Evan Dimas Tak Ingin Malu Jalani Laga Hidup Mati Lawan PS TNI
Pasca dikalahkan Arema FC 0-2 di laga perdana Grup 2 Piala Presiden 2017, BFC dituntut untuk meraup 3 poin saat bersua PS TNI, Sabtu (11/02/17) besok. Evan Dimas Darmono pun mengakui jika timnya seolah bakal menjalani laga hidup mati nanti.
“Kita memang akan menghadapi laga hidup mati, karena sangat menentukan peluang untuk lolos atau tidak,” kata gelandang andalan Bhayangkara FC, Evan Dimas.
Meski tidak dibebani target menang, namun Evan tak mau tampil seadanya. Bekas penggawa Timnas U-19 itu menyerukan timnya tetap akan berjuang meraih hasil maksimal kontra PS TNI.
“Yang pasti kami ingin hasil maksimal. Biar tidak membuat malu lewat capaian prestasi terbaik,” imbuhnya.
Lebih lanjut, pemain didikan klub Mitra Surabaya itu mengakui jika kendala utama timnya di turnamen pra musim ini adalah masa adaptasi pemain.
Hadirnya pelatih maupun para pemain baru, diakui memang butuh waktu yang lebih lama agar BFC segera mencapai level permainan terbaik.
“Kami belum lama latihan bersama. Pemain maupun Coach Simon (McMenemy) juga sama-sama adaptasi,” paparnya.
Evan juga tidak membantah jika masalah teknis timnya adalah minimnya stok striker yang mumpuni. Thiago Furtuoso yang dipertahankan untuk kompetisi nanti, masih belum bisa turun ke lapangan usai menjalani pemulihan cedera.
“Lini depan memang kurang maksimal. Pelatih yang lebih tahu hal itu, dan sebagai pemain kita fokus pada diri sendiri,” tandasnya.
“Tapi, kami juga harus percaya dengan kemampuan tim sendiri. Ada Jajang Mulyana dan juga striker lainnya,” pungkasnya.
Bhayangkara FC sendiri menghuni posisi juru kunci Grup 2 Piala Presiden 2017 dengan belum memperoleh poin akibat kalah 0-2 dari Arema FC di laga perdana. Sementara peringkat ke-1 dan ke-2 ditempat masing-masing oleh Arema FC dan Persija Jakarta dengan catatak 3 poin.