Tragis! 3 Pesepakbola Ini Akhiri Hidup dengan Gantung Diri seperti Pahinggar Indrawan
Nama Pahinggar Indrawan gemparkan jagat pemberitaan Tanah Air setelah ia lakukan aksi nekat bunuh diri yang disiarkan secara langsung lewat akun Facebook miliknya. Indra memutuskan akhiri hidup dengan gantung diri setelah ia frustasi usai bertengkar dengan istrinya.
Sontak, aksi Indra menjadi viral karena aksi nekatnya ini terekam lalu tersebar luas di jagat maya. Pihak Facebook bahkan langsung menghapus video berdurasi 1 jam 45 menit di akun pribadi Indra.
Di dunia sepakbola ternyata ada beberapa nama yang harus mengakhiri hidupnya secara tragis, ditemukan tewas mengenaskan dengan tubuh menggantung dan lilitan tali yang menjerat leher.
Dengan berbagai alasan, berikut 3 pesepakbola yang mengakhiri hidupnya dengan gantung diri:
1. Dale Roberts
Lahir pada tanggal 22 Oktober 1986, Dale Roberts memulai kariernya sebagai kiper Sunderland dan Middlesbrough. Ia kemudian menandatangi kontrak profesional pada 2006 dengan Nottingham Forest. Permainan Roberts muda cukup gemilang hingga ia dipercaya memperkuat Timnas Inggris C 2009/2010.
Ketika kariernya sedang moncer di usia 24 tahun, ia justru mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri tepat pada 14 Desember 2010.
Padahal ketika itu, beberapa jam lagi ia dijadwalkan akan melakoni laga Piala FA antara timnya Rushden & Diamonds melawan mantan klubnya yang pernah ia bela, Eastwood Town.
Setelah kabar kematiannya tersebar, aparat setempat langsung melakukan penyelidikan, pertandingan timnya pun ditunda. Namun kepolisian tak menemukan hal mencurigakan di rumah Dale Roberts.
Sejumlah spekulasi mencuat terkait penyebab ia bunuh diri. Sebagian menduga ia melakukan aksi ekstrem ini lantaran cedera berkepanjangan yang ia alami.
Namun beberapa media di Inggris mengabarkan bahwa ia bunuh diri lantaran tunangannya selingkuh dengan rekan satu timnya Paul Terry. Paul Terry punya hubungan saudara dari mantan bintang Chelsea dan Timnas Inggris, John Terry.
2. Timothy Douglas Carter
Timothy Douglas "Tim" Carter adalah salah satu kiper yang diperhitungkan di Inggris, baik saat menjadi pemain atau ketika jadi pelatih.
Selama kariernya, Carter pernah memperkuat Bristol Rovers, Newport County , Sunderland, Carlisle United, Birmingham City, Hartlepool United, Millwall, Blackpool, Oxford United dan Halifax City.
Carter bahkan sempat memperkuat tim muda Timnas Inggris. Prestasi tertingginya adalah saat berkostum Sunderland (1987-1993).
Di Sunderland ia berhasil membawa klub ini promosi ke Divisi Utama (sekarang Liga Premier) dan juga berhasil membawa klub ini jadi finalis Piala FA, hingga pada 19 Juni 2008, seorang pejalan kaki menemukan pria berusia 40 tahun itu dalam keadaan tewas dengan kondisi tergantung di pohon terhalangi semak-semak belukar di sekitaran Stretford Inggris.
Hasil investigasi aparat memastikan kalau Carter tewas murni karena melakukan aksi bunuh diri. Sejumlah media melaporkan bahwa ia bunuh diri lantaran putus asa gagal menyembuhkan cacat yang dialami anaknya.
3. Gary Speed
Lahir pada tanggal 8 September 1969, Gary Andrew dikenal sebagai pesepakbola yang memiliki kecepatan lari luar biasa. hingga akhirnya publik Inggris mengganti namanya menjadi Gary Speed.
Ia makin populer ketika bergabung dengan klub Ingris Leeds (1988-1996). Ia mampu membawa klub ini berbicara banyak di Piala Europa 1992. Hingga akhirnya di tahun yang sama, namanya masuk sebagai gelandang pada line-up PFA Team of the Year, ajang penghargaan tahunan susunan pemain terbaik di Liga Inggris.
Kecepatan lari yang ia miliki membuat sejumlah klub besar Inggris naksir memakai jasanya. Ia kemudian gonta-ganti kostum klub Inggris seperti Everton, Newcastle United, Bolton dan Sheffield United.
Pada Desember 2006 ia bahkan memecahkan rekor sebagai pemain dengan penampilan terbanyak di Liga Inggris dengan total 535 pertandingan.
Kariernya yang gemilang membuat Timnas Wales mendaulatnya sebagai kapten tim. Ia tercatat sebagai pemain kedua Wales yang memiliki penampilan terbanyak untuk Wales dengan 85 caps. Usai pensiun ia sempat diangkat menjadi pelatih kepala Wales 1990-2004.
Namun hal mengejutkan terjadi pada 27 November 2011, atau sehari setelah ia diwawancara oleh BBC. Gary Speed ditemukan dalam keadaan gantung diri di garasi rumahnya. Sang istri yang pertama kali menemukan sempat memanggil ambulans namun nyawanya sudah tak tertolong.
Aparat setempat yang mengolah tempat kejadian perkara tak menemukan hal mencurigakan di tempat kejadian perkara, sehingga Gary dianggap tewas karena murni karena bunuh diri. Hingga saat ini penicu pria berusia 42 tahun itu bunuh diri masih menjadi misteri.