3 Mantan Penggawa Timnas Indonesia Jadi Caleg 2019
INDOSPORT.COM - Masa pendaftaran calon anggota legislatif (caleg) yang diusung oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah resmi ditutup.
Seluruh lapisan masyarakat, dari berbagai kalangan, berbagai latar belakang, berhak untuk mendaftarkan dirinya untuk mewakili suara raykat melalui partai politik.
Dari sekitar 574 nama yang terdaftar, terdapat beberapa nama tak asing tersemat. Mereka adalah para atlet yang dulu berjuang untuk membawa nama Indonesia di berbagai cabang olahraga.
Dengan popularitas yang dimiliki oleh mantan-mantan atlet ini, maka tak heran bila partai-partai politik menggaet mereka. Sebab tak bisa dipungkiri, nama-nama yang familiar memiliki elektabilitas tersendiri.
Setelah gantung sepatu dan tidak menangani tim, beberapa mantan penggawa Timnas Indonesia ini memutuskan untuk terjun langsung menekuni dunia politik. Lantas, siapa saja kah sosok tersebut? Berikut INDOSPORT merangkumnya.
1. Kurnia Sandy
Mantan penggawa Timnas Indonesia pertama yang memutuskan untuk terjun ke dunia politik adalah Kurnia Sandy.
Setelah gantung sepatu, mantan penjaga gawang Timnas Indonesia di era 90-an itu memutuskan untuk terjun dan bertarung memperebutkan kursi pemerintahan.
Kurnia Sandy akan maju sebagai caleg DPRD Kabupaten Sidoarjo di daerah pemilihan I, dengan bendera Partai Amanat Nasional (PAN).
Sandi mengaku ingin memajukan sepak bola di daerah Sidoarjo. Dari pandangannya, sarana sepak bola di Sidoarjo sudah sangat bagus, dan sering menjadi lokasi perhelatan ajang-ajang internasional.
"Kebetulan kakak saya dan lingkungan saya juga banyak kader PAN. Makanya lewat partai ini," kata Kurnia Sandy.
"Semoga dimudahkan dan dilancarkan semua. Tentu berharap banyak dukungan dari masyarakat Sidoarjo, khususnya pecinta sepakbola," pungkasnya.
2. Budi Sudarsono
Budi Sudarsono merupakan salah satu penyerang terbaik yang pernah dimiliki Indonesia. Di era kejayaannya, Budi selalu diandalkan oleh klub maupun Timnas dalam menjebol pertahanan lawan.
Setelah pensiun, Budi memutuskan untuk menekuni dan terjun langsung ke dunia politik, profesi yang tak lazim dilakukan oleh olahragawan. Pria berusia 38 tahun tersebut maju untuk bertarung menjadi Caleg Pileg 2019 dengan diusung PPP.
Kabar pencalonan tersebut diperkuat oleh pernyataan Wasekjen PPP, Achmad Baidowi. Menurutnya, Budi telah resmi diusung oleh partainya guna mengikuti pencalonan di Pileg 2019.
"Alhamdulillah, PPP terus diminati oleh para caleg, terutama dari eksternal, tidak hanya di tingkat pusat, tapi juga di daerah. Salah satunya yang bergabung adalah mantan pemain timnas Budi Sudarsono," ucap Awiek dalam keterangannya, Rabu (18/7/2018).
"Budi Sudarsono maju sebagai caleg DPRD Kab Kediri Dapil II," ucap Awiek.
3. Nilmaizar
Mantan pelatih dan pemain Timnas Indonesia, Nilmaizar terjun ke dunia politik deiusung oleh Partai Nasional Demokrat (NasDem). Mantan pelatih Semen Padang itu menjadi caleg DPR-RI untuk Daerah Pilihan II Sumatera Barat, pada tahun 2013 silam.
Meski pernah mencoba dunia politik, Nilmaizar berjanji tak lupakan sepakbola. Bahkan ia berniat untuk melatih lagi di dunia sepak bola.
“Benar, saya masuk daftar caleg untuk Dapil Sumbar (Sumatera Barat). Bagi saya, ini adalah panggilan jiwa," kata mantan pelatih Semen Padang tersebut
“Meski saya sudah berpolitik, tetapi saya tetap tak bisa meninggalkan sepakbola. Bagi saya, sepakbola adalah bagian dari hidup. Jadi, saya akan tetap melatih di musim depan,” beber Nilmaizar.
Luar Biasa! Tim LKG SKF Indonesia Berhasil menumbangkan Denmark 18 Gol Tanpa Balas