AFF U-18: Kekalahan Timnas U-19 Diwarnai Lemparan Botol Oknum Suporter
Laga semifinal Piala AFF U-18 2018 antara Indonesia U-19 menghadapi Malaysia U-19 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo harus diwarnai tindakan yang kurang terpuji.
Usai laga yang berakhir dengan kekalahan Tim Garuda Nusantara tersebut, ribuan suporter Indonesia melempari tim Malaysia dengan botol.
1. Ketidakpuasan Suporter Indonesia
Tindakan yang dilakukan oleh suporter Indonesia ini akibat rasa kurang puas terhadap tim kebanggaan mereka.
Lantaran harus kalah lewat drama adu pinalti dengan skor 3-2, selain lemparan botol, mereka juga melempar benda-benda lain seperti pecahan tegel.
Akibat dari lemparan botol tersebut, bench pemain pun tampaknya pecah akibat tindakan tersebut.
2. Pihak Kepolisian Turun Tangan
Perlu waktu lama bagi tim Malaysia untuk keluar lapangan, setidaknya mereka perlu 10 hingga 15 menit hingga keadaan benar-benar aman.
Adapun proses evakuasi tim Harimau Malaya untuk keluar dari lapangan harus dibantu oleh pihak kepolisian.
Untuk mengamankan, polisi membentuk barikade dan memberikan perlindungan tameng untuk melindungi kepala mereka dari lemparan itu.
3. Tidak Ada Korban
Amarah dari para suporter itu akhirnya berhasil diredam oleh pihak panpel, melalui pengeras suara.
"Saya himbau kepada semua penonton untuk segera meninggalkan lapangan dan jadilah supporter yang baik. Jangan bertindak seperti ini, karena ini merupakan stadion kita," katanya.
Nah, selain botol, sejumlah pagar pembatas antara tribun dan lapangan juga tampak rusak.
Akibat di dorong oleh ribuan suporter tersebut, beruntung pagar itu tidak sampai terjatuh dan tidak ada pula supporter yang menderita cedera.
Berikut jadwal lengkap babak final dan perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2018:
Terus ikuti berita terbaru INDOSPORT dengan topik: PIALA DUNIA 2018 RUSIA.