x

5 Pemain dari Bangku Cadangan Berubah Menjadi Kapten

Sabtu, 21 Oktober 2017 15:01 WIB
Editor: Yohanes Ishak
Bangku Cadangan dan Ban Kapten.

Setiap tim pastinya membutuhkan sosok pemimpin. Keberadaan mereka memang diperlukan untuk membantu memberikan motivasi, menjaga emosi rekan setim, dan masih banyak lagi.

Kebanyakan, di antara mereka yang dipercaya menjadi pemimpin atau kapten biasanya sering bermain sebagai pemain inti, memiliki peranan besar dalam klub, ataupun memiliki pengalaman dan sikap yang lebih dewasa dan pastinya memiliki jiwa pemimpin dibandingkan pemain lainnnya.

Baca Juga

Sebut saja nama-nama seperti, Carles Puyol, John Terry, Steven Gerrard, Philipp Lahm, Iker Casillas, Gianluigi Buffon, dan masih banyak lagi yang memiliki jiwa seorang pemimpin yang tinggi.

Tidak heran, saat mereka sedang berada dalam usia keemasan atau masa kejayaannya, mereka kerap tampil sebagai pemain inti atau selalu dimainkan setiap pertandingannya.

Namun, siapa yang sangka jika cukup banyak juga pemain yang dipercaya menjadi kapten, sebelumnya mereka tidak terlalu dianggap atau lebih banyak bermain dari bangku cadangan.

Siapa sajakah mereka? Berikut ini INDOSPORT akan mengulasnya:


1. Gary Cahill

Gary Cahill, bek tengah dan kapten Chelsea.

Bek tengah asal Inggris ini didatangkan Chelsea dari Bolton Wanderers pada jendela transfer kedua di musim 2011/12 lalu.

Kedatangannya kala itu memang hanya diperuntukkan menjadi pelapis bagi kapten Chelsea, John Terry dan David Luiz di posisi sebagai bek tengah.

Beruntung bagi Cahill, karena Terry dan Luiz kerap bergantian cedera, hingga dirinya pun cukup banyak waktu untuk dimainkan.

Situasi inilah yang dimanfaatkan dengan baik olehnya. Meski hanya menjadi pilihan kedua, Cahill tetap menunjukkan permainan terbaiknya.

Bahkan, ia juga tetap kalah saing dari bek muda asal Prancis, Kurt Zouma dari musim 2014/15 hingga pertengahan musim 2015/16. Padahal di musim tersebut, David Luiz telah hengkang ke Paris Saint-Germain (PSG).

Berkat konsistensi dan kesetiaannya itulah membuat Cahill pada akhirnya dipercaya menjadi kapten secara penuh pada musim 2016/17 kemarin.

Pada musim tersebut, sebenarnya ia juga berstatus sebagai wakil kapten. Hal itu dikarenakan masih ada kapten utama, John Terry dalam skuat Chelsea, namun sang pemain lebih banyak dicadangkan cadangan oleh Antonio Conte.

Hingga saat ini, jabatan kapten tetap dipercayakan kepadanya karena jiwa kepemimpinannya sudah terbukti dengan baik.


2. Jeremy Toulalan

Jeremy Toulalan, kapten Bourdeaux.

Sosok gelandang bertahan berdarah Prancis ini tentunya lebih dikenal oleh pencinta sepakbola sejati saat dirinya masih membela Lyon dan AS Monaco.

Kepiawaiannya dalam menjaga keseimbangan permainan tim memang sudah tidak perlu diragukan lagi. Namun seiring dengan bertambahnya waktu, maka usia Toulalan pastinya bertambah dan pergerakkannya juga mulai melambat.

Pada musim panas kemarin, ia bermain ke klub non unggulan di Ligue 1 Prancis, yakni Bordeaux. Bahkan, dirinya pun kerap dicadangkan oleh tim tersebut dan nyaris mendapatkan waktu bermain yang banyak.

Meski demikian, berkat pengalamannya yang mampu bermain gemilang di masa lalu membuat Toulalan masih tetap konsisten saat dimainkan.

Situasi inilah yang pada akhirnya membuat dirinya kini dipercaya menjadi pemimpin di klub tersebut. walau hanya berstatus sebagai wakil kapten, namun tetap saja dirinya berhasil membuktikan jika pemain dari bangku cadangan bisa dipercaya menjadi seorang pemimpin.


3. Vedad Ibisevic

Vedad Ibisevic, striker dan kapten Hertha Berlin.

Pemain yang berposisi sebagai striker ini mungkin namanya tidak sementereng beberapa nama penyerang tenar lainnya.

Namun, Ibisevic pastinya dikenal oleh pencinta sepakbola Jerman, karena memang ia lebih banyak menghabiskan waktu di negara juara dunia tahun 2014 tersebut.

Sama seperti pemain yang telah disebutkan pada dua artikel sebelumnya, Vedad Ibisevic juga kerap kali bermain dari bangku cadangan.

Namun, kiprahnya di Bundesliga Jerman tak perlu diragukan lagi. Dirinya selalu mencetak gol, baik saat bermain bagi Hoffenheim (2007-2012), Stuttgart (2012-2016), dan hingga saat ini Hertha Berlin.

Berkat pengalaman dan konsistensinya tersebut, kini pemain asal Bosnia tersebut telah dipercaya menjadi starter, bahkan kapten bagi klub Ibu Kota Jerman itu.


4. Mark Noble

Gelandang serang dan kapten West Ham United, Mark Noble,.

Pemain yang berposisi sebagai gelandang tengah ini menghabiskan waktunya untuk satu klub tetap saja, yakni West Ham United. Namun, dirinya tidak dapat dikatakan One Man Club, karena pernah membela klub lain, yakni Hull City dan Ipwich Town dengan status pinjaman.

Mengawali karier dari tim junior West Ham, Noble juga jarang mendapatkan kesempatan bermain dengan waktu yang banyak.

Meski demikian, pemain yang kini telah berusia 30 tahun itu benar-benar membuktikan kesetiannya terhadap tim asal London Timur tersebut.

Kini, Noble telah dipercaya sebagai salah satu pemain andalan The Hammers, bahkan ia juga dipercaya sebagai kapten.


5. Gabi Fernandez

Gabi Fernandez, kapten Atletico Madrid.

Nyaris serupa dengan Mark Noble, Gabi juga merupakan pemain yang paling loyal atau setia dengan satu klub saja, yakni klub masa kecilnya Atletico Madrid.

Gabi juga keberadannya seakan pernah tak dianggap oleh Los Rojiblancos. Selain sering dicadangkan, dirinya juga pernah dipinjamkan, bahkan dilepas ke klub La Liga Spanyol lainnya, yakni Getafe dan Real Zaragoza.

Namun, ia membuktikan kecintaannya kepada Atletico dan dirinya pun perlahan dapat menjadi andalan bagi klub Ibu Kota Spanyol tersebut.

Tidak hanya itu saja, kini Gabi juga telah dipercaya menjadi andalan serta kapten bagi Atletico Madrid.

Atletico MadridChelseaWest Ham UnitedGirondins de BordeauxHertha BerlinBola Internasional

Berita Terkini