x

Kisah Juang Kartini Muda Demi Bela Timnas Indonesia

Kamis, 20 April 2017 18:00 WIB
Penulis: Zainal Hasan | Editor: Galih Prasetyo

Nama Hanipa Halimatusyadiah mungkin masih asing di telinga pencinta sepakbola nasional. Namun siapa sangka, dara asli Jawa Barat ini ialah seorang pesepakbola profesional. Hanipa bahkan masuk dalam penggawa Timnas Wanita Indonesia. 

Wajar jika nama Hanipa memang terdengar sangat asing untuk pencinta sepakbola nasional, pasalnya di negeri ini sepakbola masih diakui publik sebagai olahraga milik kaum Adam. 

Bicara soal sepakbola wanita nasional memang kurang mendapat porsi di negeri ini. Ruang gerak untuk Timnas Wanita Indonesia memang cukup terbatas, jangan bicara soal prestasi, mari tengok bagaimana rekam jejak Timnas Wanita Indonesia. 

Seakan bicara bahwa sejarah akan kembali terulang, para wanita masa kini di kancah sepakbola nasional pun berusaha mengaplikasikan apa yang diperjuangakan oleh RA Kartini soal kesetaraan untuk kaum Hawa di semua sendi kehidupan, termasuk sepakbola. 

Semangat RA Kartini ini yang tercermin di dalam diri Hanipa Halimatusyadiah. Baru berusia 14 tahun, ia terus mengukir prestasi di sepakbola wanita Indonesia, salah satunya tentu saja mampu menembus skuat Timnas Indonesia. 

Memperingati Hari Kartini yang jatuh pada Jumat, 21 April 2017 esok, INDOSPORT hadirkan kisah Hanipa gapai harapannya untuk bisa berseragam Timnas, harapan yang sudah ia pupuk sejak masa kecil. 


1. Berawal Iseng dan Semangat Latihan

Hanipa Halimatusyadiah.

INDOSPORT: Bisa diceritakan awal mula dapat suka dengan sepakbola?

Hanipa: Awalnya saat masih kelas 1 SD diajak iseng-iseng sama ayah. Dari pada hari minggu gak ada kegiatan makanya diajak latihan di sekolah.

INDOSPORT: Jadi dari iseng sekarang bisa main buat Timnas?

Hanipa: Iya  dari iseng-iseng main bola, jadi hobi dan keterusan sampai sekarang.

INDOSPORT: Sebagai seorang wanita kok pilih main bola. Memang tidak takut hitam dan luka-luka?

Hanipa:Itu kan sudah jadi resiko kalau main bola. Malah dulu sempat kaki kiri patah gara-gara main bola.


2. Larangan Nenek dan Pengaruh Idola

Hanipa Halimatusyadiah.

INDOSPORT: Setelah alami patah kaki, orang tua tidak melarang?

Hanipa: Gak dilarang kok. Malah disemangatin biar cepat sembuh. Tapi memang nenek dan kakek sempat melarang main bola lagi. Tapi karena bandel tetap latihan diam-diam akhirnya dan malah ikut turnamen sepakbola lagi.

INDOSPORT: Saat kaki patah apa tidak jadi trauma buat main bola lagi?

Hanipa: Trauma pasti ada dan gak bisa diilangin. Tapi harus kita lawan dengan semangat jangan malah jadi kalah dengan trauma.

INDOSPORT: Ada pengaruh sosok idola tidak dalam karier kamu?

Hanipa: Pasti ada, idola saya adalah Maulina Novryliani. Dia mantan Timnas sepakbola Indonesia. Bisa dibilang dia penyemangat saya dalam cedera saya.

INDOSPORT: Maksudnya sebagai penyemangat seperti apa?

Hanipa: Saat kaki saya patah saya lihat dan denger cerita dia saat awal karier sebagai pesepakbola dan masuk Timnas. Itu jadi semangat lagi buat saya buat latihan sepakbola. 


3. Mimpi yang Terwujud dan Perjuangan RA Kartini

Hanipa Halimatusyadiah.

INDOSPORT: Sekarang kamu sudah bela Timnas Indonesia. Perasaan kamu bagaimana?

Hanipa: Rasanya masih seperti mimpi bisa pakai baju dengan lambang Garuda. Pokoknya senang gak bisa diungkapin dengan kata-kata kaya mimpi.

INDOSPORT: Sebentar lagi Hari Kartini yang merupakan pahlawan wanita Indonesia, menurut kamu sosok Kartini seperti apa?

Hanipa: Menurut saya, Kartini merupakan sosok wanita yang tangguh dan berani. Intinya menjadi seorang wanita harus tangguh, berani dan terus bekarya seperti sosok dia.

INDOSPORT: Sekarang kamu sudah berhasil mewujudkan mimpi kamu. Ada pesan-pesan untuk wanita-wanita di luar sana?

Hanipa: Intinya semua berawal dari kemauan dan ada usaha juga. Seperti saya awalnya hanya mimpi yang dan menilai mustahil bisa masuk Timnas wanita Indonesi. Apalagi saya sempat alami cedera patah kaki. Tapi dengan kemauan dan gak putus asa, serta terus latihan dan semangat akhirnya bisa menembus Timnas dan meraih mimpi.

Biodata Pribadi:

Nama: Hanipa Halimatusyadiah Suandi
Tempat Tanggal Lahir: Sukabumi, 24 Oktober 2003
Nama Orang Tua:
Ayah: Iwan Suandi
Ibu: Ati Kusmiati
Hobby: Bemain Sepakbola

Sepakbola WanitaHari KartiniHanipa HalimatusyadiahTimnas Wanita Indonesia

Berita Terkini