8 Pesepakbola Hebat Modern yang Nomor Punggungnya Pantas Dipensiunkan
Nomor punggung pemain merupakan suatu identitas dalam balutan jersey kebangaan klub sepakbola. Terkadang juga ada beberapa pemain yang sangat lekat dan menjadi identik dengan suatu nomor punggung tertentu yang akan terus ia pakai sepanjang kariernya sebagai pesepakbola.
Banyak klub ataupun suatu negara yang mengistirahatkan nomor punggung sang pemain. Alasan pun beragam, dari mulai kematian sang pemain, pensiunnya sang legenda klub tersebut, hingga karena tak ada yang menggunakannya lagi sehingga dipensiunkan.
Contoh paling populer mungkin nomor 10 milik Diego Maradona. Klub Napoli mengistirahatkan nomor punggung ini sebagai kenangan akan jasa besar sang pemilik Gol Tangan Tuhan ini.
Selain Maradona, legenda-legenda sepakbola lain yang nomor punggungya dipensiunkan adalah Raul Gonzales (Schalke), Roberto Baggio (Brescia), Ferenc Puskas (Budapest Honved), Paolo Maldini (AC Milan), dan Johan Cruyff (Ajax Amsterdam).
Namun di era modern ini, ada beberapa nomor punggung jersey pemain yang pantas diistirahatkan karena memiliki jasa besar serta memiliki loyalitas yang tinggi bagi suatu klub.
Berikut ini INDOSPORT merangkum 8 pesepakbola modern yang nomor punggungnya pantas dipensiunkan.
1. Jamie Carragher (Liverpool)
Jamie Carragher dianggap sebagai salah satu bek terbaik di era Liga Primer Inggris. Carragher sudah bergabung dengan Akademi Liverpool pada tahun 1988 atau usianya saat itu masih 10 tahun. Carra sapaan akrab Carragher melakukan debutnya bersama The Reds di usia 17 tahun. Selama memperkuat Merseyside Merah dari tahun 1996 sampai 2013, Carra sudah bermain sebanyak 737 pertandingan di semua kompetisi.
Mengawali karier sebagai gelandang, Carra tak tergantikan bermain di jantung pertahanan Liverpool selama bertahun-tahun. Dia dikenal sebagai bek tengah kuno yang dikenal karena kepemimpinan dan komitmennya.
Saat masih aktif bermain, Carra identik dengan nomor 23 yang ia pakai selama 17 tahun berkarier di Anfield. Pria yang kini berusia 39 tahun ini merupakan skuat Liverpool saat menjuarai Liga Champions Eropa di musim 2004/2005.
2. Francesco Totti (AS Roma)
Legenda sepakbola Italia, Francesco Totti, mengakhiri karier sepakbolanya bersama AS Roma pada Juli 2017 lalu. Bersama Serigala Ibu Kota, Totti mencatatkan 786 penampilan dan membukukan 307 gol sejak jalani debut pada 1992. Dia pernah memenangkan gelar Serie A dan Coppa Italia dan merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang masa di Roma.
Semasa aktif bermain, Totti dikenal sebagai pemain serbabisa. Pria yang pernah memenangkan Piala Dunia 2006 bersama Timnas Italia itu memiliki etos kerja yang kuat serta loyal yang membuatnya menjadi pesepakbola hebat modern
Totti mengenakan jersey bernomor 10 di Roma selama 20 tahun. Dengan pengabdian Totti itu, tak sedikit fans Roma yang menilai bahwa nomor punggung 10 layak untuk dipensiunkan. Namun pria berumur 41 tahun ini tidak ingin nomor 10 di AS Roma diistirahatkan.
“Setiap orang harus memiliki kesempatan itu. Seragam nomor 10 adalah kulit kedua saya, tapi semua orang harus bisa memiliki mimpi itu, untuk memakainya, dan yang lebih penting untuk menghormati itu, dan membuat prestasi olahraga terbaik.” kata Totti.
3. Gianluigi Buffon (Juventus)
Tepat hari ini, Minggu (28/01/17), Gianluigi Buffon genap berusia 40 tahun dan masih bermain di level tertinggi bersama Juventus. Kiper legendaris Italia ini memulai kariernya bersama Parma. Dia pindah ke Juventus pada 2001 ketika usianya menginjak 23 tahun.
Mantan kiper Timnas Italia sejauh ini telah membuat 638 penampilan untuk Juventus. Dia membantu I Bianconeri meraih 10 gelar Serie A dan 3 medali runner-up di Liga Champions Eropa. Buffon memiliki lompatan yang luar biasa dengan refleks yang brilian. Konsistensi dan konsentrasi menempatkannya dirinya di atas kiper kelas dunia lainnya.
Buffon telah mengenakan jersey bernomor 1 sejak debutnya di Juventus. Bahkan legenda Barcelona, Ronaldinho, mengagumi konsistensi Buffon.
"Ada beberapa kiper bagus di era saya. Tapi Buffon ada untuk konsistensi. Sebagian kiper memiliki masa-masa di bawah peforma. Namun Buffon terus berada di level tinggi untuk waktu yang lama," terang Ronaldinho.
4. Sergio Ramos (Real Madrid)
Pemain berusia 31 tahun ini dianggap sebagai salah satu bek terbaik di dunia. Kapten Real Madrid itu telah membuat 545 penampilan untuk klub sejauh ini. Bersama Madrid, Ramos meraih berbagai gelar prestisius seperti 4 gelar La Liga, 2 gelar Copa del Rey, 3 gelar Piala Dunia Antarklub, dan 3 gelar Liga Champions Eropa.
Ramos merupakan bek agresif yang memiliki kecepatan dan kempuan duel bola udara yang bagus. Tidak seperti bek lainnya, Ramos juga kerap mencetak gol secara konsisten di setiap musim. Bek Timnas Spanyol ini punya fisik kuat dan punya kontribusi besar dalam permainan menyerang Los Blancos. Terutama dalam hal kualitas kepemimpinannya di lapangan.
Sergio Ramos megenakan jersey nomor 4 di Santiago Bernabeu sejak debut di tahun 2005. Masih berusia 31 tahun, Ramos dianggap masih bisa bermain di level tertinggi beberapa tahun lagi. Dan dengan prestasinya itu, Ramos layak mendapat tempat khusus dalam sejarah Real Madrid.
5. Thierry Henry (Arsenal)
Thierry Henry dianggap sebagai salah satu pemain fenomenal sepanjang masa Liga Primer Inggris. Pria asal Prancis itu bergabung dengan Arsenal pada tahun 1999. Dia membuat 369 penampilan dan mencetak 226 gol untuk The Gunners.
Henry menggunakan kecepatannya yang luar biasa untuk menghancurkan para bek tengah lawan, dan meneruskan performa hebatnya itu di sepanjang musim Invincibles 2003/04.
Selama membela Arsenal, Henry identik dengan nomor jersey 14. Bahkan saat pindah ke Barcelona pada 2009 lalu, Lionel Messi pernah berkata, "Hari pertama dia masuk ke ruang ganti, saya tidak berani menatap wajahnya. Saya tahu semua yang telah dia lakukan di Inggris."
6. Andres Iniesta (Barcelona)
Pemain mungil asal Spanyol ini telah menakjubkan dunia sepak bola sejak tahun 2005 dan tidak ada tanda-tanda dia melambat sampai saat ini. Dia bermain bak permata yang bermahkota lini tengah Barcelona.
Iniesta hampir memiliki pemahaman soal pergerakan posisi rekan-rekannya di lapangan. Pemain berusia 33 tahun ini memenangkan 8 gelar La Liga, 5 gelar Copa del Rey, 4 gelar Liga Champions Eropa, dan 3 gelar Piala Dunia Antarklub dengan raksasa Catalan.
Iniesta memulai kariernya dengan jersey bernomor punggung 34 di Barcelona, namun dia telah memakai nomor 8 selama 11 musim terakhir di Camp Nou.
7. Cristiano Ronaldo (Real Madrid)
Superstar Real Madrid, Cristiano Ronaldo, merupakan salah satu pemain terbaik yang pernah merumput di Santiago Bernabeu. Hal ini dia buktikan dengan membawa Real Madrid meraih 2 gelar La Liga, 2 gelar Copa del Rey, 3 gelar Liga Champions Eropa, dan 3 gelar Piala Dunia Antarklub.
Jika dirata-ratakan, Ronaldo mencetak satu gol dalam satu pertandingan dalam 420 penampilannya bersama Real Madrid sejauh ini. Nomor 7 merupakan nomor spesial untuk pemain asal Portugal tersebut. Dia memakai nomor 7 di Manchester United dan Real Madrid, kecuali untuk musim 2009/10.
Legenda Manchester United, Sir Bobby Charlton, bahkan memuji habis-habisan pemain berusia 32 tahun tersebut. Sebagai anggota dewan direksi United, Charlton punya kesempatan mengamati perkembangan Ronaldo dari jarak dekat saat masih berseragam Setan Merah.
"Dia (Ronaldo) melakukan hal yang saya belum pernah lihat dari pemain lainnya dan hal itu benar-benar luar biasa untuk ditonton. Dibutuhkan pemain yang bagus untuk memegang banteng dengan tanduknya dan membuat hal itu terjadi, tapi dia telah melakukannya berulang kali." ujar Charlton.
8. Lionel Messi (Barcelona)
Lionel Andres Messi merupakan salah satu pemain terbaik di dunia yang pernah dilahirkan oleh akademi sepakbola Barcelona. Setelah Ronaldinho Gaucho meninggalkan Camp Nou, Messi pun langsung mewarisi jersey nomor 10 milik pemain asal Brasil tersebut.
Dengan visi luar biasa, keterampilan dribbling yang tak tertandingi dan insting mematikan Messi sudah raih segalanya di Barca. Dalam kariernya yang hampir satu dekade, ia telah memenangi empat Liga Champions, delapan gelar La Liga, dan lima penghargaan Ballon d'Or.
Dengan mencetak lebih dari 500 gol untuk klub, Messi menjadi pencetak gol terbanyak Barcelona di Spanyol dan Eropa. Atas prestasinya itu, nomor 10 akan selalu dikenang bagi Lionel Messi meski belum pensiun.