Akui Dirinya Bonek, Pelawak Ini Kampanye Aksi Damai Suporter
Dalam beberapa waktu terakhir sepakbola Indonesia tengah dirundung duka. Sebab sejumlah kejadian kurang mengenakan menyebabkan beberapa suporter harus jadi korban. Bahkan mereka harus meregang nyawa gara-gara menonton sepakbola.
Kabar yang terbaru adalah kepergian dari salah satu Aremania asal Jombang Imam Shokhib. Dirinya meninggal dunia karena kecelakaan lalu lintas usai menyaksikan laga Arema FC melawan Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan.
Sebelum kejadian tersebut terdapat pula salah satu Bonek Mania Micko Pratama juga menjadi korban usai menyaksikan laga antara Persebaya melawan PS TIRA di Banjarsari, Solo. Dirinya meninggal usai dikeroyok oknum tak bertanggung jawab.
1. Deklarasi Damai
Oleh karenanya salah satu komedian yang mengaku dirinya sebagai Bonek Mania, yakni Isa 'Bajaj' memberikan sebuah deklarasi damai kepada semua suporter. Hal itu disampaikanya melalui akun media sosial Instagram pribadinya.
"Ayo kalau bukan kita yang mulai siapa lagi?!? Mari kita sebarkan pesan damai buat sesama suporter sepakbola nasional kita. Menyasikan sepakbola dengan baik tanpa ada kekerasan, apalagi jatuh kita korban jiwa. Salam damai dari saya," tulis pria dengan nama lengkap Isa Wahyu Prastantyo.
2. Komentar Warganet
Usai mengunggah foto deklarasi damai, beberapa warganet yang menjadi pengikutnya meninggalkan jejak di kolom komentar unggahan tersebut.
"Salam satu nyali cak @isabajaj," tulis @fajrul_falaq41.
"Respect sama mas @isabajaj salam damai dari saya The Jak Cileungsi," jelas @handikaekasaputra97.
"Belajar menghargai sesamaðâ #kitaindonesia @isabajaj," beber @micks42_.
"@darielaljailani semua suporter indonesia menjadi duta masing-masing untuk selalu menebarkan virus perdamaian," papar @muhammadhidayat5925.
"Salam damai seluruh suporter indonesia @isabajaj WANI," kata @kadirbasten.
3. Bonek Mania
Dirinya juga menjadi pendukung Persebaya Surabaya berkat sang ayah. Bapaknya yang mengenalkan Isa 'Bajaj' kala Green Force masih dibela oleh Samsuil Arifin, Mustaqin, dan lain-lain.
4. Suporter Meninggal
Dengan meninggalnya Micko dan Imam, menambah daftar korban nyawa akibat sepakbola di Indonesia. Dari data Lembaga Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Save Our Soccer (SOS), kedua suporter tersebut merupakan korban ke-67 dan 68 sejak era Liga Indonesia bergulir pada 1994/1995.