Penyerang PS TNI Berkisah Soal Mantan yang Sulit Dilupakan
Melupakan mantan memang bukan perkara mudah. Tidak hanya terkait kisah asmara, termasuk untuk persoalan sepakbola.
Sensasi itu yang kini tengah dirasakan oleh Sansan Fauzi Husaeni. Penyerang PS TNI tersebut bakal kembali bertemu dengan sang mantan setelah sekian lamanya berpisah.
Sabtu (30/09/17) menjadi waktu yang tepat untuk Sansan bersua dengan sang mantan. Adalah Persija Jakarta, yang akan berhadapan dengan PS TNI di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi.
Penyerang berusia 28 tahun tersebut pernah membela Macan Kemayoran, julukan Persija, pada 2010 lalu.
"Mantan memang susah dilupakan. Tapi, sebagai pemain profesional tentu harus loyal kepada tim yang sedang kita bela," kata Sansan saat dihubungi wartawan.
Sansan bertekad meneruskan tren positif The Army, julukan PS TNI, setelah mengalahkan Mitra Kukar dengan skor 2-1 pada partai teraktual. Untuk itu, mantan pemain Persikad Depok tersebut membidik raihan poin melawan Macan Kemayoran.
"Saya juga bermain untuk sebuah instansi (TNI). Semoga bisa mencuri poin di Bekasi. Persija tim yang sangat solid, bagus, kuat, tapi kita juga tidak boleh kalah dengan semua itu," ucap Sansan.
Jelang pertemuan kedua tim, pelatih Persija, Stefano Cugurra Teco juga menaruh perhatian terhadap Sansan. Apalagi, setelah arsitek berusia 43 tahun tersebut menonton langsung kemenangan PS TNI atas Mitra Kukar, Selasa (27/09/17). Saat itu, Teco juga menjadi saksi untuk gol sundulan Sansan ke gawang Mitra.
"Kami harus benar-benar siap, jangan lihat lawan posisinya di mana. Mereka mencetak dua gol tanpa penyerang asing. Penyerang lokal juga pasti punya kualitas. Saya lihat gol heading (Sansan) bagus. Heading-nya akurat," tutup Teco.