernikahan tidak dibutuhkan jika masing-masing sudah merasa komplet.

"Kami merasa sudah memiliki hal-hal esensial. Kami satu kesatuan, kami saling mencintai, dan kami punya anak. Jadi tujuan sebuah hubungan sudah terealisasikan, menikah atau tidak, tidak akan mengubah apa pun. Namun tetap, jika memang harus menikah, maka dia lah orangnya," kata pelantun single Waka Waka kepada Glam Belleza Latina.

Manchester UnitedBarcelonaLionel MessiLaLiga SpanyolGerard PiqueLiga SpanyolOn This Day

Berita Terkini