5 Hal yang Bisa Diketahui dari Debut Lopetegui di Madrid
INDOSPORT.com – Julen Lopetegui menjalani debut kurang mengesankan bersama Real Madrid saat dibekuk oleh Manchester United dengan skor tipis 1-2 dalam pertandingan International Champions Cup (ICC) 2018 pada hari Rabu (01/08/18). kemarin di Stadion Hard Rock.
Meski hasil ini tak terlalu diambil pusing karena hanya bertajuk pramusim, namun tetap saja baik Lopetegui maupun Madrid harus memikirkannya, demi persiapan memasuki La Liga Spanyol musim 2018/19.
Real Madrid yang sekarang tentu sudah berbeda dengan Real Madrid di La Liga musim lalu. Los Merengues kini tak diperkuat oleh Cristiano Ronaldo dan pelatih Zinedine Zidane.
Meski demikian, tentu lembaran baru telah dibuka bersama juru taktik anyar, Julen Lopetegui. Dalam laga melawan United kemarin, Marca telah menemukan sejumlah hal yang bisa diambil dari gaya permainan Madrid yang sekarang. Apa sajakah itu? Berikut ulasannya:
1. Tidak Ada Lagi Trisula BBC, Sekarang Namanya Trio BBV!
Dalam beberapa musim terakhir, Real Madrid dikenal memiliki trisula maut di lini depan dengan sebutan BBC, yaitu Karim Benzema, Gareth Bale, dan juga Cristiano Ronaldo.
Kini, nama yang disebutkan telah pergi ke Negeri Spaghetti untuk bermain bagi Juventus. Dalam laga kemarin, El Real tampaknya akan memiliki sebutan untuk tiga penyerang baru mereka, yakni BBV.
Mereka adalah Benzema, Bale, dan sang pemain anyar Vinicius Junior. Untuk posisi tak jauh berbeda dengan musim-musim sebelumnya, yaitu Benzema sebagai penyerang tunggal, sementara sisi kanan dihuni oleh Gareth Bale, dan sisi kiri ditempatkan oleh Vinicius yang menggantikan Ronaldo.
2. Pentingnya Bek Sayap
Dengan memainkan Dani Carvajal dan Marcelo yang tak tergantikan sejauh ini, Lopetegui menunjukkan bahwa posisi bek sayap menjadi kunci utama dari rencana racikan taktiknya.
Pemain anyar, Alvaro Odriozola bermain sangat baik dan saat melawan United ia juga berhasil menciptakan sejumlah peluang.
Sementara di sisi bek kiri, pemain muda, Theo Hernandez juga memulai pertandingan yang sering memanjakan Benzema, dengan sejumlah umpannya. Namun sayang, dalam laga tersebut ia membuat kesalahan yang berujung gol pertama bagi Man United.
3. Pelatih Baru, Formasi Juga Baru
Hampir seluruh para pemain starter masih berlibur usai Piala Dunia 2018, sehingga Lopetegui memutuskan untuk menggunakan sejumlah pemain lapis dua dengan tetap menggunakan formasi Madrid yang sebelumnya digunakan oleh Zinedine Zidane, 4-3-3.
Kabarnya, Lopetegui nantinya akan menggunakan formasi 4-4-2 dengan mengharapkan kreasi dari 3 pemain yang akan ia jadikan poros serangan taktiknya, yaitu Toni Kroos, Isco dan Marco Asensio.
Formasi ini secara tak langsung sudah ia peragakan dengan menggunakan 2 pemain depan, yaitu Borja Mayoral dan Raul De Tomas.
4. Penguasaan Bola
Penguasaan bola menjadi salah satu keunggulan utama Timnas Spanyol saat masih dibesut Lopetegui dan di Madrid mungkin ia juga akan melakukan hal yang sama.
Dari catatan statistik pertandingan, Los Blancos menyelesaikan babak kedua dengan 66 persen penguasaan bola dan kemudian naik menjadi 69 persen di babak kedua.
Presentase tersebut hanya soal kepemilikan bola, sayangnya masih kurang di dalam menciptakan peluang gol. Namun hampir semua pemain penting di dalam skuat Lopetegui layak mendapatkan pujian.
5. Tekanan Saat Kehilangan Bola
Ketika kehilangan bola, Real Madrid ternyata memiliki keunggulan di dalam menekan lawan, walaupun masih perlu perombakan strategi. Lopetegui menginginkan pemainnya menekan dengan keras hingga membuat pemain lawan kehilangan bola.
Tentunya menarik untuk dinanti, apakah Lopetegui dapat lebih sukses dari Zidane di musim 2018/19 ini atau tidak.
Pemain Myanmar U-16 Gelar Aksi Sujud ke Hadapan Suporter Indonesia
Terus ikuti berita terbaru tentang sepak bola dan olahraga lain di INDOSPORT