x

Road to Cardiff 2017: Hasrat Terpendam Atletico Madrid

Rabu, 26 April 2017 19:26 WIB
Editor: Rendy Gusti
Logo Atletico Madrid.

Atletico Madrid menjadi salah satu wakil Spanyol selain Real Madrid yang tersisa di Liga Champions. Langkah skuat asuhan Diego Simeone hingga ke babak semifinal terbilang tidak terlalu mudah. Pasalnya, Los Colchoneros harus berhadapan dengan klub yang memiliki determinasi tinggi.

Salah satunya adalah Leicester City, lawan sulit yang berhasil mereka kalahkan di babak perempatfinal. Sebagai satu-satunya wakil Inggris yang tersisa, Atletico Madrid mendapatkan perlawanan yang kuat dari Jamie Vardy dan kawan-kawan. Namun, mereka berhasil mengalahkan The Foxes dengan agregat tipis 2-1.

Melangkah ke semifinal, Antoine Griezmann dan kawan-kawan sudah ditunggu oleh rival sekota mereka, Real Madrid. Pertemuan ini seperti mengulang laga final Liga Champions di musim 2013/14 dan juga 2015/16. Ini menjadi ujian selanjutnya skuat asuhan Diego Simeone dan kawan-kawan dalam mendapatkan trofi Liga Champions untuk pertama kalinya.

Hasil drawing semifinal Liga Champions musim 2016/17.

Melihat jauh ke belakang, Atletico Madrid masuk dalam Grup D yang diisi oleh para klub luar biasa. Mereka adalah juara Bundesliga Jerman Bayern Munchen, juara Eredivisie Belanda PSV Eindhoven, dan runner up Liga Rusia, Rostov.

Namun, melawan tim-tim jawara tersebut, Los Colchoneros berhasil keluar sebagai juara grup dengan memenangkan 5 pertandingan dan hanya kalah 1 kali. Kekalahan tersebut mereka dapatkan ketika melawan Bayern Munchen. Selain keluar sebagai juara grup, Atletico Madrid juga menjadi salah satu tim yang paling sedikit kebobolan di fase grup selain Juventus. Kedua tim tersebut hanya kebobolan sebanyak 2 kali dari 6 pertandingan.

Di babak 16 besar, Atletico Madrid bertemu dengan wakil Jerman lainnya, yaitu Bayer Leverkusen. Pada pertemuan pertama, terjadi pesta gol di BayArena, kandang Leverkusen. Setidaknya 6 gol berhasil diciptakan kedua tim, dan skuat asuhan Diego Simeone berhasil keluar sebagai pemenangnya. Atletico Madrid menang dengan skor 4-2.

Pada pertemuan keduanya, kedua tim harus bermain imbang dengan skor 0-0 di Vicente Calderon. Namun, hasil imbang tersebut sudah cukup untuk membawa Antoine Griezmann dan kawan-kawan ke babak perempatfinal karena menang agregat dengan skor 4-2.

Leicester City vs Atletico Madrid.

Ujian selanjutnya yang menunggu Atletico Madrid adalah Leicester City. Jawara Liga Primer Inggris musim 2015/16 ini menjadi salah satu kuda hitam di kompetisi Eropa. Dan benar saja, Atletico Madrid cukup kesulitan mengimbangi permainan The Foxes dan hanya mampu menang dengan skor tipis 1-0 di pertemuan pertamanya.

Di pertemuan berikutnya, Los Colchoneros bermain di kandang lawan, yaitu King Power Stadium. Pada pertandingan tersebut, Atletico Madrid kembali mendapatkan tekanan dan tak mampu menang. Kedua tim harus puas bermain imbang 1-1 dalam laga yang berjalan selama 90 menit. Namun, Atletico Madrid lebih diuntungkan karena memiliki 1 gol pada pertemuan pertama.

Kini, babak baru kembali menghampiri Atletico Madrid. Dan lawannya pun tak main-main, juara 11 kali Liga Champions, Real Madrid. Dari beberapa penjelasan yang sudah dijabarkan di atas, INDOSPORT akan merangkum ulasan menarik dan juga analisis menjelang pertemuan kedua tim di babak semifinal nanti.


1. Real Madrid Masih Lebih Dominan Dibandingkan Atletico Madrid

Bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo.

Rival sekota Atletico, Real Madrid terbilang masih lebih dominan, baik dari jumlah trofi maupun rekor pertemuan kedua tim di musim ini. Berdasarkan trofi, El Real telah memiliki 11 gelar juara Liga Champions, di mana 2 trofi terbaru mereka didapatkan setelah mengalahkan Los Colchoneros di musim 2013/14 dan 2015/16.

Selain itu, di musim 2016/17 ini, skuat asuhan Diego Simeone juga belum berhasil mengalahkan Gareth Bale dan kawan-kawan. Pada bulan November 2016 lalu, Atletico Madrid harus dipermalukan di hadapan publik sendiri oleh El Real dengan skor 0-3. Ketiga gol tersebut berhasil dicetak oleh megabintang Los Blancos, Cristiano Ronaldo.

Sedangkan pada pertemuan kedua yang berlangsung di awal April lalu, kedua tim harus puas bermain imbang setelah dengan skor 1-1. Sempat tertinggal dari gol Pepe di menit ke-52, Atletico Madrid berhasil membalasnya melalui gol Antoine Griezmann menjelang akhir-akhir laga.

Real Madrid vs Atletico Madrid pada pekan ke-31 La Liga Spanyol.

Pertemuan di semifinal nanti tentu akan dimaksimalkan oleh Diego Simeone untuk menumbangkan rival sekotanya dan melangkah ke Millennium Stadium, Cardiff, tempat di mana final Liga Champions diselenggarakan.

Dengan berhasil menumbangkan salah satu kandidat juara di musim ini, peluang Los Colchoneros untuk mendapatkan gelar Liga Champions untuk pertama kalinya tentu bisa terwujud. Terlebih, mereka sudah gagal 2 kali di babak final dalam rentang waktu 3 tahun terakhir.

Atletico Madrid berhasil melangkah ke babak final Liga Champions sebanyak 3 kali. Yaitu pada tahun 1974 silam, ketika mereka dikalahkan oleh Bayern Munchen melalui laga replay. Lalu selanjutnya di musim 2013/14 ketika mereka dipermalukan Real Madrid.

Sempat unggul hingga akhir-akhir laga, peluang juara mereka kandas setelah Sergio Ramos mencetak gol di babak injury time. Tak hanya itu, Los Colchoneros harus kebobolan sebanyak 3 kali di babak perpanjangan waktu.

Pada pertemuan final kedua melawan Real Madrid di musim 2015/16, kedua tim harus bermain imbang selama 120 menit dan laga harus dilanjutkan melalui penalti. Dalam laga tersebut, Juanfran gagal mencetak gol dan membuat El Real berada di atas angin. Dan benar saja, Real Madrid berhasil menang dan mendapatkan gelar ke-11 mereka di Liga Champions.


2. Perkiraan Formasi Atletico Madrid

Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone.

Untuk perkiraan formasi yang bakal digunakan oleh Diego Simeone adalah 4-4-2. Formasi tersebut merupakan formasi favorit yang selalu digunakan pelatih asal Argentina itu, baik melawan tim-tim besar maupun tim papan bawah sekalipun.

Pada posisi penjaga gawang, pelatih berusia 46 tahun itu masih akan memercayakannya kepada Jan Oblak. Kiper asal Slovenia itu selalu menjadi pilihan utama Simeone setelah diangkut dari Benfica pada tahun 2014 silam. Ia berhasil memperlihatkan kemampuannya sebagai salah satu kiper top di La Liga Spanyol.

Sedangkan untuk posisi striker, Antoine Griezmann tentu menjadi pilihan utama di lini depan penyerangan Atletico Madrid. Pesepakbola asal Prancis itu kemungkinan akan diduetkan bersama Fernando Torres. Mantan pemain Liverpool dan Chelsea itu tampil brilian setelah kembali ke Spanyol.

Formasi Atletico Madrid yang diprediksi bakal digunakan Diego Simeone.

Nama-nama seperti Yannick Ferreira Carrasco, Gabi, Koke, dan juga Saul Niguez diprediksi akan menghuni lini tengah Los Colchoneros. Terutama Carrasco, pemain asal Belgia itu mampu memorakporandakan barisan pertahanan Real Madrid dengan kecepatan dan kelincahannya.

Di lini pertahanan, Diego Simeone tak bisa menggunakan salah satu bek sayap andalannya, yaitu Juanfran. Pesepakbola asal Spanyol itu menderita cedera hamstring dan tak diketahui kapan bisa kembali bermain untuk Los Colchoneros. Jika dirinya bisa pulih sebelum pertandingan, mungkin saja Simeone akan memainkannya kontra El Real.


3. Player to Watch - Antoine Griezmann

Bintang Atletico Madrid, Antoine Griezmann.

Tak bisa dipungkiri lagi, salah satu alasan Atletico Madrid tampil luar biasa adalah karena kehadiran Antoine Griezmann. Pesepakbola asal Prancis itu kini menjadi top skor klub dengan 25 golnya dari 46 pertandingan di semua ajang. Terbaru, mantan pemain Real Sociedad ini berhasil mencetak gol ke-100 di La Liga Spanyol ke gawang Espanyol.

Tentunya kini pemain berusia 26 tahun itu sedang dalam kepercayaan yang sangat tinggi. Selain itu, pada pertemuan terakhir ke markas Real Madrid, Griezmann berhasil mencetak 1 gol dan menghindarkan Atletico Madrid dari kekalahan.

Tak hanya piawai mencetak gol, namun pemain bernomor punggung 7 tersebut juga lihai dalam memberikan assist kepada rekan-rekannya. Di musim ini ia telah berhasil mencatatkan 11 assists di semua kompetisi yang telah ia lakoni. Kehadirannya di lini depan bersama Fernando Torres tentu bisa menjadi ancaman yang sangat berbahaya bagi lini pertahanan Real Madrid.

Di Liga Champions musim ini, Antoine Griezmann telah mencetak 5 gol dan 2 assists dari 10 pertandingan. Bukannya tidak mungkin, angka-angka tersebut akan kembali bertambah ketika Atletico Madrid berjumpa dengan Real Madrid di semifinal Liga Champions awal Mei mendatang.

Real MadridAtletico MadridAntoine GriezmannLiga ChampionsBola InternasionalDerby Madrid

Berita Terkini